Senin, 29 Desember 2025

refleksi akhir tahun

Di Rumah :
"Aku berlindung dari godaan syaiton yg terkutuk,  dengan nama Allah yg maha pengasih lagi maha penyayang ". Janji kita sebelum berangkat aktifitas kerja,  bisnis, sekolah dll. 

Setelah di kantor, sekolah, tempat kerja :
Setan nya mbisiki : aku berlindung pada syaiton yg termaktub".

Apa daya,  teori dan praktek beda jauh,,, klo gak gitu gak dpt proyek milyaran,  gak bs beli mobil idaman,  rumah mentereng,  deposito dimana mana,  toh tuhan maha pengampunan maha penyayang,  maafkan kesalahan ku yaa tuhan  aku lakukan demi keluarga .

Sementara itu, akibat bisikan syaiton, hatimu belok, puluhan keluarga tergusur cerai berai entah kemana,meratapi kondisi ini, sementara disaat yg sama kau duduk nyaman minum kopi di sudut cafe ternama sembari ketawa ketiwi, krn proyekmu goal...

Malaikat roqib-atid melihat dan menulisnya pada buku catatan dalam2 dengan pena ditekan menahan kemarahan, munkar dan nakir meggelegar  menyiapkan pertanyaan2 menyudutkan sehingga kau hanya menggigil ketakutan.  Jibril menerima perintah  Nya untuk menghukum mu di dunia dengan cara brilian, istidroj.

Jibril memerintahkan semesta melancarkan semua usahamu, anakmu sehat dan pintar, keluargamu baik2 saja, dilapangkan kekayaan mu,  makin menjadi2 dirimu, tambahkan tabungan dosa tanpa batas untuk di hisab kelak , pindahkan dosa orang teraniaya padanya, titah Jibril. Mesin semesta pun berderit menahan marah, ingin dilumatnya andai Jibril tak mencegah, langit bergemuruh, petir menyambar2 marah,  tetiba mendadak sunyi,  sesaat terdengar suara lembut : hai... jiwa yg tenang....

#refleksi_akhirtahun


Tidak ada komentar:

Posting Komentar