Minggu, 17 Maret 2013

waktu dan udara bicara

waktu:
berapa yang kau pinjam akan di kembalikan
sejak matahari terbit sampai tenggelam
sejak engkau lahir hingga menjemput kematian
berhitunglah seberapa sanggup waktuku bisa di kembalikan
niscaya tak sedetik pun bisa
karena aku tak berjalan kebelakang hanya ke depan

udara:
seberapa sanggup engkau bisa
saat aku menemuimu dalam makna
merasuk dari darah sampai nadi
hingga merasuk dalam DNA
ada disanakah engkau menemuiku?
niscaya engkau selalu terlelap untuk melupa

Jadi seberapa mampu untuk mengembalikannya
atas semua yang kami punya
tak sedetikpun engkau sempatkan untuk me-rela
sedang ikhlas cinta kami tak terkira
yang harus engkau lakukan
mengembalikan semua hutang cinta
dengan menemuiNya dalam kemesraan tak terkira
(aku hanya tergagap, entah kenapa betapa diri ini begitu kecil dihadan mahluk Tuhan yang bernama waktu dan udara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar