Terus ini arahnya kemana broken wing? Hehehe...ane hanya mau bilang sejauh2 main dan pengembaraanmu plus perasaanmu yang menyertai, ente aslinya tak pernah kemana mana. Yang bergerak itu badan dan pikiranmu dan dirimu sejati gak kemana mana.
Buktinya saat dirimu kembali dari mainmu ada rasa nyesek semacam mirip perpisahan yang prematur. Ente lantas bilang dalam hati kelak akan kembali. Apa yang kau bawa adalah potongan peristiwa yang disebut kenang dan ngendon di memori otak. Hanya itu tak lebih, namun dalam hati tak memuaskan mu.
Gini bro...tiap orang kelak akan sampai pada situasi males main kesana kemari. Ente hanya pengen netap di situasi hidup tenang. Entah dulu main beneran atau main main dengan kehidupan, Itu tandanya jiwa sudah ngasih sinyal kalau jam pasir mu sudah terbatas jatuhnya. Saat kenang bisa hilang, memori bisa kabur ternyata "dirimu" tak kemana2 hanya diam menunggu kau sapa.
Ente mulai bingung,, ini yang di dalam siapa dan yang nampak di cermin itu siapa. Saat dirimu yang didalam malah menyapa, ente mulai merenung di malam2 gelisahmu. Karena dirimu yang di dalam bilang : sejauh2 kau pergi, yang berangkat hanya pikiranmu dan egomu.
Ente mulai bertanya apa yang dicari dari hidup ini selain dirimu yang sejati. Dan kau menemukannya dalam sanubarimu paling dalam. Ente jadi gelisah karena apa yang dicari diluar ternyata ada didalam. Ini tanda awal kesadaran mu muncul.
(dah... ini dulu, nanti diteruskan lagi, ane udah penat bro... moga ente paham. Kalau gak paham ya gapapa bebas kok kan gak wajib ngerti)