Senin, 02 Februari 2026

broedin series

Awal2 kenal broedin saya mengira dia seniman jalanan yang seneng ngopi di warungnya mbak Sari (kemudian hari saya tahu itu istrinya broedin). Bayangkan dengan badan kecil kulit hitam manis pake topi  pak tino sidin dan celana curdoray seperti yang dipakai penyanyi A. Rafiq.  Siapa sangka dia jukir yang paling cerdas,  analisa politiknya tajam,  asumsi terhadap ekonomi mikro mengena, sampai 2 saya mengira dia "intel" lagi nyamar.  

Bacaannya majalah warta ekonomi bekas yang di robek buat bungkus pisang goreng jualan istrinya dan yang saya kagumi kemampuan berfikirnya mirip  kandidat doktor,,,,, meskipun ada rada ngawurnya,,,, 😁
Tapi makin kenal dia,  sampai pada kesimpulan totalitasnya menjalani hidup yang dia bidik dalam keseharian,  cukup mengagumkan.  

Kesalahannya hanya satu yang pernah dibuat dan cukup disesalinya sampai2 di diemin sama mbak Sari selama sebulan (jatah "itu" terpaksa hilang hehehe) adalah saat jagoannya van persie di tim oranye kalah dalam piala dunia sehingga tanpa sengaja TV pecah di lempar sama klompen. Sejak itu namanya di ganti oleh mbak sari dari broedin van persie menjadi broedin van klompen. 

Saya bilang : untung klompen itu ga ganti dilempar mbak Sari nyasar ke kepalamu dien,,,, 
"Saya langsung lari keluar mas bro, tahu TV pecah syarifah ngamuk,,,, "katanya sambil ketawa2.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar