Sebuah ceret...
Sebuah ceret bisa diisi apapun, air teh, kopi, bahkan air putih sekalipun. Tugasnya hanya menyediakan ruang untuk diisi siapapun dengan apapun.
Ceret tak pernah klaim ia adalah ceret kopi, ceret teh atau apapun, ia juga tak pernah klaim berjasa menuangkan air, teh atau kopi pada gelas, pada cangkir atau apapun. Ia hanya berusaha konsisten agar apa yang dibawanya tak tumpah. Ia berusaha istiqomah menjadi ceret, ia juga tidak mungkin menuangkan segelas air pada gelas terus dituangkan lagi dalam ceret.
Jadi.. ceret adalah peran mu di kehidupan, air kopi teh adalah kehidupan mu, tugasmu adalah berusaha konsisten dengan peran mu.
Bukankah di kehidupan ini banyak yang merasa jadi ceret kopi, ceret teh.
Akhirnya dirimu terjebak dengan identitas, personalitas yang sebenarnya semu belaka. Lantas siapa dirimu sebenarnya? Dirimu adalah peranmu di kehidupan, entah menjadi ceret menjadi gelas, bahkan tak menjadi apa2. Dirimu berusaha menjalankan tugas diisi air kopi, air teh dengan konsisten.
Jadi jangan menyibukkan diri sendiri untuk mengidentifikasi personalitas dirimu karena dirimu itu gak ada, nothing.