Jumat, 13 Februari 2026

palentin

Kenapa palentin identik dengan coklat,  mbok sekali kali ganti dengan lokal wisdom semisal tahu gejrot atau seblak. Jadi nanti saat merayu istri atau pacar :
" adindaku sayang wajahmu tak bisa menyingkir dari benak karena mirip tahu gejrot dan cintaku padamu ada di level  9 seblaknya kang asep... "
Jadinya kan lebih membumi 😁😁.

ngegombal.com

Kalau kecantikan mu raga, niscaya aku terpesona, tapi entah kelak, namun jika cantikmu jiwa, aku meminta maukah menemaniku hingga kelak menghabiskan usia,,,,,
(hoyaa-hokyaa😜😜😜)

jika tiada di hati

Jikalau tiada di hati siapa tahu ada di nadi, bolehkah kuperiksa sekali saja degup dan denyut yg kau punya
#fatwa rindu

budaya valentin

Valentin itu bukan budaya kita. 
Budaya kita itu : kalau ngutang suka pura2 lupa,  dan kalau ditagih yang ngutang bisa lebih galak dari yang nagih... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

status jumat pagi


Dalam setiap perjalanan hidup, kadang kita menemui potongan teka teki yg tak mudah untuk dipahami. Begitu sulit hingga tak segan menguras air mata kita, namun seiring waktu kita sadar kalau itu semua hanyalah langkah untuk menjadikan diri ini menjadi lebih dewasa dan bijak, lebih anggun dimataNya. Itulah hidup, itulah potongan frame yg dibingkai jadi sebuah kolase yang didalamnya ada nuansa muram-gembira dan kelak kita akan memandangnya sebagai satu kesatuan yg utuh dan indah.

Kamis, 12 Februari 2026

ngemeng

Jika dua buah partikel (penyusun atom)  dipisahkan ribuan tahun cahaya ternyata masih terkoneksi satu sama lain,  misal partikel satu nya itu "geleng2" partikel yang lain juga secara bersamaan melakukan hal yang sama. 
Fenomena ini ada dalam fisika kuantum dikenal sebagai EPR (enstein-podolsky-rosen) Paradox. 

- itulah sebabnya kenapa manusia tercatat kesalahan/kebaikan nya semasa hidup dengan lengkap tanpa ditambah atau dikurangi, karena otomatis disimpan, ayo masih mau nackal udah setua ini.... πŸ˜πŸ™„
#ngemeng2

ngemeng2

Dalam fisika kuantum semua yang bernama materi termasuk raga manusia tersusun dari atom,  dan atom tersusun dari proton, neutron dan elektron.  Penyusun proton dan neutron adalah quark, sisanya ruang hampa, kosong tapi berisi energi. Jadi manusia yang "meniada" atau moksa bukan mati tapi sebuah kesadaran kalau dirinya hanya susunan atom dan ruang kosong,  bagian dari energi alam semesta, bagian dari fayakun Nya. Jadi ente bisa ngebayangkan jadi ombak, hujan, angin,  atau angin karena penyusunnya sama yaitu atom. 
#ngemeng2