Selamat datang di jamaah al-insomniyah, bukan kafein jadi teman karib, atau malam yg jd penanda waktu telah bergerak ke pagi, hanya semacam temu kangen ketika mata dan tubuh telah lelah dan penat namun pikiran menari2, lantas berbisik :
"kesalahan terbesar dirimu justru ketika kamu tersadar bahwa kamu ada"
Bagaimana mungkin kamu merasa ada sedang tiada telah jd karibmu sejak lama, dan terlalu sering menasihatimu. Seiring waktu merasa kamu miliki padahal sebaliknya, kamu dimiliki waktu.
Jadi kalau kamu merasa ada, itu bukan diri sejatimu, kamu hanya sedang diperankan hingga batas waktu broken wing, apapun namamu itu hanya peranmu saat ini. Esok siapa tahu kamu jadi angin, lusa jadi awan, lantas kembali jadi angin bau bernama kentut.
Semua daya dukungmu mulai harta, akomodasi, wardrobe, dan pernak pernik lainnya, hanya bagian dari skenario yang harus kamu mainkan dengan kesungguhan"
Lantas jika itu bukan diriku, siapa sebenarnya aku?
Kalau kamu menginginkan jawaban, cobalah melihat di kegelapan malam.
Uhmmm aku tak melihat apapun kecuali hitam pekat.
Hitam pekat hanyalah bayangan, cobalah kamu melihatnya dengan rasa dirimu jadi bagiannya.
Aku merasakan energi seperti gelombang menerpaku dengan lembut, bergerak menuju arah yang tak kumengerti, namun rasanya tentram, kegelapan yg tadi kulihat, ternyata hanya bayangan , ia menari2 mengajakku bercanda seolah memintaku melihat kerlip Bintang, dan,,,,semuanya perlahan mengabur, hingga yang tersisa hanya air mata,,,,
Tiba2 ada suara pesan masuk,,,klunting,,,, kaget aku keprucut langsung misuh jancuuuk siaapa malam2 wa aku,,, ternyata broedin, ngucapin selamat tahun baru muharam dan diakhir statusnya dia bilang : NB tumben2 ente akrab sama jamaah insomniyah.
Lohhh,,, kok tahu,,, batinku, disusul mas bro kalu misuh jangan kerad2 kedengeran sampe rimah,,,
wkwkwk. Asem,,, ko weruh ae arek iku, nek aku misuh.