Jumat, 10 April 2026

rindu

Rindu 
Saat hujan menari2 didepan matamu, saat menangis yang paling indah adalah berbaur bersamanya,  sehingga tak bisa bedakan mana air mata mana rinai hujan. Bukankah episode ini hanya sebuah cara memahami kasih sayang Nya dengan eksotika. 

Seumur hidup dirimu terus berlari tanpa henti hanya untuk memenuhi kehausanmu tanpa pernah tahu untuk apa semua ini. Hingga diujung waktu,  tersadar,  dunia terlalu indah dinikmati dengan cara sederhana yaitu : "melihat" bukan "mencari". Namun mata yang terlanjur lamur hanya bisa meneteskan airmata tanda sesal dan tak bisa menterjemahkan, untuk apa semua ini. 

Yang perlu dilakukan hanya ngaso, rehat sebelum peluit kereta bergetar membawa warta dari ujung jalan sana. Suara yang selalu kau dengar ketika senja tiba,  namun baru kali ini begitu bermakna, dadamu yang sesak membuat wajahmu menengadah seraya bergumam : puncak2 kehidupan ternyata bukan tempat,  hanya situasi ketika kau makin merasa kecil sehingga hatimu bersujud. 
Lamat terdengar suara lembut :"hai jiwa yang tenang,,,,,,, "
Seketika dirimu ambruk menahan rindu

memasuki tubuh batin


Jangan berikan seluruh perhatian Anda pada pikiran dan dunia eksternal. Dengan berbagai cara, berusahalah tetap berfokus pada apa yang sedang Anda kerjakan, tetapi pada saat yang sama, rasakan sedapat mungkin tubuh batin Anda. Tetaplah berakar ke dalam Kemudian, amati bagaimana hal ini mengubah keadaan kesadaran dan kualitas kegiatan yang sedang Anda kerjakan.
#memasuki_tubuh_batin
The Power of Now
Eckhar Tolle

Kamis, 09 April 2026

motifAsu

Tetaplah berjuang seperti bulu ketek walaupun dalam keadaan  terjepit tapi ia tetap Hidup. 
 

Rabu, 08 April 2026

renungan hari ini

Apapun aktifitas dan kesibukan anda hari ini,  sebenarnya hanya selingan untuk menunggu mati.  Maka jangan di buat serius dan menjadi prioritas utama hidup anda.  Sebaliknya bikin selingan yang memiliki dampak buat kemanusiaan. 

Selasa, 07 April 2026

suwung

Si kakek ini seperti sedang trance,  raganya bergerak otomatis,  jiwanya sedang di awang2 kebahagiaan. Identitas,  personalitas menjadi tidak penting. Ia menurunkan entitas dirinya ke titik paling rendah, ke angka nol.  Ia berada di puncak sunyi,  hening, suwung. 

renungan hari ini

"Mengapa kita harus merasa kehilangan,  jika dari awal kita tak memiliki apapun"

gak ada judul

Not tittle
Semalam saya mimpi dan dibilangin boss nya Gurpan :
" Siapa bilang semesta netral,  semesta selalu memihak,  memihak pada kebenaran,  keindahan dan kasih sayang. Lantas kenapa ada kejahatan,  menafikan sesama manusia..? Sebagai bagian dari semesta manusia bisa memutuskan perilakunya sendiri,  apabila menyimpang dari kebenaran,  semesta akan melakukan hukuman dengan algoritma yang rumit.  Manusia mengenal sederhananya sebagai hukum panen-tuai,  karma, hukum tarik-menarik dsb."

" Semesta adalah maha karya AI sang pencipta,  ia hidup,  bergerak dalam kecepatan luar biasa.  Manusia tidak merasa saking cepatnya. Coba semesta berhenti sedetik saja,  manusia terlempar hancur lebur,  Bintang saling bertabrakan,  galaksi saling membentur dgn kecepatan luar biasa. Lantas kemana semesta bergerak?  Ia bergerak dari tiada menuju tiada,  dari sunyi menuju sunyi.  Untuk apa? Untuk mengajari manusia yg diklaim sbg ahsani taqwim,  bahwa sejauh2 manusia mencapai peradabannya ia hanyalah produk fayakun Nya, dan berendah hatilah  atas semua rahman rahim Nya."

Sesederhana itu,  tanya saya. 
"Yaa,,, broken wing, ibarat mobil sederhana tapi komponen didalamnya rumit bahkan  hal yg sederhana pun manusia gagal memahaminya.  Itulah kenapa nabi2 diturunkan utk menyampaikan hal yg sederhana ini,  tapi repotnya anak cucu adam malah mengabaikannya dan menganggap ini absurd,  menjadikan dunia adalah tujuan akhir untuk dipuas2kan.  Padahal mbahmu nabi Adam diusir dari surga,  dihukum ke dunia, butuh ratusan tahun mbahmu meminta ampunan Nya."