Jumat, 25 September 2026

Cerita boyen

Saat boyen masih bayi,  ia tega dibuang oleh tuannya.  Ditemukan dipinggir jalan malam malam nangis kelaparan maka ane adopsi jadi anak angkat.  Ane namai boyen dari kata boy dan oyen.  

Kecilnya lucu banget, tiap nyonyah keluar mau beli sesuatu di warung pasti ngikut,  kebiasaan yang terus dilakukan sampe sekarang. 

Cuman satu hal kekurangannya : malasnya minta ampun,  senengnya gegoleran dan tidur sepanjang hari,  sehingga saat yang lain berangkat sekolah ehh... dia malah anteng di tempat.  Tapi kalau lapar semua dibangunin gak perduli tengah malam. 

Saat temennya sudah pada kuliah dia malah nongkrong di rumah sebelah (ada gebetannya)
Habis sarapan pagi bawaannya ngilang aja ntar sore pulang minta makan trus ngilang sampai malam. 

Makanya barusan ane nasehatin begini : boyen... masa ente akan begini terus. Lihat temen2mu yang baru kelar kuliah udah pada kerja.  Kamu tahu si Ardi,  sekarang kerja di bank yang lain jadi ASN di kecamatan. Bahkan temenmu gelut dulu, sekarang jadi perangkat desa... 

Boyen ane nasihatin gitu malah cuek jilatin kakinya trus gosok2in badannya ke kaki ane seolah hidup adalah miaauww... gitu katanya.  Ane hanya bisa menghela nafas prihatin sekaligus gemes. 




Sunyi

Sunyi menantimu di dalam
ketika gejolak hatimu menyimpan gelisah, sapalah ia dan bertemulah disana sebentar saja tak lebih,
semoga ia akan sembunyikan galau mu.

Tentang manten

Cerita manten
Manten dulu : malam pertama
Manten sekarang : unboxing

Mbok pikir terima paket.... 😂😂

Plinplan

"Katakan "tidak" pada not, katakan "ya" pada yes, jika kamu bilang yes pada tidak, atau not pada yes, berhentilah untuk plinplan* sebab ke tidak-anmu pada ya , akan mengakibatkan not berpaling pada ke yes-an kamu.

* plinplan adalah ketika kamu mengeluh 'tidak' sekaligus juga mengi-ya-kan. Dalam bahasa inggrisnya; ohhh no… oh yess…😁😁😁

Coba

Cobalah berusaha diam, 5 menit saja, kau akan menyaksikan pikiran mu berseliweran , ego mu meronta cari perhatian, cuekin dan tiba2 setelahnya mereka hilang, dan kau tiba pada kekosongan,  keheningan,   pikiran mu tak berfikir apapun,  egomu terdiam menunduk menunggu perintah sang tuan,  tak ada masa lalu dan masa depan,  yang ada saat ini.

Egjo itu

Ego itu banyak muncul pada orang pintar, orang alim, orang berkuasa, orang kaya, jarang nampak pada orang bodoh gak Bejo, gampang masuk angin pula....😁😁😁
#menolak_angin
#bukan_endorse