Selasa, 29 Desember 2020

Deep inside

Penemuan terbesar dalam peradaban manusia adalah angka 0. Dalam bilangan biner hanya terdapat angka 0&1.

Filosofi angka dari 0 - 10 bermakna kamu berangkat dari ketiadaan menuju ketiadaan.  Angka  10 berarti 1&0 artinya  meniada untuk bergabung dengan yang ada.  Angka 1 melambangkan Ada dan 0 tiada.  Anda (0) adalah bagian entitas "fayakun",  angka 1 adalah "kun".

Jadi kehidupan mu yang dimulai dari tiada(0) menapaki kehidupan, sebenarnya hanya untuk kembali tiada bersama Nya yang dilambangkan angka 10(1&0). Suksesmu di angka 2,3,4 -9 hanyalah penggalan perjalanan,  bukan sukses sejati.  Sukses sejatimu berakhir di angka 10. 
Jadi selama perjalananmu dari 0 menuju 10, melewati liku hidup angka 1-9 ia sementara,  nisbi dalam bahasa fisika kuantum disebut relativitas. 

Jadi buat kamu yang sudah merasa sukses,  atau yang sedang dilanda kegagalan dan kemalangan,  entah di angka 3,4,5 bahkan 9, hanya mengingatkan buat diri pribadi dan yang lain,  ia hanya term sementara sebelum menuju angka 1&0.



Senin, 28 Desember 2020

DU*

Catenaccio budidaya udang

Proses pendekatan biosecurity pada budidaya udang,  mirip proses security approach jaman orba. Problem pendekatan security adalah menempatkan "entitas" yang bersifat pathogen berhadapan dengan udang sebagai subyek.

Udang vs pathogen memberi ruang dengan menciptakan dikotomi kalah-menang,  untung-rugi dsb.  Dan perlombaan seperti ini sudah berlangsung hampir selama 40 tahun (dengan asumsi budidaya udang dimulai tahun 1980). Hingga hari ini kita masih berkutat dengan kondisi yang sama,  penyakit masih tetap ada,  bahkan varian barunya bermunculan. Pertanyaannya sampai kapan? 

Saat vibrio kita anggap sebagai musuh yang harus kita tekan,  vibrio akan 
merancang dirinya untuk bertahan dalam kondisi tekanan ekstrim,  dan perlombaan terus berlanjut sampai sekarang.

Bagaimana kalau kita rundingan dengan vibrio duduk satu meja,  negoisasi win-win solution,  anggap saja vibrio jadi sahabat yang akan membunyikan alarm/alert saat kondisi kualitas perairan mulai turun,  atau manajemen pakan kita buruk. 

Pertanyaannya kenapa harus vibrio? Sebab vibrio menjadi pintu masuk semua problema permasalahan beberapa penyakit,  sehingga penting mengetahui karakter,  habitat, sifat, dan strategi serangnya (total football 3-4-2,atau catenaccio 4-4-2). Pola bertahan dari serangan vibrio berarti harus memberi ruang pada bakteri ini dengan menciptakan lingkungan yang baik pada bakteri lain dengan ikut pola quorumsensing.

Persaingan secara nutrisi perlu diciptakan karena cukup soft dibanding pemakaian bahan kimia.  Lagian kalau pola persaingan nutrisi,  vibrio tidak akan sakit hati,  dan akan gentle mengakui kekalahannya.  Dalam istilah bola,  pertahanan yang baik adalah penyerangan yang terorganisir mirip total football,  seperti team Belanda dan Jerman,  bukan pakai cara team inggris yang melambungkan bola langsung ke depan gawang lawan. 
*dukun_urang

Kamis, 17 Desember 2020

Saat dirimu

Saat dirimu dibatas asa, dan itu  satu2 nya yang dipunya,  tetiba dunia dan isinya hanya remah  dari fragment pendek perjalananmu di keabadian kelak.

Kita hanya bagian dari titik tak terlihat namun meminta banyak.  Kita mengumpulkan kesia2an menukarnya dengan akhirat. Kita adiksi terhadap kemolekan dunia tanpa sempat bertanya,  berapa batas usia kita.  Kita tidak punya rencana perjalanan hidup karena menyukai lencana hidup. Tergagap karena kematian tak memberikanmu nasihat.  

Siapakah kita? mengapa tak sadar jua kalau jiwa, diri adalah bagian dari "kun" Nya. Kita tak sadari bahwa disini berjalan dalam "fayakun" Nya. 
Dan telinga kita asing saat terdengar suara :,,,hai jiwa yang tenang,,,, 
(Semuanya tiba2 begitu terlambat)

Kamis, 10 Desember 2020

Obituari

Saat tubuhmu merenta,  usiamu hanya tambahan angka,  engkau dikuasakan Nya untuk memutar waktu masa lalu.  Dirimu menjadi kekanakan,  tangisanmu mirip anak kecil kehilangan permen.  Diam mu ngambek karena tak kebagian mainan. 

Kau selalu menceritakan masa lalu sembari menatap ketakutan masa depan
Kenapa begitu,,,,? Sebab yang nampak di depanmu adalah kematian,  teringat dosa yang belum kau taubatkan,  teringat ketika muda tenagamu kau sia2kan,  kekuasaan yang kau pegang hanya  menyengsarakan,  semua harta kau peroleh dari sudut remang2.

Kadang di masa tuamu terdiam, menyesal tanpa tahu kemana mengadu.  Hanya yang kau tahu kesalahan telah menggunung dari masa lalu. Tiba2 kematian begitu menakutkan,  nuranimu menggedor2 bagaimana kelak dirimu menghadapi penghakiman.

Tidurmu tak tentram,  tatapanmu hanya melihat fragment masa lalu saat kepentingan mengacuhkan keadilan,  dan kematian2 kecil ternyata sudah ada sejak dirimu bugar. 
Menangislah pemuh penyesalan meminta ampunan pada orang yang kau nafikan tapi telah mendahuluimu menghadap Tuhan.  Tak sempat bertemu buat meminta maaf kecuali bertemu di keabadian
Ketakutan2mu begitu menghantui dengan sesal sampai hilang akal. Dirimu berteriak mamun tak terdengar. 

(Sesaat dokter yang merawatmu hanya menggeleng,  tangis pecah keluargamu, betapa menyiksa,  mati enggan hidup tak mau,  awal perjalanan mu pulang menuju keabadian begitu sesak,  dan semua terisak) 
#obituari


Senin, 07 Desember 2020

Doa diantara sepenggal asa

Di sebuah kompleks rumah mewah, ada mushalla asri tempat ia berdoa dan meminta agar tahun depan mobilnya ganti, dari lambhorgini menjadi ferrari.  Tak lupa meminta pada Nya agar usahanya lancar tanpa henti, agar anak2 nya bisa sekolah di luar negeri.  Ia meminta sambil bercucuran air mata,  dan malaikat pun sesenggukan mencatatnya. 

Di perumahan kelas menengah,  disudut kamar tempat sajadah digelar ia berdoa agar tahun depan naik pangkat agar bisa dapat mobil dinas kantor saat berangkat, tak kepanasan dan kehujanan seperti saat naik motor menyusuri jalanan.  Tak lupa meminta agar gajinya naik ,  biar asap dapur tak berbau sangit, ganti perabotan sesuai pangkat dan bosan menjadi melarat.  Sang malaikat kasihan termangu dan mengangguk2 sambil mencatat. 

Diperumahan sederhana  ia berdoa agar hari ini tak di PHK,  juga meminta agar jualan istrinya dilancarkan seperti air mengalir,  keluarganya diberi kesehatan agar tak sakit karena biaya yang makin lama makin mahal setinggi langit.  Malaikat trenyuh dan hati hati mencatat setiap pinta. 

Disudut jalanan, seorang tua tak kuasa hanya meringkuk di trotoar,  berdoa hanya kemewahan tiada tara,  meskupun permintaan nya teramat sederhana.  Katanya : Tuhan aku tak meminta apapun kecuali hari ini bisa makan.  Malaikat memeluknya sambil tersenyum tak mencatat apapun. 

Setelahnya ia melesat ke langit, melapor ke jibril tentang permintaan manusia dan jibril menghadap Nya.  Tuhan tersenyum,  semua pinta dikabulkannya tanpa terkecuali,  namun kelak manusia akan mempertanggungjawabkan apa yang AKU beri, kecuali orang tua itu yang   tak memiliki apapun hanya kesanggupan bertahan dalam hidup.   

Tiba2 langit hening, rinai hujan perlahan turun makin lama makin deras,  mirip suara memuji keagungan Nya; daun , batu,  pohon hingga burung yang meringkuk memuji nama Nya.


Late post

Late post

Naaak,,,,, kehidupan mungkin akan makin tak menemui kemesraan andai dirimu tahu.  Semua berkisah tentang pencapaian2 kehidupan bertolok ukur materi. Kesanggupan mengingat Nya pun dilandasi transaksional belaka,  bahkan dalam setiap doa.  Mencari Tuhan makin lama makin mahal,  beribu orang berdoa hanya untuk meminta dikabulkan dalam urusan duniawi,  namun lupa meminta ampunan di jalan kehidupan keabadian . 

Andai kau mengalaminya, keniscayaan hanya dipahami semu, bahkan makin saling  tak memahami satu sama lain. Esok dipandang dengan was was seolah ia kabut yang tak akan pergi.  Sukses di ukur hanya pencapaian tertentu, seberapa banyak,  seberapa tinggi,  tak masalah walau harus menggadaikan nurani. 

Kamu tahu,  di pojok2 jaman,  sang waskita memandang dengan nelangsa,  betapa anak manusia berlari tanpa henti hingga detak jantung terengah memandangi tubuh yang perlahan alami artropi.  Inikah jaman dimana kepintaran melebihi kerendah hatian.  Kuasa dipakai untuk diri sendiri,  bukan untuk mendamaikan sesama.  

(Tiba2 terdengar anak2 kecil berteriak sambil berlari,  ahhh anak2 yang meramaikan mushala, rupanya magrib hampir tiba,,,,,,ketiduran sudah terlampau biasa).


Jumat, 04 Desember 2020

Rinai

Hujan,,, mungkin akan mengikis sebagian harapan, akan menghilangkan sebagian keinginan,  namun tak akan mampu menghapus keniscayaan,  sebab hidup hanya cara bagaimana melakoninya,  tentang hasil,,,biarlah itu jadi rahasia dilangit sana,,,, 
#rinai


Senin, 16 November 2020

Nasehat sunan kalijaga

Berikut 10 pedoman hidup dari Sunan Kalijaga

1. Urip Iku Urup
(Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)

2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro
(Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

3. Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
(segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dgn sikap bijak, lembut hati dan sabar)

4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho
(Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
(Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, ojo Kagetan, ojo Aleman
(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
(Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

8. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, ojo Cidra Mundak Cilaka
(Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka).

9. Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
(Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguno
(Jangan sok kuasa, sok besar, so

Jumat, 13 November 2020

Kopasus

Pendidikan keras pasukan khusus selain membangun fisik juga mental mereka.  Pendidikan fisik mereka ditempa habis2an sampai pada batas kesanggupan menyangga beban fisik mereka.  Namun kenapa mereka lolos?  Ternyata mereka di ajari mental positif.  Saat fisik dikuras, mental positif mereka dibangun hanya disuruh membayangkan pasti bisa dan itu ditanamkan berulang2.

Pelatihan ini pernah saya ikuti,  namanya NLP (neuro language program).  Pelatihan ini bagian dari strategi marketing untuk menanamkan sesulit apapun menembus pasar otak kita di suntik kata2 pasti bisa, ini mudah, kamu yang terbaik. Dan memang dirasakan bisa.

Jadi pada prajurit kopasus saya membayangkan dalam benak mereka di jejali : kamu masih bugar, kamu masih kuat, yang kamu lakukan sekarang hanya maya /nisbi. Otak kita ternyata merespon dan berpengaruh pada fisik.

Hanya otak tidak mengenal kata : tidak, jangan,gak boleh Jadi hati2 kalau bilang sama anak kita seperti mamah2 muda sekarang kalau anaknya nakal selalu bilang : no,, no,, no, jangan nakal,gak boleh dsb. Anak kita akan tambah nakal karena otak tidak mengenal kata negasi.

Untuk saudara2 saya yang hari ini sedang mengalami sempit baik usaha dan problema,saya menasehatkan untuk diri sendiri dan yang lain, selalu jaga pikiran kita tetap positif,selalu suntik pikiran ini dengan kalimat2 pasti bisa,kuat dsb. Semoga berhasil,,,, 
👍👍😊

Kamis, 12 November 2020

Belajar matematika

Belajar matematika yuukk,,,, 

"Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu." (Q.S. Al-hajj:4)

1 hari akhirat = 1000 tahun,
24 jam akhirat = 1000 tahun,
1 jam akhirat = 41,6 tahun

Jika rata-rata umur hidup manusia antara 60-70 tahun maka hidup manusia menurut waktu akhirat hanya 1,44 - 1,7 jam ( 86,4 - 101 menit) 

Teramat singkat bukan jika dibanding dengan fase perjalanan keabadian kita yang masih panjang 
So, masih mau menyia2kan waktumu untuk hal semu? 
#subuh_menantimu

Sajak november

November, mestinya adalah kumpulan rintik hujan,
yang menjejal hingga mendung tak sempat bersenandung, 
namun ia hanya angan sekelebat, dan segera pergi menjauh
kita pun bertanya kemana perginya hujan? 
menggumam diri sendiri, waktu hanya fana, dan kita tetap disini, dalam keabadian
#sajak_november

Kamis, 05 November 2020

Life has its own rules

"Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau"(6:32)

Jadi kalau dapat kesulitan, cobaan dan ujian,sampai kamu tersungkur2 pengen menangis,  menangislah dengan benar jangan pura2 biar kelihatan akting menangisnya begitu alami  di pandangan malaikat.  

Begitu juga saat kamu dapat kelapangan sehingga pengen tertawa bahagia,  harus bener akting tertawamu, jangan pura2ketawa bahagia,  butuh energi besar hanya dengan berpura2.

Jadi meskipun ini permainan,  mainlah dengan serius.  Kalau jadi orang baik,  seriuslah jadi orang baik,  totalitas . Kalau kamu pengen bermain jadi orang jahat jadilah orang jahat sejahat2 nya. Jahatlah sekeras2nya jahat pada dirimu sampai kamu tidak berdaya, jangan jahat sama orang lain tapi sama diri sendiri baik.  Itu pura2 jahat namanya, aktingmu gak akan lolos nanti di penilaian malaikat. Sama saja jika kamu jadi orang baik pada dirimu,  maka sama orang lain juga harus equal kebaikannya. 

Life just the game and has its own rules.  Hidup ini permainan yang memiliki aturannya sendiri,  jadi seriuslah di permainan kehidupan yang singkat ini.


Senin, 02 November 2020

Hujan november

Hujan november
Hujan bulan november,  seperti menjemput doa doa yang berjuang menuju ke langit dan membasahi singgasana malaikat yang trenyuh saat manusia peminta-minta rizki namun lupa mohon ampunan. 

Hujan bulan november,
ketika rintiknya jatuh ke tanah,
beraroma kenangan tempat masa lalu hanya cumbu berasik masyuk dengan kegetiran dan tawa,  mengombang ambingkan hati antara putus asa dengan dera tiada habisnya,
dan kita tertawa sambil menyeka air mata setelah tersadar ini cara Mu bercanda. 

Hujan bulan november,  rinainya menerpa wajah-wajah haus kasih sayang Mu, setelah mencarinya kemana-mana tanpa sadar prasangka menghalangi temukan cahaya Mu,
mengetuk pintu2 dan menemukan dirimu didalam. 

Hujan bulan november,
daun-daun semula lusuh kini terbuai kelembutan,,,dingin hanya suara yang terdengar,  hingga malam menepikan semua kemarahan dan memberinya kelembutan,  seperti berkata sejauh2 mencari tak akan kau temukan jika hatimu hanya prasangka belaka.
Tiba2 gerimis mengetuk pintu hatimu dengan lembut : hai jiwa yang tenang,,,,,,,


Minggu, 01 November 2020

Siklus nitrogen

Apakah ada sebuah siklus mirip siklus "nitrogen' pada manusia?.  Andai ada,  akan jadi peta/map untuk menjelaskan bagaimana ekosistem hidup mikro dan makrokosmos manusia, dalam menjawab pertanyaan apa hidup, dari mana dan akan kemana.
Sebuah pertanyaan yang menjejali benak manusia bahkan sejak ratusan tahun yang lalu. 

Tulisan panjang dibawah adalah hasil pengendapan pertanyaan dan pemikiran selama bertahun tahun,  lebih banyak introspeksi diri.  Sebuah perjalanan mengarungi sunyi, istilah gurpan dalam menjalani hidup keseharian.  Disana banyak pergolakan, kemarahan, airmata sampai pada sebuah batas logika : ada hal yang lebih murni dibalik semua kejadian hidup. Ada sebuah keteraturan yang hanya bisa dibaca dalam perasaan terdalam. 

Ini hanyalah hasil pemikiran teramat subyektif yang bisa saja salah dalam pemahaman, ini hanya sebuah alert buat pribadi yang sangat lemah. 

Jadi begini,  pada dasarnya manusia dilahirkan dalam keadaan murni,  suci atau fitrah.  Perjalanan kehidupannya kemudian akan membuat manusia kehilangan kendali sampai pada tahapan tertentu harus dibuat murni kembali,  sebelum menghadap sang Maha. Faktor polutan hidup lah yang membuatnya tidak murni lagi. Polutan2 hidup bisa saja berupa materi,harta,kuasa bahkan kecintaan berlebihan pada dunia yang menyebabkan penderitaan panjang baik secara pribadi maupun kelompok, sejarah memperlihatkan  bukankah peperangan bangsa intinya memperebutkan sumber daya alam? Keserakahan dan ketamakan memang membutakan. Ini dasar yang menjadikannya polutan dalam jiwa dan hati manusia. 

Pemurnian polutan materi jiwa manusia mirip proses pencacahan materi organik/proses amonifikasi dalam siklus nitrogen. Proses puasa mirip proses amonifikasi,  dalam puasa jiwa, hati diajarkan "berjarak" dan "tidak melekat" dengan materi. Saat puasa, suhu tubuh naik, awal lambung terasa asam perlahan sirna, mirip amonifikasi dalam proses fermentasi( menaikkan suhu dan pengasaman). Hasil akhir amonifikasi adalah TAN,  hasil puasa adalah hati dan jiwa yang clear,  terang. 

Selesai? ini belum berakhir, seperti siklus nitrogen setelah proses amonifikasi ada proses nitrifikasi yaitu nitritasi dan nitratasi.  Dalam "siklus nitrogen" manusia, nitrifikasinya adalah cobaan (nitritasi) dan ujian (nitratasi).  Kenapa cobaan dan ujian apa beda diantaranya?. Hati, jiwa yang clear harus di implementasikan dalam keseharian, caranya adalah di coba dan diuji. Apa beda keduanya? pakai amsal saja: jika kamu tidak belajar jangan salahkan jika nilaimu jelek,  ada hubungan sebab akibat disana,  itulah cobaan.  Sedangkan jika kamu belajar, kualitas belajarmu akan terlihat jika diuji dalam nilai tertentu. Artinya cobaan lebih pada bubungan sebab akibat, ujian lebih pada upaya. 

Dan proses nitrifikasi dalam manusia akan terus menerus dicoba dan diuji.  Ada proses denitrifikasi saat nitrat kembali menjadi nitrit karena kekurangan oksigen.  Kemurnianmu akan diuji dan dicoba saat imanmu(oksigen) goyah(denitrifikasi),,,sengaja saya mirip2kan,,,, 😁😁).

Hasil nitrifikasi adalah nitrat, hasil proses "nitrifikasi mu" adalah kemurnian jiwamu, fitrah.  Dan fitrah jiwamu menjadi petunjuk map, peta jalan hidupmu di dunia sebagai khalifah di muka bumi (mungkin termasuk semesta, planet, bintang, galaksi bahkan sampai lubang hitam) sebelum dipanggil kembali ke haribaan Nya. 

Keterangan gambar :
1.Puasa
2.Proses cobaan dan ujian
3. Keinginan berlebihan, keserakahan, ketamakan
A.  Hidup di dunia
B.  Polusi jiwa hati berupa kecintaan berlebih pada dunia
C.  Hati yang clear, berjarak, tidak melekat
D.  Cobaan
E.  Ujian
F.  Fitrah, murni
G. Go back to real life😊
M. Materi(harta, kuasa)

#jelang_subuh


Jumat, 30 Oktober 2020

Kode keras (gurpan series)

Gurpan series

"Kode keras"
Semalam saya bermimpi bertemu seseorang, sebut saja gurpan,  lama saya tak bertemu beliau.  Dia menyapa saya dengan memperlihatkan putri semata wayangnya yang cantik dan sudah dewasa.  Kaget karena baru sekarang gurpan ngaku punya anak perempuan.  Tapi bukan itu yang ingin dilihatkan ke saya,  gurpan hanya bilang dengan sanepo : "broken wing,,, "anak" mewakili kesayangan hal yang kita miliki,  "kecantikan" adalah keindahan yang melekat pada kesayangan kita".

"Saya hanya ingin katakan,  jika kau memiliki sesuatu yang indah dan kamu teramat menyayanginya, jangan sampai itu malah menghalangi kecintaan mu pada Allah".

Kode keras yang diucapkan gurpan membuat saya terhenyak,  terus dia lanjutkan.  Laku jalan sunyi,  begitu kau ucap,  semesta akan menguji dengan kemelekatan, jadi tema hidupmu bukan akan jadi kaya atau kere dengan hasil upaya mu.  Tapi apakah dengan upaya mu itu akan lebih mendekat pada Nya. Tak penting dirimu melarat atau sugih selama dalam kondisi apapun, dirimu makin dekat pada Nya".

Apa hubungannya dengan Putri gurpan yang cantik,  tanya saya.
"Broken wiinggg,,,, (saya kangen jika gurpan nyebut nama saya dengan aksen khasnya), itu Putri cantik kesayangan saya,  sebagai sanepo buat kamu,  mirip dengan dirimu, Allah berkenan mengasuhnya sendiri tatkala saya belum sempat membesarkannya.

Apapun hikmah dibalik kejadian itu,  saya sadar jika  situasi yang saya alami dulu malah menjauhkan diri ini dari Nya,  maka saya akan kehilangan momentum di kehidupan ini".
Saya tecekat kehilangan kata2 lantas gurpan melanjutkan : bukankah Allah mengirim "kode keras" dengan memberimu ketakutan,  kecemasan, rasa tidak berdaya,,,, yang sebenarnya Dia akan mengujimu apakah konsistenmu kecintaan terhadap Nya tetap ada di lakumu jalan sunyi".

Saya terdiam,  gurpan hanya perantara Nya untuk mengingatkan,  bukan karena ke ge er an,  tapi sudah sering kali dalam tahapan hidup saat akan limbung,  gurpan hadir dalam mimpi atau realita.  Sesaat sebelum pergi dalam mimpi dia bisikkan : kapan ngopi bareng broken wing,,,, 
Tiba2 tarhim subuh terdengar,,,,,,

Kamis, 29 Oktober 2020

Belajar pada laut

Kenapa air laut jernih padahal menerima buangan air sungai yang kotor?  Ternyata air laut mampu mempurifikasi sendiri (self putification) alias memurnikan air yang kotor  dengan fermentasi dan dekomposisi,  disana organik di cacah oleh bakteri menjadi bahan yang lebih kecil dengan menaikkan suhu dan pengasaman.  Hasilnya air laut kembali jernih dan kita bisa memakai manfaatnya. 

Bayangkan jika manusia sebagai khalifah di muka bumi dan sebagai Rahmat seluruh alam,  ada tools untuk kesana dan mempurifikasi dirinya dari materi organik lewat hal seperti puasa (fermentasi dan dekomposisi jiwa), hasilnya kembali murni atau fitrah. 

Jadi jika hari ini anda merasa dijauhkan dari Rizki materi, selalu dapat musibah dan cobaan atau bahkan selalu dapat kemudahan materi( istidroj) anda sedang mempurifikasi diri baik oleh sistem (semesta) agar anda menjadi murni.  
Gejalanya anda akan merasa cemas, masa depan suram, ada ketakutan antara ketidak percayaan dengan keberadaan Nya dengan keyakinan yang menguatkan. 

Selamat anda sedang berproses atau dalam bahasa saya anda sedang menuju sunyi, suwung atau meniada. Bukankah kita sejatinya tiada (fayakun)  setelah proses awal ada (kum). 



Kamis, 22 Oktober 2020

Anak kita adalah cahaya

Anak kita adalah cahaya

Anak kita dilahirkan sebagai cahaya, tugasnya menuntun kita kembali di jalan2 cahaya,
anak kita bukan milik kita, 
kita sebenarnya milik mereka

Anak kita sebenarnya cahaya,
dikenalkannya pada kuta ketulusan namun mengabaikannya
dengan mengenalkannya keserakahan

Anak kita adalah cahaya, dikenalkannya pada kita berbagai keindahan, kenaifan dan spontanitas,
namun kita mengenalkannya berbagai prasangka

Anak kita sejujurnya adalah cahaya, dikenalkannya pada kita spiritualitas,
namun kita mengenalkannya berbagai macam benda, hingga hilang keasliannya

Anak kita adalah cahaya,
kita menjadikannya berbagai macam cara seolah ini mainan milik kita dan tiba2 kita merasa memilikinya


Saat Tuhan mengambilnya kembali, kita tersadar kehilangan hanya cara memahami keabadian itu ada, kefanaan adalah sementara

Senin, 19 Oktober 2020

Universitas kehidupan

Dalam satu angkatan di universitas yang lulus berjumlah ratusan,  hanya ada sekian persen yang akan mencapai Puncak (mirip piramida) sekian persen berada di middle dan sisanya yang terbanyak menghuni dasar piramida. Lantas apakah yang mencapai Puncak sekian persen sudah bisa diketahui dari awal? 

Ternyata bisa, hanya dengan melihat karakter mereka.  Seperti apa? Ternyata ada tiga hal  yaitu "responsible, komitmen, dan pantang menyerah/struggle",
bukan kepintaran…. 
Pertanyaannya apakah yang berada di Puncak sukses harus sll berkonotasi dengan sukses materi?  Tidak juga,  saya kagum ada beberapa anak muda yang saya kenal merevisi arti sukses buat mereka adalah pencapaian maksimal bakat dan talenta yang dihubungkan kebaikan untuk sesama. 

Saat yang lain disibukkan waktunya mengejar karir dan uang,  ada beberapa anak muda idealis belajar di pojokan sunyi merangkai mimpi dengan komitmen, responsible dan struggle,  belajar dan dibanting2 dari kesalahan dan kejatuhan, bergembira karena memperoleh pengalaman tanpa memikirkan masa depan.

Satu hal, mereka menikmati prosesnya bukan instan. 
Saya yakin merekalah yang akan menjadi "jenderal2" kehidupan kelak,  sisanya teronggok dipojokan jaman mengais asa saat usia merambat tua sambil tengadah melihat mereka yang puluhan tahun ke belakang diremehkan dengan sengaja. 
#universitaskehidupan


Senin, 21 September 2020

Hujan september


Hujan bulan september
Di rinai yang baru saja tiba
Seperti warta pembawa kabar gembira
Bagi daun, rerumputan,  tanah  dan relung hati
Aroma tanah mengingatkan  sesuatu 
Seketika ingatan kembali pada kenangan dan rindu


Minggu, 20 September 2020

Ala Broedin

Broedin series
Bagaimana cara berketuhanan anda? Katakanlah apakah ada anasir "takut"saat menghadap Nya? Jika iya,  maka akan segan berbuat aneh2 di rumah Nya,  entah itu di rumah2 ibadah atau di pusatnya sana (masjidil haram tempat kabah bersemayam).  

Beda dengan sohib saya Broedin van Klompen,  baginya ketakutan2 tersebut hanya menyisakan  lara/pedih bahkan naif.  Pernah dulu saat jadi nelayan  di kampung nya seharian gak dapat ikan dia mbatin : Tuhan,,,katanya Sampeyan rahman dan rahim, kalau hari ini gak dapat ikan besok saya main judi lagi loh,,, ajaib tak lama kemudian seperahu penuh ikan. 

Atau saat dia umroh, hatinya ndredeg saat pertama naik pesawat yang mesinnya bergemuruh,  takut pesawat jatuh sehingga janji jika selamat sampai jedah dia akan motong kambing satu. Ketika pesawat di angkasa kena turbulance, janjinya ditambah : 'Tuhan kalau saya selamat saya naikkan deh nyembelih unta satu'.  Ketika pesawat mendarat broedin sujud syukur di landasan,  lantas inget janjinya,  dia mendongak ke atas : kalau saya gak lakukan Sampeyan mau appa,,, 

Selama ritual umroh dia yang paling rajin tawaf bahkan berkali2 berusaha mendekat dan mencium hajar aswad.  Tentu ini jadi catatan Wan Abud kepala rombongan umroh dengan mencontohkan broedin ke sesama jemaah lainnya.  Saat ditanya motif nya kenapa selalu berebut untuk selalu mendekati kabah.  Dengan enteng broedin menjawab : anu Wan,,, saya pengen tahu apa kabah ada besinya,  siapa tahu kalau sudah berkarat ane bisa beli bekasnya,,,, sambil cengengesan
. "Kualat ente,,, didepan kabah masih transaksi,,, " teriak wan abud sambil lempar klompen yang dipakainya. 
Broedin lari menghindar sambil ketawa cekaka-an. 

Entahlah cara pendekatan broedin terhadap Nya agak beda dan akrab,  saya aja gak berani seperti dia.  Saya sampe penasaran, pernah saya tanya :"dien ente yoo tahu misuhi nek doamu gak terkabulkan? ". "Keseringan mas bro, tapi ojok mbok tiru, garai malaikat izrail ngamuk ngko".
"Lah opo ente gak takut?"
"Lapo wedi mas bro,  luwih wedi nek anak bojoku gak iso mangan,,, dosa, kalo ane gak mikir, ane mau diapakan bahkan dipithes mati koyo tumo yo gapopo malah seneng, kewajiban ane malah rampung"

Saya pun mengangguk2 sambil termangu2, sohib saya ini memang naif cara mendekati sang Maha beda,  mirip seperti sahabat,  bukan bawahan kepada atasan.  Jujur saya tidak seberani dia.  Disentil cobaan dikit saja saya sudah kaing-kaing, mirip anjing bulukan.

Jumat, 18 September 2020

Peradaban kita

Kita sedang bergerak dari peradaban "open mind" menjadi "open wear"
Medsos telah menelanjangi privacy dari kepribadian kita,  anak2 yang mestinya harus kita jauhkan malah kita telanjangi secara tidak langsung

Kita bergerak dari peradaban pertanian yang guyub menuju peradaban industrial yang kaku dan soliter. Jika di peradaban pertanian kesetaraan berdasar atas kontribusi,  di peradaban industrial persaingan adalah hal utama. 

Akibatnya anak2 kita bahkan mungkin kita sendiri,  melihat sukses  adalah pencapaian tertentu bukan pada sebuah proses dan upaya.  Sukses adalah nilai,  bukan tools yang ujungnya bermuara pada materi. 

Siklus jaman mang tidak di pungkiri, ketika di barat kekayaan tidak selalu identik dengan kemakmuran, sekarang tengah alami kekeringan batin luar biasa, dan hal2 yang bersifat asketisme dari timur dipuja hanis2an.  Sebaliknya di timur lagi memuja habis2an apapun produk barat.

Gak percaya? coba saja segelas kopi item di warkop kang Jun di hargai 5-6K, dengan gelas dan rasa yang sama kopi item bernama amerikano bisa 10 x lipat.  Sepotong ayam goreng pretciken bisa seharga 1/2 kg ayam di mbak Sri penjual ayam langganan pasar sore. Bahkan kita selalu menawar di pasar kalau perlu hingga mirip ampas kelapa yang sudah habis santan nya. Itu tidak akan kita lakukan kalau belanja di mall. 

Jadi siapakah kita?  Orang timur wagu yang kebarat2an sampai rambut di cat blonde,  ataukah orang timur yang sedang menuju takdir hitam mirip kopi amerikano  hitam pekat yang penyajiannya selalu dengan memanggil nama: kakkus (misal nama kita kus)--> kalau di kang jun bukan dipanggil nama tapi : …nyoh…


Jumat, 11 September 2020

Doa yang teraniaya

Doa yang teraniaya
Setiap saat, mulai siang hingga petang, berlanjut sampai malam, dini hari terbangun untuk berdoa dan pinta, agar kita diberi kuasa dan kaya

Setiap saat,  pikiran kita,  mulai dari kesibukan di kantor kantor hingga nyelempit di gang2 sempit,  pikiran kita bagaimana bisa kuasa dan kaya

Setiap saat,  di meja makan restoran,  di meja kerja,  hingga di balik meja2 negoisasi  yang terang2an, bahkan yang gelap tersembunyi yang diminta kuasa dan kaya

Tuhan kita suruh memenuhi kebutuhan syahwat  di tiap rintihan doa seolah kita yang terakhir paling miskin di dunia

Saat semua berjaya,  doa terkabulkan,  kita tertawa dan menjadi lupa,  mirip pengemis-pengemis cinta,  habis manis sepah dibuang,  kata2 dari mulutmu manis di depan Tuhan

Tuhan masih saja berpuasa, bersabar dengan pengkhianatan dan kemunafikan seolah berkata : tunggu ketika ajalmu tiba

Dan benar,  ketika usia merenta,  tubuh tak mau dicekoki dengan kesenangan sementara,  menghilang dari diskotik dan sering ke apotik, kita diingatkan tenggat waktu segera tiba

Tiba2 perilaku kita menjadi beda,  kemana2 berbaju koko dsn bsju gamud,  bersurban dan berkerudung sebagai tanda kita sudah hijrah,,, katanya. Doa kita mohon ampun  atas setiap alpa,  ditunjukkan dengan haji sudah lebih lima kali,  umrah tak terhitung lagi

Setiap ucap selalu menasehati seolah kita merasa telah suci. Dan berteriak paling kencang saat agama dan kitab nya dibuat caci maki. Ohhh,, Tuhan,,,, saat Engkau kelak memanggilku,  hanya surga yang ku harap dari Mu(doa itu selalu diucap dimalam sunyi tanpa henti) 

Doa adalah mahluk,  doa hanya cara dan perantara,  menghubungkan mahluk dengan khaliq Nya. 
Apa daya doa hanya obyek yang teraniaya,  saat tubuh segar bugar,  meminta dunia.  Ketika renta tiba, meminta surga

Maka doa pun melesat sendiri ke atas langit,  protes kepada Tuhan atas kemunafikan manusia,  semua doa dipenjuru bumi melesat ke langit mirip dengung lebah mengguncang malaikat dan tetiba sunyi.

Doa kebingungan atas apa yang terjadi,  hingga jibril mendekati berbisik : manusia adalah ciptaan kesiangan Nya,  biarlah yaumil hisab yang menentukannya.

Doa pun menangis,  memohon ampunan atas kenaifan manusia dan segera melesat kembali kebumi tanpa sepatah kata. Jibril tersenyum memandanginya dari jauh, tanpa tahu sang doa bergumam: biarlah aku sendiri yang meminta ampunan di setiap kata dan pinta dari manusia

Minggu, 06 September 2020

Kesadaran membumi

Ada dua kesadaran dalam diri manusia, kesadaran me-langit dan kesadaran mem-bumi. Kesadaran me-langit berhubungan dengan  sesuatu yang Maha besar dan Maha tinggi.  Sejarah peradaban manusia selalu 'menatap' ke langit dengan pertanyaan2 misteri apa dibalik penciptaan semesta/universe sehingga manusia pernah berlomba2 pergi ke bulan. 

Kesadaran mem-bumi membuat manusia 'menunduk' bertanya ke diri sendiri : who am i?.  Siapa saya, dari mana berasal dan akan kemana pergi. 

Sebagian besar manusia selalu menonjolkan kesadaran me-langit.  Pingin kaya sebesar2nya,  berkuasa selama2nya, suka nyalah2kan orang seolah dia paling benar sendiri, adalah contoh2 kesadaran melangit.  dsb.

Tak banyak orang memiliki kesadaran mem- bumi,  merendah serendah2nya, memahami bahwa manusia apapun level identitasnya, mau orang berada apa tidak,  ia hanya teman seperjuangan dalam iman dan kemanusiaan,  equal.
Kebanyakan kesadaran ini muncul tatkala umur beranjak tua, tubuh sudah sakit2an, dan tiba2 tutur katanya bijak dan senang cerita kejayaan masa lalu dan demen banget menasehati ini itu. 

Di kesadaran manakah kalian semua saat ini? Sebab sebaik2 pijakan adalah kesadaran dimana anda ada di posisi nol (membumi) dan yang Maha ada di posisi satu.  Bukankah teknologi digital yang diciptakan manusia sekarang berbasis bilangan biner 0&1.


Kamis, 03 September 2020

Angka 4

Misteri Angka 4
Dalam budaya china angka 4 ini dihindari karena dibaca berarti mandek, mati, seperti halnya angka 13=1+3=4 .
Di alam angka 4 ini akrab karena melambangkan kedewasaan,  misal udang dipanen setelah 4 bulan,  pohon berbuah biasanya setelah 4 tahun, masa tanam padi hingga panen juga 4 bulan. Bahkan usia kehamilan pada manusia sekitar 40 minggu.  Nabi Muhammad menerima Wahyu pertama saat beliau berusia 40 tahun. 

Jadi, kehidupan manusia tidak lepas dari angka 4. Golden age saat 4 tahun,  baligh 12 tahun (4x3) saat remaja 16 tahun (4x4). Usia matang 40 tahun,  dan mulai "berbuah" saat usia 48 tahun(3x4x4).  Madeg pandita alias mulai berjarak dengan kehidupan materi 56 tahun (14x4). Syukur 2 di anugerahi bisa mencapai  usia emas 64 tahun ibarat pohon, selain mengayomi juga buahnya banyak memberi manfaat. 

Jadi kalau ada sahabat2 kita usia 48 tahun masih berbunga atau malah bertunas, bahkan diusia 56 tahun masih belum berbuah karena akar pohon nya masih mencari nutrisi kehidupan, saat usia 64 tahun mulai kelelahan ibarat pohon mulai layu.  Kita harus mengasihani mereka, sebab seumur hidupnya hanya dikejar pencarian tiada habisnya. 

Saat buah menjatuhkan benih,  benih akan terpendam di dalam tanah yang gelap,  saat pohon mulai gugur daunnya,  ia akan menjadi pupuk bagi benihnya.  Pohon akan menghilang diganti tunas baru dan begitu kehidupan dilanjutkan . 
Ketika jiwa2 kembali dia akan melihat benih akan tumbuh jadi pohon yang rindang dan berbuah lebat.  Ada beberapa pohon yang menangis dan menyesali tak sempat merindang dan berbuah.
Mirip bonsai indah dalam kekerdilan,  mahal dalam kecacatan. Semoga kita tidak seperti itu tretan…


Minggu, 30 Agustus 2020

Belajar pada angin

Hidup seperti angin
Bergerak dari yang tertinggi menuju kerendahan hati
Bergerak tanpa rencana, namun keikhlasan semata
Berjalan tanpa mencari,  namun memberi

Kamis, 27 Agustus 2020

Kolase

Kolase kehidupanmu
Tiba2 saja tersadar bahwa perjalanan hidup mirip membuat kolase foto sepanjang hidupmu.  Kita lahir mirip tembok putih,  dan kolase pertama di dinding itu digores orang tua dengan doa dan sebuah nama.  Selanjutnya mereka mengajarimu membuat kolasemu sendiri dengan harapan akan berakhir indah.  Mereka mengirim mu ke sekolah terbaik agar kamu bisa mahir menempeli dinding putih takdirmu dengan goresan gambar "cantik". Setelahnya dituntut bekerja dengan baik agar kolase mu juga baik. 

Sampai saat itu kamu mengejar yang disangka kebaikan dengan menempel gambar terbaikmu : rumah jabatan, mobil, pekerjaan, kelurga yang manis dan cantik.  Sesekali kamu meraung saat beberapa terhapus oleh "hujan" penderitaan,kesakitan dan kepedihan sehingga yang nampak hanya noktah hitam.  Semakin panjang dinding putihmu terhiasi noktah hitam dan semakin meraung dirimu,  tiba2 tersadar : dikotomi hitam putih adalah kolase indah
Dan kamu larut dapat melihat kebelakang, kolase gambarmu tidak melulu berwarna, ada gurat hitam,  kasar,  dan bopeng di dinding putih takdirmu.

Tiba2 hal yang seperti itu malah membuatmu tertegun,  dan tersadar bahwa apa yang diperoleh selama ini (materi,keinginan,pencarian yang kamu kumpulkan sepanjang hayatmu) hanya frame kanvas waktu yang pendek, bagian panjaaaaaang…dari dinding putih takdirmu. Sengatan spiritualmu berlanjut bahwa yang disangka kebaikan2 mu belum tentu mengindahkan kolase panjangmu. Akhirnya dirimu berjalan penuh beda,  kolasemu terjadi saat semuanya digambar di dinding kehidupanmu entah hitam,  berwarna,  suram,  terang, adalah bagian dirimu dan dinding itu,  kamu menyatu didalamnya dengan rasa ikhlas luar biasa. Saat disana,  hidup hanya berjalan dalam keindahan dan…Cinta


Selasa, 18 Agustus 2020

Ironi

Tahu orang yang saya "kagumi" itu siapa? Seorang yang pintar tapi pembohong 
Butuh mental kuat bahkan teramat kuat untuk hidup dalam dunia seperti itu.  Pintar itu anugerah namun pembohong itu musibah.  Bagaimana mungkin bisa hidup berdampingan di dunia berbeda kalau bukan orang yang bermental baja. 

Sepanjang perjalanan hidup terlalu sering saya menyaksikannya.  Entah kenapa Tuhan menyisakan orang2 seperti ini untuk dihadirkan, sebagai contoh,  cermin atau untuk pengingat, jika Dia sebenarnya dekat dengan kita, agar selalu meminta dalam doa untuk ditunjukkan kebenaran/jalan yang lurus. 

Lantas akan berakhir dimana orang2 seperti ini kelak ? Entahlah mereka mungkin menemui takdirnya sendiri,  seperti Firaun, Abu Lahab,  contohnya.

Apakah anda seperti orang yang bercirikan seperti diatas,  menggunakan kepintaran bukan untuk membantu sesama, namun malah sebaliknya? Salam takzim saya dari sang pendosa,  waktu kelak tidak meminta apa2 kecuali saat tiba di tenggat terdengar bisikan di telingamu : 
"yā ayyatuhan-nafsul-muṭma`innah irji'ī ilā rabbiki rāḍiyatam marḍiyyah"
(Hai jiwa yang tenang Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.)

Saat itu kamu berada di puncak ironi paling luar biasa, menangislah dalam sesal berkepanjangan, namun,,,, terlambat


Rabu, 12 Agustus 2020

Kisah para istri

KISAH NYATA PARA ISTRI 🧐🧐🧐

Beberapa pria sedang kumpul dan minum - minum kopi...

Tiba2 muncul satu ide yaitu masing2 dari mereka harus kirim pesan ke istri masing2 dengan isi:  ILOVE U ,
untuk melihat respon dari setiap istri pada usia yang berbeda-beda :

Istri  yg umur 20an balas WA ke suaminya :
"...I love U 2....❤️❤️❤️"

Istri yg umur 30an 😗 
"...hmmm...iya deehh....pulang bawa duit lho ya..💋💋💋....!!!"

Istri yg umur 40an 😗 "...hmmm..tumben..salah minum obat ya 🥴🥴🥴 .... ???"

Istri umur 50an:
"..WA-an sama siapa tuh huh 😡😡😡 .... jgn aneh2 ya...?!"

Istri umur 60an:
"..hmmm..stress lu ya karena  pensiun...??"

Istri umur 70an tidak balas pesan,  tapi langsung telpon ke anaknya :
 "kayak nya Bapak mu waktunya  tinggal bbrp hari lagi nih..."
 
🤣🤣🤣

Tambah utang

Tambah Utang
Seorang penasihat investasi dari Taiwan,  katakan namanya Mr.  Chen saat ditanya beberapa pengusaha dari Indonesia,  apa kiat nya agar Indonesia lepas dari jeratan krisis akibat kopid,  mengatakan dalam bahasa Indonesia patah-patah :
" intunisia isa genjot sektol pilikanan,  utamanya tamba utang"

Beberapa pengusaha saling menoleh,  sembari mbatin kok nambah hutang? 

Untung ada Broedin mantan teknisi tambak,  menerangkan : maksud Mr.  Chen adalah sektor perikanan utamanya tambak udang,,, 

"Oohhh,,,, itu maksudnya" serempak mereka menjawab.

Bayangkan panjang pantai Indonesia no. 2 setelah Kanada(kanada penghasil salmon no 1 dunia) tapi produksi udang Indonesia hanya no 5 dunia kalah sama Ekuador, thailand dan china. Meningkatkan produksi udang Indonesia cukup  menjanjikan dengan tambah utang…oops,,,maksudnya tambak udang,,,, iya kan Mr. Chen. Mr. Chen pun manggut2 setuju.
😁😁😁😁

Catatan: dalam dialek mandarin huruf D akan dibaca T

Broedin series

Broedin series

Drs. Broedin van Klompen. Mjk. 
Pengusaha UMKM
Keynote speaker webinar kiat usaha UMKM bertahan di masa pandemi

Kaget juga melihat ada namanya dalam webinar dengan tema bagaimana pengusaha umkm lepas dari krisis karena copid. Saya pasti misuh dulu melihat seperti ini,  bukan Broedin namanya kalau akalnya panjang alias kreatif sampai di dapuk jadi keynote speaker. Berhubung gratis saya ikut webinar tersebut,  dan hasuuuuhhh cara dia paparkan strategi umkm dalam hadapi krisis saya acungi jempol mirip ulasan pakar marketing. 

Broedin bilang dalam awal pembuka,,, saat sekarang, umkm jadi motor utama ekonomi nasional,  terutama sektor informal padahal sektor ini hampir tidak tersentuh perbankan dalam permodalan kecuali bank BTH (bank tagih harian) alias rentenir,,, 🤓. Lantas strategi apa yang dipakai Broedin sebagai pelaku umkm (aslinya warkop istrinya mbak Saripah). 

Strategi yang dipakai adalah SWOT saya kira singkatan Strength Weaknes Opportunity dan threats,  tapi bukan,  dia paparkan singkatan dari bahasa Jawa :  Sopo Wani Ono Titiwancine,  arti bebasnya : siapa yang berani ambil resiko pasti akan ketemu titik suksesnya. Berani ambil resiko saat copid menurut broedin adalah menghitung kemungkinan,  disaat yang lain banyak tiarap broedin berani buka warungnya 24 jam,  sampai akhirnya dia tahu pola pergerakan custumernya baik penjualan offline maupun online. 

Dia bilang,  saat Surabaya lokdon penjualan online nya malah naik hanya dengan berani memasang tagline : "jika anda penyuka kopi,  kopi Malang (madura-lanang),  bisa bikin stamina anda terjaga sepanjang malam" anjriit ini kan propaganda marketing,,, kopi diarahkan pada stamina lelaki sepanjang malam yang konotasinya itu,,,, 😁. Dia bilang work from home membuat satu2 nya hiburan adalah "itu". Dan itu harus di maintance katanya. Dan istrinya saripah di dorong bikin jamu madura  jamu yang di klaim bisa jaga imun. Klop kopi lanang plus jamu madura. 

Lantas bagaimana penjualan offline nya,  menurut dia racikan kopinya yang dari mulut ke mulut membuat penjualan online naik karena di dongkrak jualan offline terutama pekerja kantoran. Dan yang penting saat jualan, seragam Broedin ganti pakai baju atau kaos slim, rambut rapi,  sehingga kelihatan lebih bugar,  dan banyak pelangganya percaya karena kopi madura -lanang. (Saya mbatin sambil misuh tak getno ae,,,,). 

Selesai webinar saya wa,  sakjane kopimu iku opo tenan to dien,  isine  campurane opo? Tanya saya penasaran,  dia terkekeh,,,, hehehe,,, rahasia mas bro,,,,, hasuuhhh pake rahasia. Tapi awakmu kok pake gelar Drs dan master JK opo singkatan jamu kenceng?. 
Ohhh itu mas bro(ken wing) Drs singkatan DaRi Sampang terus Mjk singkatan Mantan juru parkir.  Oalahhhh,,,,😁 kok ente nemu singkatan swot dari mana? Aku ngawur ae mas bro,,, hahaha,,,,.  Ya to sudah saya duga,  sek dien tapi omset penjualanmu memang naik tenan to. Iya mas bro,  malah ini ada permintaan jamu dan kopi kirim ke Kalimantan dan saudara di jeddah minta dikirim.  Alhamdulillah nek ngono dien,,, saya ikut senang.  Suwun2 mas bro,  tenaaaang tak kirim kopi racikanku biar tambah sehat sampeyan,,,,, wahhhh tiba2 saya pengen meluk dia,,,

Catatan broedin

Menyederhanakan pikiran dan keinginan
Adalah tugas manusia yang telah sampai pada usia senja.
Jika belum,  tanda2 kebingungan seperti cemas,  kehilangan makna hidup,  kehilangan orientasi sosial (dengan melabeli diri pada benda2 seperti mobil, rumah, harta, pangkat, jabatan, kekayaan dsb) akan melanda.  Itu adalah cara ekokosmos kehidupan memberi alarm kalau ada yang salah dalam perjalanan hidupmu. 

Usia senja bukan berarti sudah tua, tetapi saat sebagian waktu dalam kehidupanmu bergerak dari keinginan yang satu menuju keinginan berikutnya.

Usia senja adalah ketika pertempuranmu bukanlah mengalahkan persaingan dengan orang lain namun mengalahkan  dirimu sendiri
#catatan_broedin

Kamis, 23 Juli 2020

Sebuah catatan

Aneh juga, jamaah insomniyah yang telah lama saya tinggalkan memanggil lagi hanya sekedar menjumpai pekatnya malam.  Dulu saya selalu menemani Gurpan melawati malam hanya untuk memandangi cahaya bintang hingga pagi,  bahkan tatkala mendung menghilangkan cahayanya dia memaksa saya memandang dengan imajinasi.  Sambil menggerutu alias misuh (dalam hati tentunya)  saya pandangi langit dengan mendung menjuntai sembari membayangkan dibaliknya ada kerlip bintang. 

Hari ini saya sadar, ada pelajaran yang ingin Gurpan sampaikan,  gelap hanya cara melatih kepekaan. Dibalik gelap ada cahaya yang tak bisa dilihat dengan mata biasa namun mata batin.  Gelap, kata Gurpan,  bisa saja mewakili kebuntuan, keputus-asaan, kecemasan madesu atau apapun istilahnya namun dia bilang dibalik itu kamu bisa temukan cahaya (jalan keluar ) harapan.

Dia lanjutkan,  saat kamu terus menyusurinya mata batin kamu akan semakin peka dan peka sampai pada suatu titik,  tidak ada beda antara terang dan gelap semua terang benderang.  Itu adalah cara sang maha Cinta menemui mu dengan pendar cahaya. 

Saat Gurpan ngomong begitu dulu saya  melongo blass gak ngerti. Dan apa yang dulu dibilang benar,  tak kuasa meleleh air mata sambil mbatin misuhi dia,  **u tenan,, saya alami sengatan spiritiual. Dan…klunting dia wapri : "broken wing selamat kamu memasuki jalan yang paliiing sunyi". Dan saya hanya bisa jawab dengan emoticon : 😭

#catatan_jamaah_insomniyah


Minggu, 19 Juli 2020

Dirimu

Di WA Gurpan :
"Setinggi2 maqom adalah meniada,  sebaik baik tempat ada di Puncak sunyi,  dan saat dua hal itu kau genggam, kamu adalah bintang,  gunung, lautan, embun, sungai, debu, angin…sebutkan apa saja yang tak kau miliki kamu adalah pemilik sejati'

Dan saat kau bertanya siapa aku? Kamu adalah bayang2 dibalik cahaya. 
Saya balas sembari bertanya : memang apa  cahaya punya bayang2.

Gurpan pun menjawab :  seperti manis dengan gula, asin dengan garam, angin dengan kelembutannya


Minggu, 12 Juli 2020

Dirimu yang sejati

Ada beda antara identitas dan personalitas.  Identitas adalah dirimu yang dibangun berdasar kerangka politik,  budaya, sosial, ekonomi dsb.  Personalitas adalah kondisi alamiah  dan apa adanya dirimu.  Jika dikejar lagi : bahkan …tidak ada personalitas dalam dirimu. Yang ada adalah diri Sang Sejati yaitu Allah al Akbar.  

Dadi ojo gupuh karo awakmu  dewe, awakmu iku onok tah,  wong awakmu  tidak ada sejatinya, dan dirimu itu tidak penting.  Dan modal tidak penting itu harus jadi landasan hidupmu. Jadi orang yg masih sedih,  orang yang masih pesimis orang yang tidak semangat adalah orang yang salah sangka terhadap dirinya sendiri. Orang yg salah sangka terhadap dirinya sendiri akan salah sangka terhadap dunia,  akan salah sangka terhadap apa saja bahkan salah sangka terhadap Tuhannya. 
#dirimu_yang_sejati


Selasa, 07 Juli 2020

Renungan

Renungan dari seorang yang lama menjadi "jendela" saya :

Kawan...

Disaat kita memakai jam tangan seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.

Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, keduanya sama2 dapat membantumu membawa sebagian barang/uang.

Waktu kita tinggal di rumah seluas 50 m2 atau 5.000 m2, kesepian yg kita alami tetaplah sama.

Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Kawan...

Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi
Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama... Lalu kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi suka dan duka- itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Hal penting yang patut di renungkan dalam hidup :

1. Jangan mendidik anak mu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.

2. Kata2 yg terbaik di Inggris :
"Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat2an sebagai makanan."

3. Seseorang yg mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan. 

4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia & menjadi manusia" Hanya yg bijak yang mengerti tentang itu.

5. Hidup itu antara
"B" birth (lahir) dan "D" death (mati), diantara nya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Kawan... Jika kamu mau berjalan cepat, Jalanlah sendirian. Tetapi Jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama sama. 

6. Ada 6 dokter terbaik
1. Keluarga
2. Istirahat
3. Olah raga
4. Makan yg sehat
5. Teman
6. Tertawa

Nikmati hidup dan tetap bersandar pada Tuhan yg punya kehidupan
Have a nice day ... 👍 semoga bermanfaat ..😊


Rabu, 01 Juli 2020

Betapa naifnya

Mungkin, aku tak memiliki rumah sebesar yang kau punya
Mungkin,  aku tak memiliki mobil sebagus yang kau punya
Mungkin, aku tak memiliki : harta,  portofolio, saham investasi,  dan waktu yang disibukkan dengan segala hal hanya untuk mencari, mengumpulkan,  menguasai, dan sebagaimana yang dilakukan dirimu dan yang lainnya. 
Aku, tidak sama sekali

Sungguh aku terasa asing pada diriku saat yang lain berlari dengan kecepatan tinggi mencari semua kehidupan dunia, aku hanya berjalan memunguti sisa sisa rizki yang tercecer di jalanan,  di kecenderungan, di mimpi2.

Saat semua berlari ke barat, aku ke timur
Saat semua sibuk, aku juga menyibukkan diri dengan melihat dan menggumam : mengapa aku tak bisa seperti dirimu. 
Ketika semua merasa kehabisan waktu, ketika jargon time is money,  aku merasa waktu begitu melimpah dan time is honey. 

Aku hanya merasa memiliki angin,awan,  embun, matahari,  gunung,  pantai dan sesekali menunggangi ombak sambil menertawakan diri karena begitu naifnya saat melihat daun jatuh,  saat mendengar suara rintik hujan : aku menangis
Betapa naifnya karena aku tak memiliki apapun jua


Sabtu, 30 Mei 2020

Lebaran

Lebaran
Lebaran itu dua bentuknya, 
Lebaran fisik dan lebaran ruhani
Lebaran fisik, wajah berseri karena atribut diri serba baru dan wangi
Lebaran ruhani,  hanya wajah spiritual yang berseri

Lebaran fisik bergembira karena bertemu keluarga, saling bermaaf2an seolah semua dosa hilang hari itu juga,  bahkan hutang minta dimaafkan dan dimaklumi

Lebaran ruhani,  menangis sedih tak terperi, perpisahan begitu terasa setelah mendekap sebulan penuh mesra dengan sang Khaliq.  Lebaran ruhani hanya meminta ampunan Nya,  menapak jalan akhirat penuh sahaja

Lebaran fisik,  begitu ramai dan berlimpah makanan dan kue,  berkunjung pada sanak saudara meminta maaf untuk menjadi fitri

Lebaran ruhani,  berlimpah cahaya ampunan dari Nya,  sepi di jalan sunyi menguak rahasia ilahi,  wajah2 spiritual bercahaya berseri meminta maghfirah Nya. 

Lebaran fisik begitu sibuk,  mudik menjadi wajib,  kembali ke kampung halaman,  membawa sedikit pamer kesuksesan di kota,  dan saat kembali,  berjuang untuk hidup demi setahun lagi

Lebaran ruhani hanya perlu kerendahan hati,  kembali pada diri sejati,  mudik ke kampung akhirat dengan berjanji,  taubatan nasuha membawa catatan amal dan dosa


Rabu, 27 Mei 2020

Normal

Jika nama anda adalah normal,  mending segera di ganti kalau tidak ingin dituduh provokasi.  Kalau di depan nama anda ditambah up, jadi upnormal,  anda akan dituduh gila.  Kalau di depan nama anda di tambah para jadi paranormal,  anda akan dituduh ndukun. 

Nama normal saja sudah mengandung pemahaman yang bias apalagi di tambah di depan atau di belakang.  Misal normalisasi dengan normalitas jauh maknanya.  Saat nama anda merasa jadi bulan bulanan anda merasa dunia makin menua,  dan anda nelongso di panggil old normal,  sehingga saat bangun tidur anda akan kaget ketika semua berubah.  New normal,  demikian kata istri anda bernama norma. 

Dimana mana yang old gak mungkin bisa menyatu dengan new, karena old identik bekas,  new identik dengan fresh. Jadi perkara normal memang bisa bikin ribet.  Sesuatu yang normal2 saja bisa di bikin diksi panjang menjadi frasa yang tak ketahuan akhirnya.  Jadi ya sudah cukup berhenti disini saja.


Sabtu, 23 Mei 2020

Lebaran

Sudah lebaran kah kita? 
Lebaran selalu identik dengan hari Raya idul fitri, setelah sebulan penuh menahan lapar dahaga di siang hari, kadang emosi jiwa memuncak, mata telinga hidung menjadi sensitif dikala itu. Hari ini semua telah berakhir,  besok kita merayakannya
. Sebagaimana perayaan,  tentu semarak,  utamanya di negri kita,  tidak afdol meninggalkan oernak perniknya walau di situasi pandemi covid. 

Saat kecil dulu,  ortu selalu bilang lebaran hanya untuk yang berpuasa,  tidak boleh makan ketupat plus opor,  tidak dapat baju baru,  tidak dapat "uang" unjung2 (dari kata anjang sana,  mungkin).  Jadi cara mendidik bahwa kalau kita berlapar lapar dahulu nikmatnya belakangan,  seperti itu yang dirasakan . Bahagianya sebagai anak kecil terasa luar biasa. 

Pertanyaannya,  sudah luluskah puasa kita sehingga esok kita berhak di wisuda menjadi manusia yang fitrah.  Jangan2 puasa kita mirip bedug,  awal dan akhir puasa,  tengah kosong plong.  Jangan2  kita bisa menahan lapar (perut)  dan dahaga (kerongkongan)  tapi kosong diantaranya (hati,  nurani). Atau aktifitas bawah perut makan intens. Jika demikian,  berhak di wisuda kah kita menjadi manusia yang fitri.  

Atau jangan2 puasa adalah cara kita sembunyi,  mirip bilik sunyi namun di dalamya riuh rendah memuaskan dahaga  syahwat tanpa henti sehingga bulan2 setelahnya,  menjadi terampil bahkan lebih ahli.  Jika sejatinya wisuda lebaran ijazah nya kita pakai 11 bulan berikutnya mengamalkan ilmu di madrasah Ramadhan,  maka yang ini malah sebaliknya .

Lebaran dalam bahasa Jawa berasal dari kata lebar,  selesai atau habis.  Jadi makna lebaran selesai  habis2an,  Ramadhan kita menenun kain kebaikan,  besok kita habiskan tak tersisa.  Sudah lebaran kah kita?


Sabtu, 16 Mei 2020

Absurd

Menjelang hari Raya,  mall marak orang dan mulai ramai, pakaian dan kue2 berjajar lengkap dengan potongan diskon besar2an.  Seluruh baju,  celana,  sepatu,  tas yang ada di gudang di keluarkan dan di percantik beserta asesorisnya.  Sarung,  kopyah,  mukena baju gamis terlihat mengkilat disinari lampu.  Kerumunan ibu2, anak perempuan begitu semangat memilih dan memilah disela rengekan anak kecil kepanasan minta es krim. Bapak2nya sedikit menjauhi kerumunan dengan tatapan kosong karena THR dalam hitungan sekedipan mata sekejap berpindah tangan. 

Hari2 terakhir puasa  memang menjadi pemandangan lazim,  jika mall diserbu terutama tempat baju dan aneka kue yang sepertinya lezat. Saya saja yang kebetulan kejebak disana minder dengan pemandangan itu.  Niatnya hanya "reportase" apakah puasa masih cukup disegani di sisa terakhir,  nyatanya lewat,  tanpa sungkan tempat jajanan dan makan (food court) di siang itu penuh dengan orang berbuka dengan tentengan belanja menggelepar di lantainya,  pertanda pemuasan ego terpenuhi tanpa malu. 

Inilah salah satu pernik menjelang lebaran,  keramaian nya mengalahkan hening nya puasa.  Jadi saking ramainya jika ada yang menulis status merasa sedih ditinggal Ramadhan (nulisnya di pojokan mall sambil ngemil kentang goreng) seperti rayuan maut manusia pada Tuhan nya,  dan malaikat hanya tersenyum masygul.  Jangan2 malaikat kalau bisa misuh seperti broedin, gunung langsung keder melihat absurditas manusia.  Tapi bukankah keramaian mall menjelang hari Raya adalah bukti cinta pada Nya? 
(Kenangan Ramadhan tahun lalu)

Kamis, 30 April 2020

Mudik

Puasa dan mudik yang hakiki
Tradisi yang paling mengagumkan setelah puasa adalah mudik,  setelah berpayah2 sebulan melakukan puasa Ramadhan. Mudik,  pulang kampung, apapun namanya,  mencerminkan kondisi setelah  puasa tempat kita membersihkan karat2 jiwa,  di amplas menjadi bening,  kita pulang dengan perasaan lega,  bahagia,  berkumpul dengan saudara, tidak ada sekat kaya-miskin semua larut dalam kebahagiaan.
Itulah sebabnya, pelarangan mudik malah makin menguatkan kita buat pulkam apapun kondisi kita hari ini. 

Jadi pelajarannya ada dua : pertama,  puasa menahan keinginan raga, zat bersifat materi, puasa mempurifikasi jiwa, zat bersifat ruhani

Kedua,  setelah selesai puasa,  kita menemukan kebahagiaan dengan pulang kampung untuk menemui keluarga besar kita. 

Bayangkan,  bagaimana kebahagiaan yang di dapat jika mudik itu kembali ke kampung akhirat
Bayangkan, umur kehidupan kita di dunia  saat ini hanya sebentuk puasa sebulan lamanya. 

Inilah puasa dan mudik yang hakiki, kita hanya perlu melakoninya dengan ikhlas dan kerendahan hati,  mirip puasa yang hari ini kita jalani.

Jumat, 24 April 2020

Broedin series

Broedin series

Karena corona rajin cuci tangan
Saya mampir ke warungnya mbak sari,  lama gak ngicipi sate ayam buatan broedin. 
Saya : "dien sate ente kok berubah rasanya,  apa yang bagian ngipas ganti tah? "
Broedin : "enggak mas bro,  tetep ane kok yang ngipas"
Saya : apa bumbunya berubah, bumbu kacangnya atau kecapnya ente kurangi? "
Broedin : "tetep kok mas bro,  gak ada perubahan "
Saya : " apanya ya  kok rasanya jadi lain? " 
Broedin :" ohh iyaaa,,, ane jadi rajin cuci tangan, sebelum bikin sate"
Saya : @##%&€¢$ (mikir yang gak2)
😁😁😁😁

Selasa, 21 April 2020

Clinging distancing

Gurpan series

Spiritual ramadhan
Clinging distancing

Setiap akan tiba Ramadhan gurpan selalu sempatkan mampir,  kangen kopi nasgithel + kacang rebus katanya.  Seperti itulah semalam hadir dengan memakai masker dari daun pisang. "How are you broken wing,  kita harus physical distancing,  namun tidak untuk silaturahmi,  ini hanya pelengkap saja" katanya sambil menunjuk maskernya.  Puiihh tumben nyapanya pakai how are you,  biasanya pakai bahasa jawan piye bro…

Tentu saja wajahnya sumringah sambil mencopot masker alaminya saat melihat kepulan asap kopi mendekati dan dihirup nya asap kopi tersebut sembari bilang : "hal yang aku kangenin adalah hirupan asap kopi buatan mu broken wing,,, hehehe". Saya tahu ini akan jadi lama malam ini setiap awal mau puasa makanya stok kopi, kacang rebus, plus rengginang di banyakin karena ini makanan kesukaan gurpan. 

"Broken wing,  tentu kamu masih ingat, saat dirimu melewati kesunyian, melewati naik turun kehidupan,  apa pegangan untuk melewati semua itu? ".
(Mulai,,, mulai pertanyaan yang mirip interview di perusahaan.)
"Yaa gur,  makan saat lapar,  minum saat haus,  tidur saat ngantuk".
" "secara harfiah,  apa maksud kata2 mu itu? "
"sudah jelas gur,  kita dilatih untuk melakukan sesuatu didasari kebutuhan wadag yang dikendalikan pikiran dan sumbernya qalbu"

"maksudnya? "
"maksudnya gur,  makan jika lapar adalah kebutuhan paling dasar badan kita bukan karena ego panca indera kita,  minum juga,  bahkan tidur, karena sekarang banyak yang tidak bisa tidur akibat kebingungan kebanyakan makan dan minum"

"Apa esensi dari tujuan diatas? "
"melatih panca indera, pikiran dan logika agar selalu tersambung dengan qalbu, nurani agar melakukan tindakan sesuai kebutuhan,  bahkan seperti makan pun jika  lapar dan itupun harus berhenti sebelum kenyang"
"Goodjob2" gurpan tersenyum

"Dimana titik akhirnya laku ini broken wing,  dimana ujung jalan kesunyian ini? "
" di kamar mandi gurpan" jawab saya serius 
"Hahaha,,,, masih ingat rupanya,  teruskan"
"satu2 nya tempat kita tidak merasa gengsi adalah kamar mandi,  tidak ada pencitraan disana,  manusia kembali ke habitat alaminya,  masa kalau sakit perut,  kita buat pencitraan bagaimana sakit perut yang instagramable , gak bisa jika kentut kita buat seindah mungkin;
saat kita menjadi lebih manusiawi akan sampai pada penglihatan baru jika kita hanya lah entitas manusia tak berdaya"

Gurpan pun tersenyum senang, saya menghela nafas,  waduh mudah2an lolos pendadaran. "lantas apa selanjutnya broken wing? "
"kesadaran kita tak berdaya, entitas lemah, adalah dasar dari  tauhid gurpan"
"wow,,,, ente kok bisa ngomong ngono? "
"kan gurpan yang ngajari,,, hehe"
"Ohh iya lali aku"
"Apa hubungannya apa yang kamu katakan diatas dengan puasa? "
"Seperti gurpan bilang,  Puasa adalah Puncak sunyi,  belajar berjarak dengan hal paling dasar makan dan minum,  belajar meniada di hadapan Nya. Belajar berjarak dengan apapun yang ada di dunia"
" berjarak berarti menjaga jarak atau memeluknya? "Tanya Gurpan
"berjarak bisa berarti memeluknya gur, tapi tidak melekat"
"bolehkah punya harta,  punya gunung,  punya pulau,  misalnya? "tanya gurpan

"bukankah manusia adalah khalifah di muka bumi gur,  sudah disediakan Nya untuk dimiliki,  tapi manusia juga merangkap abdulah, kesetiaan mengabdi pada Nya menjadikan seluruh fasilitas yang diberikan memiliki batasan ruang dan waktu,  puasa mengajarkan untuk tidak melekat tehadap semua itu gurpan"
"wiiiidihhhh,,, melip omonganmu broken wing"
" gurpan yang ngomong gitu saya hanya menirukan saja,,,, ". Ohhh iya2 aku lupa. 

"Apa hubungan corona dengan puasa broken wing?"
"Kalau yang ini saya gak tahu gur"
"corona adalah sebuah alarm, bahwa DIA ada dan dekat, mencoba menafikan Nya, baik secara terang terangan, maupun secuil dalam hatimu hanya akan makin sampai jika DIA ada,  ketika manusia terlalu lelah dengan materialisme,  sebuah mahluk kecil bernama virus hadir hanya untuk menunjukkan eksistensi Nya"

"Jika corona membuat kita harus social dan physical distancing, maka puasa harus bisa membuat kita belajar berjarak dengan apapun jua,  clinging distancing, berjarak dengan kemelekatan"
Saya hanya bisa mengangguk2 malam yang makin larut,  gurpan membahas apapun jua, dan entah kenapa sorot matanya begitu sejuk,,,, mirip Adinda Putri semata wayang saya,,, .


Senin, 20 April 2020

Broedin series

Broedin dijadikan saksi  dalam persidangan salah satu kasus pencurian motor

- Hakim : jadi anda kenal dengan saudara Matali yang diduga melakukan pencurian motor

- Broedin : saya tidak kenal pak

- Hakim : loh katanya tadi sampeyan bilang kenal

-Broedin : ohh kalau Matali saya kenal pak hakim,  saudaranya saya gak kenal
(pengunjung pun mulai riuh)😬😬

-Hakim (mulai jengkel) : baik saya ulangi kata-katanya,  jadi anda kenal dengan bapak Matali

- Broedin : saya tidak kenal pak

- Hakim(mulai marah) : barusan anda bilang kenal,,,, 😠😠😠

- Broedin : sampeyan jangan marah pak hakim,  saya kenalnya Matali,  saudaranya saja saya gak kenal apalagi bapaknya,,,,,, 

- Hakim :@#¥%& ,,,,,,,$£¢¢€ ????(Palu sidang yang dipegang langsung di krikiti koyo ngrikiti jagung) 

makanya pak hakim,  ngomong sama broedin harus jelas sejelas jelasnya
😜😜😜😜😀😀😀😀

Sabtu, 18 April 2020

Wahn not Wuhan

Wahn not Wuhan

Apakah masalah anda selalu datang bertubi-tubi tiada putusnya?
Apakah anda sangat takut kehilangan sesuatu? 
Apakah anda tiba-tiba takut mati? 

Apabila memiliki salah satu gejala di atas,  anda sudah masuk ODP (orang dalam pemantauan) 

Apabila anda memiliki ketiganya,  anda sudah masuk PDP (pasien dalam pengawasan) 

Segera lakukan social distancing (muhasabah) karena kemungkinan anda sudah terkena paparan virus wahn,  virus ini bukan dari wuhan,  tapi disebabkan oleh pandemi yang bernama cinta dunia takut mati

Apa ada obatnya virus bernama wahn?  Sampai saat ini kemungkinan vaksin nya belum ada.  Hanya yang harus dilakukan adalah meningkatkan imun anda dengan meningkatkan iman dan amin (syukur). Selalu konsumsi vitamin D(derma), vitamin B(Bersyukur),vitamin E(eklas) dan vitamin C(cukup) 

Dan selama social distancing (muhasabah)  selalu setiap saat misqol bukan misscaled.
Misqol kepanjangannya  : famay ya'mal misqoola dzarotin khoiroy yaroh
(Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah,  niscaya dia akan melihat (balasan) nya; Qur'an surat 99:7

Ustad Jarkoni

Rabu, 15 April 2020

Broedin series

Brand Positioning

Pakar marketing ternama, Philip Kotler mendefinisikan brand positioning sebagai tindakan atau aktivitas merancang penawaran dan citra perusahaan untuk menempati tempat khusus di benak target pasar. 

Jangan sangka kalau brand positioning hanya dilakukan perusahaan raksasa,  atau pelaku bisnis high end.  Warung kaki lima sampai jukir pun lakukan hal yang sama.  Contoh : kalau ke kampung nya,  suruh tanya nama broedin van klompen,  mereka gak kenal.  Tapi tanya nama udin atau badaruddin,  pasti tahu.  Sama dengan istrinya mbak Sari,  mereka akan menggeleng,  tapi tanya saripah mereka akan menunjuk rumahnya. 

Karena merantau di Surabaya,  nama adalah salah satu yang di branding,  biar lebih dikenal secara kultur Surabaya sebagai kota besar.  Maka badaruddin yang jukir berganti jadi broedin van klompen,  biar sedikit berbau barat.  Saripah jadi mbak Sari. Dan itu sudah jamak,  menaikkan branding terkait pekerjaan,  gak masalah.  Bahkan adiknya mbak Sari dipanggil Maya,  padahal katepenya bernama maisaroh,  panggilannya mai,, mai jadi Maya. 

 Nama2 tersebut malah menjadi akrab di telinga pelanggannya.  Jangan bayangkan kalau sudah ganti nama terus bahasanya lu gue,,, yaa tetep medok arudamnya dan itu jadi asiik. Ada pelanggannya seorang office girl, jawanya medok banget, langganan mbak Sari di panggil mbak Citra,  aslinya sulastri jadi Citra, konon rumahnya di Pacitan sebelah utara. Atau sopir langganan ngopi panggilannya Regi,  karena lahirnya rebo legi. 

 Apalah arti sebuah nama,  kata shakespeare  jadi gak masalah selama brand positioning  nama,  memiliki tempat di hati sooddarra semuanya. Perkara broedin van klompen manggil ane broken wing,  dia hanya niru apa yang dikatakan gurpan saja. (Tiba2 jadi kangen gurpan,  setiap mau puasa pasti nengokin saya…😓😰😓).

Selasa, 14 April 2020

Broedin series

Stafsus

Meskipun mbak Sari(saripah istri broedin) statusnya adalah membantu  dalam usahanya broedin(kerennya BKO,  bawah kendali operasi), tapi dalam prakteknya broedin malah jadi stafsus alias staf khususnya mbak Sari, seperti kulakan ke pasar, nganter makanan ke pelanggan.  Semenjak covid19 dagangan sepi,  parkir juga gak seberapa karena kantor banyak tutup,  mereka berdua akhirnya buka warung dari rumah. 

Lumayan banyak pelanggan yang nyari dan akhirnya bisa dipenuhi dengan pesan antar, broedin lah yang jadi stafsus alias pesan - antar  Gantian broedin di BKO mbak Sari. Namanya bukan broedin klo jadi stafsus gak memanfaatkan.  Kalau kulakan,  sempat2 nya minta rokok atas nama mbak Sari dalam jumlah tertentu,  terus dijual sendiri, hasilnya yaa buat ngisi kantong :
"gak cukup jatah saripah broken wing'

"Lah koen kok iso dipercoyo babah liem jupuk sek bayar kari dien?".  

"Yoo atas nama saripah bojoku broken wing"
"Koen gak wedi konangan tah? "
"ojok sampe broken wing"
  
Tiba2 mbak Sari setengah teriak :
" kak,,, dien,,,, sopo iki ono pesenan rokok cik akehe,  aku di tagih babah liem? "
""anu,, anu,,, pah,,, iki pesenane mas bro (panggilan ane broken wing) jare digawe bansos, sory baru ngasih tahu"

"Oalahhh,,,, gawe mas bro tah,  yowes gapopo"
"Hasuhhhh koen din ane mbok empakno bojomu,  stafsus cap opooo iki"gerutu sambil misuh2, broedin hanya ngakak2,,,,asem tenan
😬😬😬

Broedin series

Dokter Sueb
"Kata di tipi2 yang positip corona katanya sudah di tes sama Sueb, hebat betul dokter iku broken wing, sak Indonesia deweke sing ngetes " kata broedin

 "Maksudnya dokternya bernama Sueb ngono tah dien"

"Mungkin,  dokter Sueb iki wong hebat broken wing"kata broedin

"Hebate piye dien?"

"Tadi barusan di Surabaya,  ehhh sejam kemudian dokter Sueb wes nang Jakarta, terus nang luar Jawa,  sakti wong iku"

"Sek-sek dien tak googling sopo iku dokter Sueb sing bagian ngetes2 covid19"
Setelah sejam gak ketemu sopo dokter Sueb bagian tes corona yang ada cuman tes swab,,, ngambil lendir tenggorokan,,, opo iku sing dimaksud. 

"Dien ente gak kliru tah iku duduk dokter Sueb,  tapi tes swab,  ojo ngawur awakmu,  swab dien duduk dokter sueb"

"oalahhhhh,,,, tak kiro iku jenenge dokter"
😭😭😭

"

Ketawa adalah obat

Pada suatu kunjungan di peternakan sapi, sepasang suami istri mendapat penjelasan bahwa sapi di sana sehat-sehat dan kuat.

Pemandu: Bapak dan ibu, ini sapi dari Selandia Baru sangat kuat, dalam sehari bisa berhubungan sampai 5 kali

Istri: Tuh Pak, 5 kali sehari. Bisa nggak?

Pemandu: Bapak dan ibu, kalau ini sapi Australia, lebih kuat lagi. Dalam sehari bisa sampai 10 kali.

Istri: Tuh Pak, sampai 10 kali, bayangin!

Suami: Pak pemandu, itu 10 kali dengan betina yang sama apa nggak?

Pemandu: Ya beda-beda dong, Pak.

Suami: Tuh Ma, betinanya beda-beda. Boleh nggak?
😁😁😁

Broedi series

PNS
Badai covid19 yang diikuti pergerakan ekonomi turun drastis.  Banyak perusahaan mem-PHK pegawainya. Namun ada yang tidak terkena imbas dari badai PHK seperti pns.  Kelak setelah korona berlalu ada perubahan dalam mindset masyarakat : lebih baik menjadi pns 

Sohib saya seperti broedin van klompen salah satunya,  terlihat sumringah,  santuy ngadepin kondisi ini.  Kaget juga saat dia wa klo sekarang sudah jadi pns.  
"Sejak kapan antum jadi pns dien" (aku ketularan deweke pake ane-antum) 
"Sejak korona jalan broken wing"
" dinas di departemen mana antum?"
(Saya mulai kuatir jangan2 broedin ditipu makelar)
"gak dimana2 dirumah saja ane"
" loh katanya antum pns kok dirumah,  bukannya harus apel pagi, dinas? "
"yaa,,, kadang2 tergantung saripah(istrinya)  nyuruh apa"
"sek2 antum bilang jadi pns,  pegawai negri sipil, aparatur sipil negara kan"
"sopo ngomong ngono"
"lah terus, arti pns nurut antum?"
" pns iku yo mas bro singkatan PenggaweaN Serabutan,  Pegawe Ning Santuy" katanya ngakak seneng bisa ngerjain ane
"Hasuuhhhhh" misuhku tak getno ae
Wkwkwkwk,,,,, brodin cekakakan sampe watuk2… 
(kapokmu kapan watuk-o terus koyo gejala korona)

Minggu, 12 April 2020

Paku

Kisah paku,,,, 
Aku hanya sebuah besi runcing sebagai penguat sambungan kayu,  dirumah,  di jalan2, dipohon2 bahkan dari tempat2 elit hingga pojokan kumuh  prostitusi.  Perjalananku panjang penuh kisah mengikuti pasang surut sebuah negeri. Menjadi saksi betapa tusukanku menjadikan negeri itu sejahtera,  atau carut marut mirip luka menganga. 

Aku hanya sebuah paku,  tidak saja tempat menggantung foto Bintang film idola di kamar lusuh atau mewah,  juga diperlukan untuk menggantung foto pembesar negeri di kantor2 dan istana, aku juga tempat menggantungkan harapan masa depan saat dipakai menusuk kertas suara. Dibutuhkan di pohon2  gambar calon anggota legislatif,  disudut2 jalan gambar calon2 pemimpin negeri ini,  dan aku berusaha menopang kuat seolah hanya alam yang akan merobohkannya. 

Aku hanya sebuah paku tapi pantang menjadi palsu,  saat tertentu,  aku di beri keleluasaan untuk menentukan negeri,  salah tusuk orang memaki, tatkala  menang aku segera disimpan dilaci. Kadang tutup mata saat ada di ruang gelap menusuk kepentingan dalam langkah yang orang bilang kecurangan. Aku tetap saja paku, tak bisa disalahkan karena itu,  sebab aku tak palsu. 

Aku sebuah paku dengan kisah perjalanan panjang. Kelak saat kesadaran manusia tentang peradaban demokrasi mencapai puncaknya, mungkin aku tiada, tergantikan oleh lainnya namun tetap saja akan tersimpan pada laci2 sejarah, bersama dengan kebencian, aroma tangisan dan kekalahan,  perjalanan dari sebuah peradaban manusia, yang ditentukan olehku : paku


Selasa, 07 April 2020

Virtual social relationship

Virtual social relationship

Saya pernah nulis status, saat rakyat di takut2i dengan bahaya covid19 sampai titik tertentu itu efektif, setelah itu hilang ketakutannya apalagi saat lapar yang terasa nyata dibanding dengan bayang2 kematian.  Lihat saja pelaksanaan PSBB di hari pertama di Jakarta,  bukan sepi malah ramai seperti tidak terjadi apa2. 

Bukankah itu ironi,  sama halnya saat sebaran virus ini mulai merata,  dan kita teriak2 kekurangan APD,  ternyata kita ini produsen APD terbesar dunia? Jadi apakah kekurangan itu nyata?  Yaaa,,, selama ada orang2 yang ambil keuntungan dengan expor ke negara lain.  Seperti ironi bantuan APD dari china ternyata dibuat di indonesia. Bukan sekali ini kita jadi negeri ironi (untung bukan tirani). Saat negara malaysia terapkan lockdown,  ratusan atau mungkin ribuan TKI di deportasi kembali ke pangkuan pertiwi dengan segala resikonya. 

Tapi ada yang lebih ironi yaitu hadirnya covid19 yang membuat kita harus dirumah sebenarnya adalah mencerminkan kita akan keranjingan berselancar dunia Maya.  Teman dumay lebih banyak daripada teman realita,  silaturahmi dumay lebih intens daripada realita. Apakah bagus? Di titik tertentu ok tapi berefek pada kehangatan sosial yang tidak di dapat dari dunia Maya.  Istilah social distancing mungkin mengacu dari sana,  kita di suruh silaturahmi sosial di dunia Maya dulu ( virtual social relation ship). Jadi bukankah kehadiran virus ini akan membuat intensitas kita di internet lebih tinggi seperti yang kita harapkan. 
Big ironi.... 😥😥


Senin, 06 April 2020

Mari,,,,

Mari,,,,, 
Mari,, mari mampir sebentar kesini,  saat hujan yang mulai membekukan tulang,  secangkir kopi bisa menghangatkan ingatan. Kita bisa berbagi cerita apapun jua meski mungkin tak penting bagi mu.  Mari coba hangatkan tubuh ini dengan secangkir kopi sembari menunda waktu,  tatkala perjalanan berisi simpul simpul permata bening bernama air mata.  Siapa tahu hangatnya tubuh bisa merelakan kepedihan menjadi bumbu penguat jiwa.

Bukankah keindahan itu mirip  kanvas lukisan,  berisi sketsa warna warni saat dipandang dari jauh,  namun ketika dekat,  ada noktah hitam disana sini,  guratan kasar yang tak terbayangkan. Mirip perjalanan hidup,  menjadi suci bukanlah perjalanan yang mudah dan lurus.  Kadang tiba pada kelokan tajam dan membaret tubuh lunak ini menjadi perih.  Semakin jauh berjalan,  semakin penuh pertanyaan, dan semakin kita terdiam.

Mari,,,, mari mampir sebentar disini,  menghangatkan tubuh saat hujan tak bisa diprediksi,  dinginnya menusuk tulang.  Siapa tahu secangkir kopi bisa menyegarkan tubuh yang kelu. Tatkala kenangan kelam dan hitam nikmati saja mirip pahitnya kopi,  seraya berharap,  hidup bukanlah tujuan akhir, entah dimana akan berakhir kelak,  ada upaya, hasilnya biar waktu yang bisikkan pada kita,,,,


Kepintaran mu

Kepintaran mu

Kepintaran mu bukan untuk ditunjukkan
Tapi diniatkan atas nama Tuhan yang maha rahman dan rahim
Kepintaran mu adalah cahaya yang menerangi sesama dan semua mahluk 

Kepintaran mu bukanlah dirimu, bukan pula hakikat dan esensi mu,  juga bukan personalitas mu
Kepintaran hanya identitas  bukan subyek, hanya predikat,  seperti  kecantikan, pejabat,  penguasa,  dan predikat duniawi lainnya

Maka,  jangan gunakan untuk  mencari keinginan 2 pendek mu,  mencari syahwat untuk melepaskan orgasme duniawi mu

Kepintaran mu mirip jalan setapak batu yang kau bangun selangkah demi selangkah
Bukan menuju kejayaan mu,  tapi menuju rumah pribadi mu sebuah tempat dimana pengabdian pada Tuhan mu dengan penuh cinta dan kerinduan luar biasa. 

Kelak kau akan tiba diujung jalan setapak, tatkala kau buka pintunya, dirimu hanya bisa menangis seraya berkata : terimakasih Tuhan,  semua telah sempurna sebagaimana adanya