Minggu, 20 September 2026

Minum Teh...

Bahasa Indonesia : mau minum teh kak?

Bhs Jawa : purun ngunjuk teh mbak ?

Bhs madura : endek ngenoma teh kak?

Bhs sunda : teh teteh teh ngeteh
teh?

Patang


Anak

Anak adalah titipan Tuhan,
ibarat benih kita hanya menanam, merawatnya hingga kelak berbuah,berbunga dan bukan kewajiban kita untuk memetiknya

Anak adalah titipan Tuhan
kita diperkenankanNya untuk memiliki senyumannya tidak tangisnya, kita boleh menyayanginya tidak menganiayanya

Anak adalah titipanTuhan
biarkan sebagian takdirnya Dia yang membentuknya, tugas kita hanya menjaga agar tumbuh jadi bunga cantik, kupu2 indah




Katanya

Kesadaran spiritual adalah sesuatu yang inklusif, jika merasa eksklusif jangan2 ente kesasar, ngopinya kurang pahit, tidurnya gak tahu ngiler, jalan nya gak pernah miring 😁

Sabtu, 19 September 2026

Inklusif

Contohlah semesta/jagat Raya, ia inklusif, klo eksklusif ente sudah gepeng jadi tempe penyet
😁😁😁

Mendung ini

Mendung sore  di kota ini seperti rindu yang tertahan
tatkala angin nya menyentuh wajah kaku
bukan sebagai tangisan
tapi seperti memasuki sunyi
dan ia pun perlahan mengikhlaskan

Peradaban kita

Saat ini kita sedang bergerak dari peradaban "open mind" menjadi "open wear"
Medsos telah menelanjangi privacy dari kepribadian kita,  anak2 yang mestinya harus kita jauhkan malah kita telanjangi secara tidak langsung

Kita bergerak dari peradaban pertanian yang guyub menuju peradaban industrial yang kaku dan soliter. Jika di peradaban pertanian kesetaraan berdasar atas kontribusi,  di peradaban industrial persaingan adalah hal utama. 

Akibatnya anak2 kita bahkan mungkin kita sendiri,  melihat sukses  adalah pencapaian tertentu bukan pada sebuah proses dan upaya.  Sukses adalah nilai,  bukan tools yang ujungnya bermuara pada materi. 

Siklus jaman memang tidak di pungkiri, ketika di barat kekayaan tidak selalu identik dengan kemakmuran, sekarang ini tengah alami kekeringan batin luar biasa, dan hal2 yang bersifat asketisme dari timur dipuja habis2an.  Sebaliknya di timur lagi memuja habis2an apapun produk barat.

Gak percaya? coba saja segelas kopi item di warkop kang Jun di hargai 5-6 ribu, dengan gelas dan rasa yang sama kopi item bernama amerikano bisa 10 x lipat.

Sepotong ayam goreng pret ciken bisa seharga 1/2 kg ayam yang di jual mbak Sri penjual ayam langganan pasar sore. Bahkan kita selalu menawar di pasar kalau perlu hingga mirip ampas kelapa yang sudah habis santan nya. Itu tidak akan kita lakukan kalau belanja di mall. 

Jadi siapakah kita?  Orang timur yang kikuk dengan hal yang kebarat2an sampai rambut di cat blonde,  ataukah orang timur yang sedang menuju takdir hitam mirip kopi amerikano yang hitam pekat dan penyajiannya selalu dengan memanggil nama: kakus (misal nama kita kusdi)--> kalau di kang jun bukan dipanggil nama tapi : …nyoh…