Rabu, 25 Februari 2026

hujan di kota ini

Hujan ini begitu elok menurunkan rinainya,  hawa yang dingin,  langit kelabu dan pasi,  mendung yang melarutkan bulirnya hingga menembus tanah dan hilang entah kemana. 

Hujan ini begitu eksotika hingga cahaya langit  memudar seperti kehilangan gairah,  tapi tetap terasa syahdu seolah membawa pesan : perjalanan hidup,  mirip kumpulan rindu yang membentang membentuk pelangi.
Bukankah itu sebentuk Cinta Nya?

Selasa, 24 Februari 2026

king bejo dan kang bejo

Sebutannya King Bejo,  seorang juragan tanah merangkap pengusaha properti yang sukses di kotanya.  Nama bejo dalam bahasa Jawa berarti beruntung, sebutan king karena propertinya ada dimana mana. 
Rumah mewahnya berlantai dua di sebuah perumahan elit,  salah satu properti miliknya . Ada di posisi strategis di pojok menghadap lapangan golf, pohon hijau merindang dan didekatnya ada danau buatan. 

Pagi tiap bangun tidur akan terlihat pemandangan itu dari kamarnya. King bejo menikmati view itu sambil menyeruput segelas kopi luwak dan sepotong cruisan dari balkon kamarnya sambil memeriksa portofolionya. King Bejo merasa bahagia, hatinya damai, definisi sukses yang dicapai berkat kerja keras. 

Puluhan kilometer dari tempat itu,  di sebuah desa terpencil,  kang bejo juga tengah menyeruput kopi nasgithel buatan sang istri yang merangkap barkochet (barista kopi sachet) beserta sepiring pisang goreng hasil kebun. 
 Didepannya terbentang jalan desa, sawah menghijau dengan latar belakang air terjun dari bukit. Hatinya penuh syukur dan damai,  kebahagiaannya muncul dengan melihat anugerah itu. 

Keduanya bahagia, yang satu dibangun dengan kerja keras dan biaya mahal,  satunya gratis pemberian tuhan. Ternyata kebahagiaan bisa diperoleh dua jalan,  dengan meraih sukses dan memperoleh materi.  Satunya dengan mensyukuri apa adanya.  Keduanya sah sah saja,  sebab saat keduanya "kembali" nanti,  masing2 akan melaporkan tugasnya di dunia dengan membawa SPJ - nya sendiri2 bukan. 

sore menengok langit

Kita pernah berjalan suatu ketika berdua menyusuri hujan dengan sebuah penggal lagu yang lupa dari ingatan, namun tetesnya begitu mengena dan tersirat untuk janji bersama membesarkan anak kita dengan kidung dan puisi.

Bahkan tergelak saat tahu "senyuman Tuhan" membuat kita ketagihan dengan kenaifan2 kecil membaca langit sore seperti melihat gumpalan eskrim dan saat malam tiba melihat bintang, kita menatapnya tanpa henti seolah bertanya kenapa kedipannya begitu mempesona. 

Dan kita tanpa sadar menangis saat daun luruh karena angin, begitu eksotikanya. Lantas tertawa kenapa begitu naif menangisinya toh kelak dia kembali menjadi tunas. Dan saking asiknya jadi tak perduli dengan apa yang kita peroleh, acuh dengan pencapaian yang terasa nisbi dibanding dengan sejuknya angin berbisik seolah bilang : " kalau dari awal sebenarnya kita tak punya apa-apa, kenapa harus menyesali kehilangan kecil di dunia yang memang kita tak pernah memilikinya "
#soremenengoklangit

sore menengok langit 2

" kalau dari awal sebenarnya kita tak punya apa-apa, kenapa harus menyesali kehilangan kecil di dunia yang memang kita tak pernah memilikinya "
#soremenengoklangit

Sabtu, 21 Februari 2026

satu hari

Dalam Qur'an surat al-hajj :47 ditulis bahwa satu hari di sisi Tuhanmu sama dengan seribu tahun di dunia.  Artinya satu jam di akhirat setara 41,6 tahun di dunia.  Jika harapan hidup manusia adalah usia 60 - 70 tahun setara di akhirat 1,44 - 1,68 jam atau 86-100 menit. Cukup singkat buat menyadari kalau diri ini hanya serpihan debu semesta. 

Jadi yang hari ini lagi menangis lara karena hidup belum berpihak atau lagi tertawa bahagia , percayalah semua momen itu akan berlalu. Tidak ada yang abadi di dunia dikotomi ini.  Pak Gede Prama pernah bilang : setiap kebahagiaan yang datang dari  pintu depan , kesedihan telah menunggu di pintu belakang. 

Karena hidup di dunia ini bukanlah apa yang didapat tapi apa yang diperbuat . Kesedihan dan kebahagiaan mirip awan dan mendung yang datang silih berganti. Kita  adalah langit birunya. Kita hanya pengamat momen itu.

Mirip televisi yang menyiarkan drama kesedihan dan drama kebahagiaan . Drama itu bukan kita,  kita hanya alat proyeksi belaka,  kita adalah televisinya. Semua akan kembali ke asalnya,  semua kegaduhan hidup ini... 
ke ibu keheningan. 




Jumat, 20 Februari 2026

suara dari langit

Surat dari langit

Ketika lampah lakumu berhenti dipersimpangan, sesaat ragu dan tertunduk mengaburkan langkah. Bukankah hari tengah beranjak menuju malam saat gelap menuai ritmis dengan satu persatu langkah mencari cahaya. 

Yaa,,, cahaya,,,, ia hanya terhalang oleh hatimu,  gelap bukankah menegaskan keberadaannya.  Atau mungkin kau terlalu sibuk dengan remah-remah perjalananmu.  

Jadi jika dirimu sekarang bimbang dan berdoa hanya satu cara meminta cahaya,  sungguh ia telah hadir dalam hatimu. Ia akan selalu hadir dengan mengingat Ku,  walau terkadang kau menutupinya dengan angan sehingga silau membuatmu kehilangan langkah. 

Berhenti mengeluh sayaaang,,,, ini hanya sebuah perjalanan maya,  tak selamanya ada,  walau jika dirimu meyakini ini nyata,  sekali lagi tak apa asal kau menjalaninya dengan sempurna.  Waktumu tak lama sebelum kembali,  jangan gendong keluh dan derita, jangan gendong sesal, tatkala perjalanmu terasa mendaki.  Ini hanya maya bukan sebenarnya,  ini hanya main2 belaka,  namun jangan bermain2 disana. Ini hanya playground tempat kamu membuktikan cintamu pada Ku,  pada kekasih Ku Muhammad. 

Aku hanya meminta kesabaranmu sebelum sang waktu menghatarkanmu pada Ku,  jalani semua dengan Cinta,  bukan dengan harta,  jalani semua hanya demi Cinta bukan kuasa.  Sebab mereka juga mahluk tempat dirimu diuji. 

Jadi jika hari ini bimbang dan merasa Aku jauh.  Sungguh yang jauh hanya prasangkamu,  yang jauh hanya penghalang yang menutup antara dirimu dan Aku.  Kelak akan mengerti,  hidup bukan apa yang kau dapat,  namun apa yang kau perbuat. Walau seandainya kau tak berbuat apapun juga,  secuil niatmu sudah cukup bagi Ku,  pembuktian cintamu .

Kamis, 19 Februari 2026

sakit

Sakit
Karena sebuah keperluan bejo yang merantau ke amerika di sunat disana.  Semua berjalan baik sampai biusnya hilang.  Anunya bejo terasa panas dan sakit.  Dia memanggil perawat dan bilang kalau anunya sakit. Ehh... sama perawatnya dicuekin . "Suster... sakit sus... "Keluhnya. Sepanjang malam bejo merintih sakit,  dan perawatnya cuek. 

Usut punya usut keluhan bejo dianggap  pelecehan, sebab bejo bilang sakit oleh perawat terdengar SUCK IT.... dikira disuruh isep...  
😂😂😂