Selasa, 09 Juni 2026

asa di penggalan doa

Sudah usia paruh abad dan ente gundah dengan pencapaian hidup yg ini ini saja dan mulai bertanya kenapa nasib mu kok ngenes. Padahal doa dan pinta sudah kau sampaikan dengan rinci pada Nya,  dan hasilnya nihil. Dan kamu sering melamun apakah ini buah karma yang kau lakukan dulu, sekarang waktunya...
kok ngenes beneran 😁😁😁.

Dan kamu membuat komparasi bukankah rejeki sudah dijamin Tuhan,  apa ada yang salah dengan pengejaran mu. Bandingkan dengan si fulan hidupnya tidak lurus lurus amat,  sudah sukses, rumahnya ada dua, satu buatnya satu buat istri muda,  mobilnya tiga, anak nya,  istrinya masing2 satu.

Sedangkan dirimu,  motor dan rumah aja belum lunas ehh... tetanggamu sudah berkali kali umroh,  kamu kadang tersindir saat ditanya kapan berangkat. Bahkan untuk keinginan mu itu kamu sudah pernah mandi kembang di laut pas bulan purnama jam 12 malam,  hasilnya? esoknya punggungmu penuh dengan bekas kerokan.... 😁

Apa yg salah dengan hidup,  kamu bertanya2. Kopimu hampir habis gundahmu makin menjadi . Mulai rasakan betapa malang hidupmu,  andai waktu bisa diputar ke masa lalu,  andai kamu kawin dengan si anu anak tunggal,  kaya namun kamu tolak  karena bukan tipemu,  wajahnya chubby gusinya merah,  pantatnya item (pernah kamu intip).

Dan kamu makin tenggelam dalam pikiranmu,  kamu hidup disana,  egomu makin meronta atas ketidak nyamanan ini. Dan kamu tiba2 berfikir tentang mati,  ketakutan membayangkannya. Dan jantungmu berdebar-debar saat pagi tiba2 pengeras suara mushalla memberi informasi ada tetanggamu meninggal. Kamu ketakutan dan menangis seperti anak kecil. Kamu sudah amalkan semua wiridan nganti edan hasilnya ketakutanmu makin menjadi........ nasib-nasib..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar