Selasa, 31 Agustus 2010

Road to Deep



berlari menepis bayang sunyi

malam hanya jadi teman yang membosan

kalbu merebah jadi tak berdaya karenanya

hanya menumpu pada keindahan, kerinduan, kebenaran, kejujuran

semua menyatu dalam kata:

melayang

mata nanar dan memejam tak bisa dibedakan

realita seperti bulan terhalang awan

cahayanya kuat memendar

namun bulannya hilang 

seandainya diri memaksa menjauh

kesakitan mungkin kata yang ampuh

tertelan bimbang lantas rubuh

ketika jarak pandang mengabur dan menjauh

butuh keyakinan kalau titik itu

ada

bukan fata morgana

(hope,dream, reality,,,ingin rasanya menjadi peta pikiran yang makin jelas dan membekas)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar