Sabtu, 21 Februari 2026

satu hari

Dalam Qur'an surat al-hajj :47 ditulis bahwa satu hari di sisi Tuhanmu sama dengan seribu tahun di dunia.  Artinya satu jam di akhirat setara 41,6 tahun di dunia.  Jika harapan hidup manusia adalah usia 60 - 70 tahun setara di akhirat 1,44 - 1,68 jam atau 86-100 menit. Cukup singkat buat menyadari kalau diri ini hanya serpihan debu semesta. 

Jadi yang hari ini lagi menangis lara karena hidup belum berpihak atau lagi tertawa bahagia , percayalah semua momen itu akan berlalu. Tidak ada yang abadi di dunia dikotomi ini.  Pak Gede Prama pernah bilang : setiap kebahagiaan yang datang dari  pintu depan , kesedihan telah menunggu di pintu belakang. 

Karena hidup di dunia ini bukanlah apa yang didapat tapi apa yang diperbuat . Kesedihan dan kebahagiaan mirip awan dan mendung yang datang silih berganti. Kita  adalah langit birunya. Kita hanya pengamat momen itu.

Mirip televisi yang menyiarkan drama kesedihan dan drama kebahagiaan . Drama itu bukan kita,  kita hanya alat proyeksi belaka,  kita adalah televisinya. Semua akan kembali ke asalnya,  semua kegaduhan hidup ini... 
ke ibu keheningan. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar