Jadi yang hari ini lagi menangis lara karena hidup belum berpihak atau lagi tertawa bahagia , percayalah semua momen itu akan berlalu. Tidak ada yang abadi di dunia dikotomi ini. Pak Gede Prama pernah bilang : setiap kebahagiaan yang datang dari pintu depan , kesedihan telah menunggu di pintu belakang.
Karena hidup di dunia ini bukanlah apa yang didapat tapi apa yang diperbuat . Kesedihan dan kebahagiaan mirip awan dan mendung yang datang silih berganti. Kita adalah langit birunya. Kita hanya pengamat momen itu.
Mirip televisi yang menyiarkan drama kesedihan dan drama kebahagiaan . Drama itu bukan kita, kita hanya alat proyeksi belaka, kita adalah televisinya. Semua akan kembali ke asalnya, semua kegaduhan hidup ini...
ke ibu keheningan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar