Kamis, 04 Februari 2010

admirer

hmmm...aku bukanlah seorang raja
berkuda putih mencari permaisuri
hanya dengan petunjuk sepatu sebelah
keluar masuk penjuru negeri
mengharap cinta yang terlanjur pergi

mungkin aku bukanlah pangeran
yang sering mengendap-endap
buat melihat sang putri dari kejauhan
sambil membawa bunga liar dari hutan
lantas meletakkannya di depan jendela istana
seolah bisa hadirkan nuansa cinta

aku juga mungkin bukan pria romantis
seperti yang pernah kau idamkan
tiap pagi berbisik lembut ditelingamu
ungkapkan kata-kata cinta
seraya memberimu bunga mawar
rasanya hidup begitu indah bukan

aku hanyalah pria biasa
yang terbata-bata untuk sekedar berkata
betapa aku mengagumi dirimu
betapa aku menyayangimu

aku hanyalah pria biasa
yang terdiam dan tercekat
saat harus kurangkai kata apa
untuk sekedar ungkapkan rasa di dada

hanya ku ingin engkau tahu
betapa aku teramat merindukanmu
di tiap detik waktu berlalu
ingin rasanya kehadiranmu
mengisi ruang kosong dalam kalbu

hanya ku ingin engkau tahu
dirimu telah mewarnai hidupku
dengan goresan teramat indah
hanya bisa aku ungkapkan
dengan puisi picisan
karena itu mampuku
untuk tunjukkan
betapa aku menyayangimu






Tidak ada komentar:

Posting Komentar