Kamis, 22 September 2011

Jejak yang samar


Mungkin benar,,,manusia adalah sekumpulan pengalaman yang mendaging. Nah pengalaman yang diendapkan memori dalam benak inilah yang akan mempengaruhi cara berfikir, bertindak dan melangkah. Saya jadi percaya, suka atau tidak yang namanya kasta dalam hidup ini ada, bahasa kerennya stratifikasi, fragmentasi atau apalah yang jelas ada segelintir orang yang menduduki puncak kehidupan. Yang jadi pertanyaan kenapa mereka bisa sedang yang lain tidak, keunggulan apa yang menyebabkan begitu, kebetulan, bakat atau seleksi kehidupan?

Yang jelas setiap manusia yang lahir ke dunia adalah manusia unggul, bayangkan hanya satu sperma yang akan membuahi satu telur dan satu sperma ini mengalahkan ratusan ribu sperma lain, kalau bukan unggul tak mungkin akan mencapai telur karena persaingan yang begitu hebat, persaingan hidup mati. Jadi mengapa setelah kelahiran banyak manusia yang kalah sebelum berperang, kalah karena keadaan sehingga skeptis dan pesimis adalah kawan berjalan.

Jadi ini perkara apa? anggap saja ini sebuah keluhan betapa bersusah payahnya memberi presentasi tentang sebuah kesempatan bagus yang kalau dijalani akan mengungkit tingkat kehidupan begitu fantastis, melesat keatas, apa daya orang-orang yang mendengar dan melihat hanya memandang dan berlalu. Saya menjadi mengerti bagaimana sebuah pikiran yang not open mind hanya akan membelenggu sehingga saat ada input masuk, otak akan merekomendasikan berdasar pengalaman . Kalau diterima sebagai ketidak pastian maka akan tertolak sebagus apapun sebuah kesempatan.

Ini cerita tentang kesempatan yang diberikan untuk memulai hal baru, entah saya salah menjelaskan atau karena saya begitu antusias dan optimis sehingga efek baliknya malah tidak seperti yang saya harapkan, ada kontra disana. Saya berfikir salahnya ada dimana? jujur saya bukan tipe orang yang suka menyalahkan diri sendiri, akhirnya saya berkesimpulan pengalaman yang akan membuat persepsi sebagus apapun menjadi buruk. Saya ingat pernah menonton film God Must be Crazy,,,sebuah botol minuman ringan yang jatuh dari pesawat dan ditemukan oleh suku terasing di afrika dianggap kutukan dari dewa sehingga harus dibuang ke tepi langit.

Jadi kalau hari ini sebuah obyek apapun juga dipersepsikan tidak sama karena pengalaman yang berbeda, saya jadi mafhum. Sebuah jejak yang menuju kesuksesan memang tidak gampang, ditangan-tangan orang yang berani dan optimis, jejak itu terlihat jelas, namun ditangan orang yang skeptis, jejak itu terlihat samar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar