Senin, 01 Juni 2026

renungan hari ini

Kenapa kita harus selalu memanjatkan doa...?
Sebab doa gak bisa memanjat sendiri
#motifAsu

loka tak adereh

Di jagad jasmani/wadag alias materi, keberadaan alias identitas mu seperti gelar, jabatan, karir mu mungkin teramat penting. 
Tapi di jagad ruhani, itu semua menjadi tiada, sebab entitas mu hanyalah part of universe wave, alias bagian gelombang semesta  alias bagian dari fayakun Nya, ente aslinya gak ada... 

Jadi maqom sejatimu adalah tiada, bahkan benda2 tempat kamu melekatkan label di sana (mobil mewah, rumah mewah sampai sawah mewah....😁) hanyalah sebentuk gelombang yg mampat dalam istilah fisika kuantum.....

Jadi klo benda2 tersebut gak ada tapi ente belum yakin,  kata sohib ane Broedin : aduh dik anncor pessena tellor.... 
Tapi klo ente2 semua masih gak petcaya, Broedin punya istilah bagus : lokkah tak addere*... 😁😁😁
*luka tak berdarah

ketempelan

Melekat itu nempel,  kemelekatan iku kenempelan alias nempel banget.... 😁😁
Ada orang2 yg melekat sama rumah mewahnya,  sama mobilnya,  sama pangkatnya, sama wanita sehingga klo semua itu sirna,  kehilangan tempelannya  bingung seperti ketempelan jin...😁😁 

Tapi klo dipikir2 masih mending ketempelan jin mintanya hanya dupa, kembang,rokok klobot.
Klo ini  ketempelannya, minta villa di luar negeri, mobil sport, kembang khusus/maksudnya bunga bank...
Lah terus nyarinya dimana? Di meja remang2 proyek besar, di perhitungan yg di markup, pokoknya jingjay dah....

Ketempelan apa itu kok rakus banget, tanya jin. Terus si dia mbisiki  omm jin. Sambil manggut2 gak ngerti omm jin nya. Saya tanya jin :omm jin kata si dia ketempelan apa katanya? 
Aku gak ngerti broken wing, pke bhs inggris,,,"we do ant" artine opo?Oalah wedokan* tah omm jin, artine semut....😁😁😁.
 Kok bisa ketempelan semut kan hanya  gatel, napa begitu rakus?tanya omm jin.
Gatelnya lain omm jin, situ sihh katrok alias ketinggalan jaman,,,,
😂😂😂
*wedokan = perempuan

Minggu, 31 Mei 2026

hujan bulan juni

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

(1989)

— Sapardi Djoko Damono

fullmoon

Hari ini fullmoon,  bagi sebagian nampak biasa,  ombak dan pasang tinggi di laut.  Biasanya ikan agak sulit didapat,  udang alami stres karena molting/ganti kulit suatu rutinitas dua minggu sekali. 

Tapi sebagian orang yang peka saat full moon atau bulan baru,  bisa merasakan betapa besar efek vibrasinya.  Bisa mengaduk aduk emosi bahkan sda yang merasa pusing,  badan pegel semua sampai gampang tersulut marah. Kalau sering tetiba gegana alias merasa tiba tiba gelisah,  galau dan merana tanpa sebab,  mungkin kena efek vibrasi fullmoon. 

Lantas gimana melewatinya?  Duduk santai dan rileks kemudian  bernafas pelan tapi dalam dan hembuskan,  sadari nafas mu. Atau pas ngopi seruput kopinya,  rasakan tiap teguknya sadari ente sedang menikmati kopinya. Kalau orang lain melakukannya dengan sebutan meditasi.

Kalau bisa ya lakukan, sadari udara yang menyentuh kulitmu,  udara yang dihirup,  dihembuskan.  Apapun kegiatannya,  meditasi,  minum kopi,  sampai makan kuaci jika ada kesadaran kamu tiba tiba merasa joy,  ada nikmat kegembiraan yang gak tahu kenapa. 
Saat itu kamu tahu kenapa seluruh tubuhmu makin peka... 

renungan hari ini

Sabtu, 30 Mei 2026

cerita broedin

Saat hujan deras melanda Surabaya dan sekitarnya,  sohib ane Broedin van Klompen melihat anjing di jalanan kebasahan.  Sebagai orang yang penyayang binatang, spontan dia panggil : suu,,,, asuuuu,,,, sini neduh dulu,,,, 
Si anjing cuek tetap berlalu,  hanya beberapa orang yang kebetulan lewat juga disana menatap broedin dengan marah,,,,