Minggu, 28 Juni 2026

joko tanpa i

Joko,,,saya teramat bangga dengan nama ini, nama keren  yang sudah kadaluarsa πŸ˜‚ ditengah lautan nama modern. Saya yakin sudah teramat jarang orang tua modern menamakan anaknya joko,  sudah out of date,,,, πŸ˜€.Kata simbah nama adalah doa,  joko dalam bahasa Jawa berarti pemuda, sampai usia berapapun  mungkin jiwa dan semangatnya harus tetep gress seperti pemuda, mungkin itu.  

Buat saya itu maskulin dan macho, gimana enggak dalam kultur jawa, nama lelaki pasti berakhir dengan huruf "O", joko, yanto, dono, parto, sedang nama perempuan berakhir huruf "i", misal sri, , eni, yati, tati. Dulu malah perempuan punya nama khas dibelakangnya "em", painem,  paijem, tuminem.

Yang aneh nama manusia modern sekarang, nama lelaki huruf terakhirnya "i" misal bobbi, danni, harri. Ada yg lebih aneh lagi, biar keren nama jawa diganti huruf akhirnya "i" misal dono jadi doni, tono jadi toni, surono dipanggil roni, apa kalau yanto harus jadi yanti,  parto harus jadi parti, narto jadi narti, joko jadi joki? dimana kerennya,,, 😁😁
#happy_weekend

Tidak ada komentar:

Posting Komentar