Sabtu, 05 September 2026

Renungan hari ini


Kelak..

Kelak,,, semua data pribadi kita akan masuk dalam chips semikonduktor yang di implant di bagian tubuh kita di lokasi dimana tidak mungkin hilang (yang pas di kepala)  jadi tidak akan dibutuhkan KTP,  SIM, KK,  Paspor dsb.  Bahkan jumlah rekeningmu cukup disimpan di dalamnya.  

Jadi kalau ente naik pesawat tidak perlu tunjukkan identitas dan tiketmu , cukup ndasmu di tag,,, (mirip ngukur suhu tubuh pakai thermo gun) tuiitt tuiiit… akan keluar angka mirip barcode dan identitas kamu.

Jadi entitas dirimu dengan kemajuan teknologi adalah urutan angka. Apakah saat itu kamu merasa jadi manusia? Kamu hanyalah angka biner belaka,  tidak lebih dari itu…
😁😁😁





Pencarian keluar

Pencarian keluar memang indah, mahal dan dibatasi panca indera, pencarian ke dalam lebih indah, tidak memerlukan apapun kecuali ikhlas
#happyweekend

Jumat, 04 September 2026

Sudah kebiasaan

"Wis dalane dadi pelarian
Dinggo sliramu sing lagi butuh hiburan
Aku sing sayang, Aku sing berjuang
Bagianmu kaya biasane, bagian sing nglarani Aku wae"
- lirik klebus; guyon waton

Arti terjemahan lirik diatas sbb :
"sudah biasa jadi pelarian
buat dirimu yang lagi butuh hiburan
aku yang sayang aku yang berjuang
bagian mu seperti biasa, bagian yang menyakiti aku saja"

Jangan2 cara berketuhanan kita memang seperti itu....
sering ada buat hiburan semata dan dibutuhkan kalau lagi sedih tanpa sadar kita sering menyakiti Nya 🤓

Jebakan nulis...

Mungkin banyak yang gak tahu, semua status yang berisi kata2 motivasi, anjuran mengajak menuju kebaikan, memiliki kesadaran spiritual dll adalah ujian/jebakan buat yang nulis. 

Status itu oleh semesta akan diuji pada yang bersangkutan. Kalau lolos akan dapat berkah yang kuar biasa , klo gagal akan alami "kutukan" dari yang ditulis, semesta bilang jarkoni, iso ujar gak iso ngelakoni.... sudah punya keberanian nulis status begituan?

Bagaimana dengan ane?  jangan nanya,  semesta langsung menguji begitu posting tulisan adi blog ini. 
😁😁😁

YMM. Guruji Gede Prama talks

- Begitu Anda lebur dalam ketidaktahuan, Anda tidak lagi tertarik mengetahui apa pun. Jiwa kemudian tersenyum dalam kesempurnaan

- Tidak semua yg dilihat mata mesti diungkapkan dengan kata-kata. Mata dipengaruhi otak. Dan otak tidak mencerminkan realita, tapi mencipta realita sebagaimana ia dilatih

Gede Prama's Compassion

Warisan terindah Steve Jobs...

Pendiri sekaligus pemilik perusahaan besar Apple Steve Jobs, beberapa saat sebelum wafat di usia 56 tahun meninggalkan sejumlah pesan indah.

Kesehatan memang bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan segalanya jadi percuma. Maksudnya, Steve Jobs punya hampir segalanya dalam artian kekayaan material.

Tapi di depan rasa sakit dan penyakit, semua kekayaan material itu tidak berguna sama sekali. Karena demikian keadaannya, Steve Jobs punya nasehat lain.

Jika Anda mengendarai kendaraan seharga di bawah 100 juta, atau seharga di atas 3 miliard, ingat Anda akan sampai di tempat yg sama.

Bila Anda mengenakan jam tangan seharga di bawah sejuta, atau seharga di atas 1 miliard, keduanya menunjukkan waktu yg sama.

Makna yg mau disampaikan, bagi orang yg sudah pernah kaya raya, kesederhanaan lebih menyembuhkan dibandingkan kerumitan kekayaan.

Photo courtesy: Fb account of Awesome quotes & Notes
Shambala meditation center: belkedamaian.org, bellofpeace.org
#bali #love #peace #meditation #healing #Wounds #healingjourney #WoundCare #IDWP