Rabu, 19 Agustus 2026

Renungan hari ini

Fokuslah untuk mengembangkan diri, bukan membuktikan diri.



Tengkulak


Tiba2 di W.A Broedin : mas bro kata Saripah ente sekarang jadi "tengkulak"yaa. 
"haah...sejak kapan dien?,  ane gak pernah kerja macam gitu"
Kata Saripah baru-baru aja, kata broedin sambil kasih emoticon πŸ˜‚.
"maksute piye dien,  perasaan aku suwe gak ketemu bojo mu"
Tengkulak kata saripah, sudah ganteng akut bijak pulak,  Brodien cengengesan
"Ahhh Saripah fitnah dien, kalo ane dari dulu sudah jadi tengkulak,  salam dien sama saripah : salam sepeda"
Opo iku mas bro? 
"Senyum penuh damai...✌😁😁😁"
Broedien ngakak di banterno... 

#sempag_arab
#semangat pagi ayo rabu

Kembali pulang

Sebanyak umur ente di dunia,  senackal ente di hidupmu,  serakus2nya ente,  hidup ini adalah perjalanan kembali pulang.
Ketika nafas terakhir ente sampai, pasti akan di tanya ngapain aja disono. Ente takut? Yaaa wajar,  sebab yg baik dibalas baik,  yg tidak baik di balas tidak baik. Makanya jangan nackal...😁😁😁

Dinasehati Gurpan

Dinasehati sama Gurpan :
"Broken wing....tak peseni ente saat dimanapun : Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberikan manfaat kepada manusia lainnya"

Parikan sek lurs

Suling kendang kempul ditali,
gawe tanggapan mengko bengi, 

nek ndelok kuning kampul2 neng kali, tondone arep entuk rejeki
....😁😁😁


Renungan hari ini

Tulisan Bagus ane copas dr fb



Pintar2 bohong

Tahu orang yang saya "kagumi" itu siapa? Seorang yang pintar tapi pembohong 
Butuh mental kuat bahkan teramat kuat untuk hidup dalam dunia seperti itu.  Pintar itu anugerah namun pembohong itu musibah.  Bagaimana mungkin bisa hidup berdampingan di dunia berbeda kalau bukan orang yang bermental baja. 

Sepanjang perjalanan hidup terlalu sering saya menyaksikannya.  Entah kenapa Tuhan menyisakan orang2 seperti ini untuk dihadirkan sebagai contoh, apakah untuk cermin atau untuk pengingat. Jika Dia sebenarnya dekat dengan kita, agar selalu meminta dalam doa untuk ditunjukkan kebenaran/jalan yang lurus. 

Lantas akan berakhir dimana orang2 seperti ini kelak ? Entahlah mereka mungkin menemui takdirnya sendiri,  seperti Firaun, Abu Lahab. 

Apakah anda seperti orang yang bercirikan seperti diatas,  menggunakan kepintaran bukan untuk membantu sesama, namun malah sebaliknya? Salam takzim saya dari sang pendosa,  waktu kelak tidak meminta apa2 kecuali saat tiba di tenggat terdengar bisikan di telingamu : 
"yā ayyatuhan-nafsul-muṭma`innah irji'ī ilā rabbiki rāḍiyatam marḍiyyah"
(Hai jiwa yang tenang Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.)

Saat itu kamu berada di puncak ironi paling luar biasa, menangislah dalam sesal berkepanjangan, namun,,,, terlambat