Sabtu, 16 Januari 2010

Random Hearth

Hatimu...
dimana akan kau letakkan
apa di dalam laci-laci kenaifan
atau dalam pundi kemunafikan
hingga ia biarkan menghilang
menjelma jadi bodoh berkepanjangan
seakan dunia bisa digenggam
hanya dengan sekepalan tangan hampa
namun dalamnya terasa menyesakkan
seperti berjalan di awang-awang
menemui kekalahan dalam kesenangan
seraya bertanya:salah siapakah ini
bukankah ibu jaman sudah mengatakan
sebiji keburukkan tak kan tumbuh merindang
sebiji kebaikan selalu tumbuh merindang
namun engkau salah melafalkan
seperti anak kecil yang bangga karena telah khatam
memahami hidup dengan parameter luar
esensinya saja luput seperti menangkap bayangan
menangislah engkau sejadi-jadinya di sudut jaman
saat malaikat maut menjemputmu di akhir waktu
menyesalkah engkau tak sempat melihat kebenaran?
kebenaran semu dan kesejatian, dimanakah ia?
bukankah ia bisa dibedakan dengan ketajaman hati
terus diasah dengan rendah hati
terus diasah dengan banyak sayatan kehidupan
rasanya...puih...teramat menyakitkan
bukankah luka-luka seperti itu menguatkan
bukankah luka-luka seperti itu menyembuhkan
waktu akan memberimu pengertian
kehidupan sejati yang harus engkau jalani
hingga ketika cahaya meredupkanmu
engkau tak kan datang menemuiNya
dengan wajah penyesalan

Hatimu...
dimanakah akan kau letakkan?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar