Kita mungkin hanya tinggal sepenggalan langkah berjalan
tapi rasanya seperti menit terakhir yang kita punya
ada banyak hal yang harus diceritakan
seperti tentang sepasang burung berkicau dengan paruh saling berpelukan di pohon akasia
ini seperti membaca kisah roman picisan
dan endingnya berantakan tatkala dari depan dua pejantan kucing mengeong memperebutkan betina
musim kawin katamu
Jadi cerita burungpun hanyalah kisah yang berlalu begitu saja
jeritan kucing membuat angin meliukkan pohon berhasil membuat sepasang burung lagi jatuh Cinta pun kabur
aku hanya tertawa, karena ini bukan hal yang sepadan
jadi dengan ngelantur kesana kemari
bagaimana bisa kita menemukan jalan pulang
kalau semua kisah berakhir di tempat kita memulainya
ada yang bisikkan itulah hidup sejati
sejauh berjalan terbawa angin akhirnya kembali ke awal jua
Tiba-tiba anginpun berbisik:
"kamu ingat ini bulan apa?"
aku mengangguk
setinggi-tingginya harapan, ada jeda untuk sunyi
disana kamu akan bertemu keikhlasan dan romantika
saat kau tahu itu,,,,
jarak,dan waktu hanya sepenggal
perjalanan yang sempurna
aku pun tersenyum dan mengangguk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar