Senin, 27 Juli 2026

tingkat ke pendekaran-repost

"Pendekar tingkat 1"
Berapa banyak jurus yang bisa dikuasai, makin banyak, makin mudah memenangkan pertarungan. 
Sumber daya : teknologi,  aset, uang, kekuasaan adalah jurus2 yang dimiliki. 

"Pendekar tingkat 2"
Dari sekian banyak jurus yang dikuasai, ada satu yang jadi jurus andalan. Sumber daya mana yang jadi milikmu,  uang, kekuasaan yg akan mempengaruhi validitas dirimu. 

"Pendekar tingkat 3"
Seberapa banyak menguasai berbagai senjata, karena ia akan berhadapan dengan lawan dengan berbagai tingkatan. Makin banyak senjata yang dikuasai makin mudah pula menang terhadap lawan.  Senjata adalah gabungan beberapa sumber daya mu,  bisa kekuasaan digabung koneksimu misalnya. 

"Pendekar tingkat 4"
Pendekar tingkat ini akan memiliki senjata andalan yang jadi ciri khasnya dalam setiap pertarungan. 
Dari gabungan ittu mana yang sering jadi keberhasilanmu,   uang dan kuasa,  atau yang lain. 

"Pendekar tingkat 5"
Pada tingkatan ini,,apapun yang ada di sekitarnya bisa dijadikan senjata yang mematikan. Keahlian negoisasi bisa menjadi keberhasilanmu,  ealau sbr dayamu terbatas. 

"Pendekar tingkat 6"
Kemampuan mengenal kekuatan dan kelemahan lawan lebih penting dari pada memiliki kemampuan memegang senjata, jurus pamungkas, karena dengan sekali gerakan cepat, hasilnya lebih efektif untuk melumpuhkan lawan 
Kemampuan intelijen mu,  kemampuan analisa mu bisa membuat musuh2mu kalah di persaingan dan hegemoni. 

"Pendekar tingkat 7"
Tingkatan pendekar yang paling tinggi, baginya,,,jurus, senjata, pertarungan hanya sebuah permainan anak kecil belaka. Pada tingkatan ini...apa yang dinamakan kawan, lawan, pertarungan, kemenangan, atau kekalahan, hanyalah semu belaka. Sebab yang tampak semua dimatanya adalah perwujudan "cinta".

"Pendekar tingkat 8"
Pada tingkatan ini kamu tak lagi menyebut dirimu pendekar,  sebab itu bukan personifikasi diri, ia hanya identitas sementara yang fana.  Di tingkat ini hidupmu mengalir. Kamu menyebut dirimu abdulah,  hamba Allah yang sekedar ngelakoni/menjalani kehidupan (darkoni) yang dititahkan Nya. Apa itu? Menjadi petani yang menebar benih benih kasih sayang - compassion.  Dirimu hanya alat Nya,  dirimu tiada,  nothing karena dirimu berawal dari ketiadaan menuju ketiadaan. Berawal dari ibu keheningan dan akan kembali ke ibu keheningan. Perjalananmu jauh dari hiruk pikuk dunia,, jalanmu sunyi dan dimata dunia kamu malah tak terlihat,  incognito. 

bukankah refleksi kehidupan seperti ini,,,?
Di tingkatan kependekaran manakah hidup kita saat ini? pertarungan yang bagaimanakah yang sedang dilakukan sekarang? kembali,,,hanya diri kita yang paling tahu.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar