Rabu, 07 November 2012

akoe dan kamoe


kita telah berjalan untuk waktu yang tak ditentukan bukan
pernah mengalami kelokan dan liku yang tak saja menguras air mata
terlampau sering bercanda dengan kebahagiaan dan ternyata berlalu begitu saja
pernah kita tenggelam didalamnya dengan menggapai mimpi tersisa
bukannya engkau meratap, malah terbahak seraya berkata:
kamu terlampau lelah jalani hidup yang teramat indah
saya terhenyak lantas bertanya dengan kata kenapa?
kemarin di puncak tawa, hari ini nadir yang menyapa
bukankah itu indah,
kamu tau saya terdiam tak mengerti

bukankah pernah berkata, kita terlampau cepat berjalan melintasi jaman
sehingga tak sempat melihat ke dalam
ahh,,bukankah engkau berucap karena selalu saja tertinggal di padang
tempat kita pernah berjanji ditengah hari bersama sembahyang
selalu saja engkau tercecer di belakang lantas saat matahari mulai turun
engkau tersungut menghitam dan pelan menjadi gelap dan,,,hilang
saat bintang datang dirimu bertanya: kemana engkau tadi
mulai saya harus merunut satu-satu dengan rinci agar dirimu diam

jadi,,,
siapa dirimu tadi (saya terkaget-kaget)
mestinya saya bertanya siapa engkau
dan mulailah berdebat tentang siapa saya dan kamu
ketika lelah,,,tiba-tiba kita tertawa
bukankah tak penting siapa saya siapa kamu
kita hanyalah setitik debu dalam kosmos pengembaraan waktu
menanti untuk kembali
menuju sang maha sunyi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar