Sohib ane broedin dinasihati sama gurunya : kehidupan dunia hanya ibarat setetes air dari luasnya samudera.
Maksudnya opo dien?
"Gak bisa buat mandi mas bro, wong sak tetes thok"
Sak tetes kalo dikumpulkan bisa banyak dien
"Kapan ngumpulnya mas bro, keburu ketam ane"
(Sebanyak apapun mengumpulkan pernak pernik dunia hanya akan membatasi penglihatan batinmu akan kehidupan setelahnya,,, kata gurunya broedin)
Berarti kita gak boleh kaya dien kalo nurut gurumu
"Boleh ae mas bro, hanya tergantung definisi kaya itu apa"
Kata gurumu apa dien?
"Ketika keinginanmu lebih kecil dari kebutuhanmu dan kamu merasa cukup"
Lah kan itu jargon yang sering ane denger
"kata guru ane kalau mau kaya iku gampang banget mas bro tinggal pergi ke bonbin mau kaya apa, gajah, jerapah, gorila apa monyet
Yang sulit itu merasa cukup karena itu menyangkut kesadaran inner dan penglihatan mata batin yang menembus dimensi ruang waktu"
Puiihh... Ente bisa ngomong gitu gaya banget sok2an , siapa gurumu dien pengen ketemu ane.
"Sebentar mas bro tak telpune,,,,,".
lantas terlihat broedin mesam mesem saat bicara sama gurunya
"Mas bro dapat salam dari guru ane bilangnya jangan sok2an tak keplak kepalanya jadi tempe bacem ente"
Siapa dien nama gurumu berani ngancam2,,, esmosi ane
"Asli namanya ane gak tahu mas bro tapi biasa panggilannya Gurpan" brodien ngakak dan....
Ane langsung diem kicep, lemas gak bisa ngomong, ngerasa bersalah
#serbasalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar