Jari Pena
bertahun tahun kuketuk pintu Mu lama tak terbuka setelah terbuka baru sadar ternyata aku mengetuknya dari dalam #rumi
Rabu, 14 Oktober 2026
Suatu waktu di kota itu
Malam mulai merenggut dingin di kota ini, perlahan hiruk pikuk mulai menggema mirip suara lebah.
Disudut sudut tempat, sepasang muda mudi berbisik tak jelas seolah cinta tak boleh dimiliki selain mereka, aroma gabungan cumbu rayu yang kelak berakhir di sudut kelopak air mata.
Cahaya lampu yang terang tak mampu meredupkan hasrat yang menggelora. Di sudut lain gelak tawa menjerat dengan keasyikkan malam tinggalkan sendu walau sementara.
Hidup yang menantang hasrat sampai batas,dimana berakhirnya jika ini sebuah permainan yang memperdaya.
Malam itu terus berlanjut seolah tiada batas, diantara kepulan asap rokok yang menggantung seperti gamang, seolah esok hanya titian nisbi dengan corak yang perlahan berubah dari hitam menjadi kelam.
Dimanakah ini? Ohhh yaa saya lupa bertanya bill yang harus dibayar berapa,,,,?😀
Kopi-ngopi
Tidak penting apapun bentuk wadah tempat ngopimu, yang penting ada kopinya.
Bukankah kita sering terpesona dengan wadah bukan isi, kita sering terjebak dengan bentuk lahir/wadag.
Ngopi adalah sebentuk tafalur, ngopi-ngolah pikiran, aktifitas yang sering dilakukan tanpa harus kelihatan.
Kopi : dikokop(diseruput) wayah sepi, jika dilakukan dengan sadar, katanya itu sebuah meditasi 😁
Selasa, 13 Oktober 2026
Aku senja
Aku senja
Saat ufuk memerah tersaput mendung jelaga
Saat burung pulang menemui takdirnya
Saat menemui lelah menyergap namun tetap terjaga
Itu mirip tarian ritmik roda berputar ditengah suara adzan memanggil mahluk Nya
Seolah berkata : mari kita pulang sayang dengan rela...
Aku senja
Hitam pekat yang merindui lantunan doa,
bagai syair suci menelisik dada
hingga sang makna menebar keanggunan di separuh awal. Dan saat malam tiba bernyanyi membisik kisah lama yang berakhir dalam bahagia
sapanya : aku tak meminta apa apa selain cinta...
Belajar pada pohon
Saya menikmati betul pertumbuhan seseorang terutama dari segi jiwa.
Ada yang masih muda namun sudah mature banget, saya ibaratkan kecil2 sudah berbuah dan rindang.
Ada juga usia sudah merambat namun masih bertumbuh,masih mencari keinginan yang tiada batas, saya ibaratkan mirip pohon bonsai.
Ada juga yang seiring usia, pertumbuhannya berganti dengan buah yang rindang, saya ibaratkan mirip pohon mangga 😀😀
Ini meredam keinginan saya untuk marah jika menemui kategori bonsai, terpasung dengan keinginan dan ketamakan. Jadi kalau hak anda misal saat di jalan diserobot orang,anggap dia sedang bertumbuh.
Dan jika menemui orang yang "ngeyelnya" gak ketulungan, anggap anda sedang melihat bonsai, dan anda diberi ketrampilan memotong,memangkas agar bonsai terlihat indah dan mahal,,,😀😀
Langganan:
Postingan (Atom)





