Jukir jujugane mikir
Dalam marketing ada istilah positioning untuk merujuk pada sebuah brand/produk agar memiliki kesan/ingatan tertentu di pasar/konsumen. Istilah ini juga ada di kalangan bawah di lingkungan sohib saya Broedin van Klompen. Nama van klompen sudah menunjukkan itu sebagai cara positioning dia terhadap market sebagai jukir.
Saya pernah ngobrol dengan cangkruk di warungnya mbak Sari istri broedin dengan lalu lalang pembelinya dan ini menarik . Bahkan,,,,, di kalangan arus bawah positioning begitu penting, ditandai dengan salah satunya ganti nama. syarifah adalah nama aslinya namun saat migrasi ke surabaya ganti sebutan jadi mbak Sari. Baharudin menjadi broedin van klompen. Akhirnya perkara ganti nama bukan saja karena biar kelihatan keren, tapi market perkotaan lebih menerima nama yang berbau kebarat2an.
Siang itu ada beberapa pelanggan yang lagi ngopi di warung. Ada Gonsales, nama aslinya margono, panggilannya gogon, pekerjaan : sales alat tulis, jadilah gogon sales. menjadi Gonsales . Ada juga SPG kosmetik namanya mbak agnes dan mbak Icha. Nama aslinya Khairunnisa, jadi memang cocok dipanggil icha.
Yang lucu mbak agnes, nama aslinya sudarwati, merantau dari Lamongan ke Surabaya ternyata tak seindah bayangan dirinya. Sempat terlunta dan ditampung oleh mbak Sari, sekarang punya pekerjaan sendiri meskipun jadi SPG kosmetik, tapi lumayan bisa menghidupi diri dan ada sisa buat dikirim ke kampung. Kenapa jadi agnes mbak, tanya saya. Dulu hidup saya agak ngenes mas, makanya jadi agnes katanya tergelak.
Cuman yang apes sopirnya gonsales, nama aslinya mochtar, entah kenapa julukannya jadi motak ,,,,dalam bahasa madura berarti monyet 😁, mungkin karena badannya kurus dan kumel.
"Dien berarti aku wes cocok nek ganti dadi broken wing yo,,,,,. ". Asline aku gak seneng jeneng mu mas bro.
"Loh kok iso dien?" Gak cocok mas bro ambek sampean. Lah cocoke opo dien? Cocoke sampean JUKIR. Hah,,,,,juru parkir, lak koyo profesimu,,,,emohhh. Duduk juru parkir mas bro tapi jujugane mikir.
Siipp cocok2 dien,,,,, apik-apik. Tiba tiba mbak Sari nyahut, jok gelem mas bro,,,,, ente dikerjain kak dien katanya tertawa,,,,, oohhh,,, hasuhhhh koen dien,,,,, tak sawat tempe,,,,, klempoken awakmu. Broedin ketawa2 sambil menjauh.
Saya menangkap dibalik kesumpekan dan keruwetan mereka, ada celah kecil tempat mereka membuat satire untuk menertawakan diri sendiri, suatu hal yang langka jika itu masuk kalangan atas. Dan jujugane mikir adalah nama istimewa hanya pantas disematkan ke broedin bukan saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar