Sabtu, 12 September 2026

Lagi random


Ke-u-tuhan

Dunia yang kita tempati memang 3D, tapi pikiran kita 2D atau dualitas.
Kita mengalami kehilangan untuk tahu makna sesungguhnya memiliki. Perpisahan untuk mengerti apa arti rindu dan pertemuan. Kesedihan untuk tahu makna kebahagiaan. Kesakitan untuk menghargai nikmatnya sehat. Mengalami gelapnya malam buat menghargai arti benderang.

Pak Gede pernah bilang setiap kebahagiaan yang datang dari pintu depan, kesedihan sudah menunggu di pintu belakang. Artinya bahagia-sedih, cinta-benci dsb menempati di rumah yang sama. Tak bisa dihindari misal pengen senangnya saja. 

Selanjutnya beliau bilang jika bisa melampaui dualitas,  memeluk kesedihan seperti memeluk senang dengan kemesraan yang sama . Maka hidup anda menjadi utuh.

 Bekal hidup ke-u-tuhan inilah membuat kita tidak gampang terombang ambing keadaan karena dibalik semua dualitas yang dialami tersirat jejak2 Cinta Nya bagi mereka yang peka 😊.

Bayangkan saat sedih itu adalah pendaran Cinta Nya untuk membuatmu kuat,  saat kehilangan itu adalah cermin Cinta Nya untuk mengajakmu tak kehilangan arah.

Ketika kau sampai disana tak ada yang bisa dikatakan kecuali : "terimakasih Tuhan semua telah sempurna adanya"




Doa yang teraniaya

Setiap saat, mulai siang hingga petang, berlanjut sampai malam, dini hari terbangun untuk berdoa dan pinta, agar kita diberi kuasa dan kaya

Setiap saat,  pikiran kita,  mulai dari kesibukan di kantor kantor hingga nyelempit di gang2 sempit,  pikiran kita bagaimana bisa kuasa dan kaya

Setiap saat,  di meja makan restoran,  di meja kerja,  hingga di balik meja2 negoisasi  yang terang2an, bahkan yang gelap tersembunyi yang diminta kuasa dan kaya

Tuhan kita suruh memenuhi kebutuhan syahwat  di tiap rintihan doa seolah kita yang terakhir paling miskin di dunia

Saat semua berjaya,  doa terkabulkan,  kita tertawa dan menjadi lupa,  mirip pengemis cinta,  habis manis sepah dibuang,  kata2 dari mulutmu manis di depan Tuhan

Tuhan masih saja berpuasa, bersabar dengan pengkhianatan dan kemunafikan seolah berkata : tunggu ketika ajalmu tiba

Dan benar,  ketika usia merenta,  tubuh tak mau dicekoki dengan kesenangan sementara,  menghilang dari diskotik dan sering ke apotik, kita diingatkan tenggat waktu segera tiba

Tiba2 perilaku kita menjadi beda,  kemana2 berbaju koko dan baju gamis,  bersurban dan berkerudung sebagai tanda kita sudah hijrah,,, katanya. Doa kita mohon ampun  atas setiap alpa,  ditunjukkan dengan haji sudah lebih lima kali,  umrah tak terhitung lagi

Setiap ucap selalu menasehati seolah kita merasa telah suci. Dan berteriak paling kencang saat agama dan kitab nya dibuat caci maki. Ohhh,, Tuhan,,,, saat Engkau kelak memanggilku,  hanya surga yang ku harap dari Mu (doa itu selalu diucap dimalam sunyi tanpa henti) 

Doa adalah mahluk,  doa hanya cara dan perantara,  menghubungkan mahluk dengan khaliq Nya. 
Apa daya doa hanya obyek yang teraniaya,  saat tubuh segar bugar,  meminta dunia.  Ketika renta tiba, meminta surga

Maka doa pun melesat sendiri ke atas langit,  protes kepada Tuhan atas kemunafikan manusia,  semua doa dipenjuru bumi melesat ke langit mirip dengung lebah mengguncang malaikat dan tetiba sunyi.

Doa kebingungan atas apa yang terjadi,  hingga jibril mendekati berbisik : manusia adalah ciptaan kesiangan Nya,  biarlah yaumil hisab yang menentukannya.

Doa pun menangis,  memohon ampunan atas kenaifan manusia dan segera melesat kembali ke bumi tanpa sepatah kata. Jibril tersenyum memandanginya dari jauh, tanpa tahu sang doa bergumam: biarlah aku sendiri yang meminta ampunan di setiap kata dan pinta dari manusia



Renungan hari ini




Kamis, 10 September 2026

Ketika...

"Ketika kata-kata tak semakin menyejukkan dan malah memenjara, kembalilah ke jalan sunyi , tempat ibu kesadaran abadi".

Ruh

"Ruh dari sebuah ilmu adalah ahlaq
Ruh dari sebuah ahlaq adalah iman
Ruh dari iman adalah cinta".

Lelaki nangis

wanita menangis itu biasa, mungkin karena lagi sedih atau sedang bahagia, nahh,,kalau lelaki menangis itu yg luar biasa, tau sebabnya? menurut survey menunjukkan ada dua hal lelaki menangis pertama saat ditanya oleh wanita: kapan kita menikah?
kedua saat telunjuk si wanita nyolot/nyulek mata si pria,  karena gak bisa jawab pertanyaan pertama.... 
😁😁😁