Sabtu, 27 Februari 2010

untuk hari ini saja

bertahun -tahun aku mengetuk pintuMu
lama tidak terbuka
begitu terbuka, baru sadar
ternyata aku mengetuknya dari dalam
(Rumi)


saat ini aku berdiri di dekatMukah ?
tak dapat aku pungkiri hatiku sedang gundah
memahami kelembutanMu tak sanggup sudah
hatiku lelah ya..Tuhan sungguh teramat lelah
menterjemahkan hakikatMu dalam cinta
ugh...malah makin menemui keperihan
mungkin salah
aku melihatMu dalam sekeping angan yang terlalu dalam

kalau bisa
aku hanya ingin pahami hidup untuk hari ini saja
esok,lusa, biar misteri yang membawanya kemana
aku tak ingin mengetahuinya

makin jauh aku rasakan ketakutan
inikah yang Engkau maknai dengan kehilangan?
sungguh leluconMu tak sanggup aku menertawainya
karena yang ada hanya kepedihan
menunggu waktu kapan mengalir jadi air mata
Tuhan, kau membuat hatiku terayun-ayun di lautan bimbang

kalau hari ini matahari membangunkanmu
biarkan aku ingin terlelap
sebentar saja
agar ia mengendap
mungkin saat bangun nanti
ia telah menghilang berganti dengan senyuman
entahlah...






Tidak ada komentar:

Posting Komentar