Sebagian dari kita sepanjang umur, dihabiskan utk mencari makna hidup itu apa, sedari kecil kita diajarkan bila sukses hidup adalah pencapaian tertentu dari sisi materi dan pangkat sehingga sejak kecil hidup kita telah diatur untuk sekolah dimana, bergaul dengan siapa. Institusi bernama sekolah tak pelak dipahami satu2nya jalan buat mencapai kesuksesan.
Namun sebagaimana hidup juga bertutur, ketika akhirnya pencapaian itu diperoleh, kita malah capai sendiri, dan mulai mencari apa sebenarnya makna hidup ini. Kembali kita menengok ke belakang ketika ketulusan masih ada di sekolah bersama teman begitu nikmat, sehingga yang namanya reuni menjadi hal yang dinantikan karena menemukan jejak akar rumput kita .
Sepanjang hidup ini kita mencari pecapaian yang bermakna ke luar, outer journey bukan inner journey, selama itu pula kita menghabiskan waktu dengan pertanyaan yang sama, apa makna hidup ini.
Saat tubuh mulai merenta, fisik tidak sekuat dulu lagi, diakhir perjalanan di dunia, ketika genta bernama kematian tiba, akhirnya sadar apa yang dilakukan sepanjang hidup mengejar ini itu hanya berakhir sia2, dan Tuhan menghukum kita bukan dengan apa2 namun dengn sebuah kata : "terlambat".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar