Minggu, 24 Januari 2010

doa seorang pesakitan

Tuhan...
hamba bukanlah pendoa yang baik
kata-kata yang mengalir dari mulut hamba
selalu bercampur dengan kepingan dosa
hanya...hari ini bersimpuh ke hadapanMu
untuk memohon ampun
betapa cahayaMu mengusik kebebalan hati hamba
menusuk tajam dan menyilaukan
sehingga gelisah selalu datang bukan kepalang

beri hamba pengertian sedikit saja
apa makna sejati cinta sebenarnya
selalu saja hamba kira ada di luar sana
menangislah dengan perih yang sia-sia
ketika cinta menyakiti hati

bukankah telah engkau berikan kepada Adam
kesabaran cinta tanpa syarat
sehingga untuk bertemu sang kekasih hawa
menempuh berabad lamanya

bukankah ia ada pada Nuh
ketegaran cintanya padaMu
mensyaratkan dilema
pilihan antara ego dan Engkau

Kau tunjukkan pada Sulaiman
kecintaannya padaMu teramat murni
kecantikan Bilqis tak bisa menggoyahkannya
walau dengan kemegahan dan harta

Kau tunjukkan pada Yusuf
cinta berparas rupa
namun ia menafikannya
kecuali bersujud dalam ketakziman padaMu

Engkau berikan pada Isa
makna cinta yang sebenarnya
kelembutan dan kasih sayang
meski ini melukainya

Engkau turunkan pada Ibrahim
cinta penuh pengorbanan
rela menempuh duka dan lara
demi kerinduannya padaMu

Engkau anugerahkan pada Muhammad
kekasih pilihanMu
sebuah cinta yang teramat agung
hingga untuk menunjukkan cintanya padaMu
Beliau lakukan dengan keikhlasan dan sahaja
cinta abadi hingga akhir masa






Tidak ada komentar:

Posting Komentar