Ada pasien berumur sepuh sekitar 70 thn entah sakit apa berobat di rumah sakit diantar istrinya yang usianya hampir sama. Sang istri bertanya pada suster apakah kalau si suami opname dapat makan setiap harinya, apakah sang istri bisa mendampingi di sebelahnya?
Semua pertanyaan di jawab oleh suster dan pasien disebelah bertanya : bapak ibu kok cuman berdua…apa tidak ada putra putrinya yang mengantar
Sang ibu pun menjawab kalau putra putrinya jauh ada di luar kota, mereka hanya tinggal berdua.
Tahukah anda siapa suami dan istri yang sudah sepuh tersebut?
Mereka adalah saya, anda, ketika diperkenankan Tuhan mencapai usia yang sama.
Anak2 kita sudah berumah tangga memiliki kehidupannya sendiri dan jauh dari kita.
Tinggal lah kita bertiga, suami-istri dan Tuhan yang kita punya.
Jadi selama orang tua kita masih ada, selalu sambangi mereka walau sekedar berkata hello. Kita hanya mendaftar menunggu giliran seperti mereka sebelum sang khaliq memanggil.
Waktu itu mirip toples bening dengan volume sama, kita semua memilikinya hanya isinya berbeda. Ada yg mengisinya dengan pengejaran mimpi dan ambisi yg tiada habisnya. Afa yg memenuhinya dengan kesibukan hingga abai dengan keluarga. Isilah dengan
kebaikan, keindahan dan hal berguna karena kita tidak tahu kapan akan selesai penuhi toples itu hingga sadar nafas terakhir nyangkut di tenggorokan.
#re_intro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar