Rabu, 12 Agustus 2026

Gak boleh jilbaban


"Maaak.... besok aku mulai pake jilbab ya"
"ga bolehhh,,," kata emaknya
" tapi temen2ku yang perempuan pake jilbab semua maak,,,, aku malu"
" pokoknya ga boleeeeeh" tegas emak
" tapi susi pengen maaaak,,,, " sambil terisak
" dibilangin ga boleh masih ngeyel,,,nama kamu itu Susilo dodooollll,,,,, dimana2 anak laki mana ada pake jilbab"
😁😁😁😁😁

Pak Gede talks...

"Semakin keras Anda memikirkan masa depan, semakin jauh kemungkinan Anda bisa berjumpa permata kedamaian. Terutama karena permata kedamaian tidak disembunyikan di masa depan, melainkan di saat ini (the present). Terinspirasi dari sini, berdoa itu baik, berusaha juga baik, tapi ingat selalu untuk terhubung dengan saat ini. Terutama dengan cara banyak tersenyum. Simpan di dalam hati, ia yang mendekap saat ini juga sedang melakukan persiapan terbaik menuju masa depan"
bellofpeace.org

Soul traveler



Pernahkah luangkan waktu barang kali 5 menit saja,untuk memperhatikan orang disekitar kita yang selama ini mungkin luput dari pandangan mata. Ada beberapa orang yang mungkin dari pekerjaan, maqom sosial, dipandangan diri ini ada di posisi bawah, amati seksama siapa tahu atau jangan-jangan kita akan menemukan sesuatu.

 Boleh jadi orang ini selalu adem ayem,tentrem damai dan bahagia diatas " kekurangan" materi dibanding kita. Siapa dia? hati-hati buat menghakimi mereka, karena jangan-jangan salah satu dari mereka adalah malaikat yang menyamar untuk menguji kita.

Orang-orang itu, ditampakkan disekitar kita dan ada, saya menyebutnya soul traveler, pejalan jiwa. Orang yang seperti ini telah berhenti "mencari". Kehidupan mereka mirip probiotik, mengolah sampah kehidupan menjadi hal yang mengagumkan. Sampah kehidupan yang dimaksud bisa jadi adalah kemiskinan, kemarahan, putus asa,dendam, pengkhianatan dan hal negatif lainnya.

Ditangan mereka kemarahan dirubah menjadi semangat, kemiskinan dirubah menjadi kesabaran, ditangan mereka pengkhianatan dirubah jadi maaf, dan dendam menjadi ketulusan.

Hidup buat mereka bukan sekedar aplikasi kata bijak, namun menjalani tanpa bicara, mirip pohon yang terus tumbuh ke atas dalam diam. Mereka menjaga dunia, bumi dengan caranya sendiri, menjadi matahari kecil buat lingkungannya tanpa kentara. 

Seorang soul traveler mendedikasikan seluruh hidupnya semata mata untuk kehidupan, untuk kebaikan tanpa pamrih apapun. Satu-satunya yang menjadi gantungan hidupnya adalah Dia, semata mata karena berharap cintaNya.

Jadi saat ketemu mereka jangan sungkan sungkem, belajar ilmu hikmat padanya, karena siapa tahu merekalah yang selama ini menjaga kita, coba tanya satu pertanyaan saja: gimana caranya menjadi kaya harta, kalau dia kesulitan menjawabnya, dia seorang soul traveler, malaikat yang menyamar, karena apapun bentuk materi, harta yang ada, dimata mereka hanya permainan belaka.



Selasa, 11 Agustus 2026

Catatan Broedin...

Menyederhanakan pikiran dan keinginan adalah tugas manusia yang telah sampai pada usia senja.
Jika belum, tanda2 kebingungan seperti cemas, kehilangan orientasi makna hidup, kehilangan orientasi sosial (dengan melabeli diri pada benda2 seperti mobil mewah, tas mahal, rumah , pangkat, jabatan, kekayaan dsb) akan melanda.


Itu adalah cara makro kosmos kehidupan memberi alarm kalau ada yang salah dalam perjalanan hidupmu.

Usia senja bukan berarti sudah tua, tetapi sudah saatnya sebagian waktu dalam kehidupanmu mulai menep alias mengendap,  mulai memasuki fase hening, tidak riuh bergerak dari keinginan yang satu menuju keinginan berikutnya.

Usia senja adalah ketika pertempuranmu bukanlah mengalahkan persaingan dengan orang lain namun mengalahkan  dirimu sendiri. 
#catatan_broedin





Aisyah

Disana...putri saya Fadhilah berganti nama menjadi Aisyah sehingga dua pengasuhnya yang saya panggil mas Ahmad dan mbak Ulfa memanggilnya mbak Ais. 

Akhirnya saya dan mamanya sepakat memanggilnya mbak Ais.  Tapi dia protes katanya :
"Ayah sama mama jangan panggil mbak ais panggil mbak dila aja,  kan aku anaknya ayah sama mama"

Cerita ceret

Sebuah ceret... 
Sebuah ceret bisa diisi apapun,  air teh,  kopi, bahkan air putih sekalipun. Tugasnya hanya menyediakan ruang untuk diisi siapapun dengan apapun.

Ceret tak pernah klaim ia adalah ceret kopi,  ceret teh atau apapun,  ia juga tak pernah klaim berjasa menuangkan air, teh atau kopi pada gelas, pada cangkir atau apapun. Ia hanya berusaha konsisten agar apa yang dibawanya tak tumpah. Ia berusaha istiqomah menjadi ceret,  ia juga tidak mungkin menuangkan segelas air pada gelas terus dituangkan lagi dalam ceret.

Jadi.. ceret adalah peran mu di kehidupan, air kopi teh adalah kehidupan mu,  tugasmu adalah berusaha konsisten dengan peran mu.  
Bukankah di kehidupan ini banyak yang merasa jadi ceret kopi,  ceret teh.

Akhirnya dirimu terjebak dengan identitas, personalitas yang sebenarnya semu belaka.  Lantas siapa dirimu sebenarnya? Dirimu adalah peranmu di kehidupan, entah menjadi ceret menjadi gelas, bahkan tak menjadi apa2.  Dirimu berusaha menjalankan tugas diisi air kopi,  air teh dengan konsisten. 

Jadi jangan menyibukkan diri sendiri untuk mengidentifikasi personalitas dirimu karena dirimu itu gak ada,  nothing. 



Puisi: ur

Saat kita makin banyak umur
Usia tambah uzur
Sensor indera makin lamur
Hati jangan takabur
Di usia itu harus banyak bersukur dan sering tafakur
Mulai ingat mati yang gak akan kabur
Bersiaplah sebelum nasi menjadi bubur