Kamis, 05 Maret 2026

menuju kesadaran

Ada titik dalam perjalanan hidup di mana kita berhenti ingin membuktikan diri. 
Tidak lagi sibuk menjelaskan siapa kita.Tidak lagi mengejar pengakuan.
Kita hanya berjalan, melakukan yang benar menurut hati, tanpa banyak suara.
Karena semakin sadar seseorang,
semakin ia mengerti, yang benar tidak perlu dipaksakan terlihat.
Waktu dan ketulusan akan menjelaskannya dengan sendirinya. 

from: #menuju kesadaran/FB

Rabu, 04 Maret 2026

nasihat upin - ipin

Hidup terasa ringan bila punya prinsip seperti upin dan ipin.
Apapun masalahnya, lagi senang atau sedih, tertawa atau menangis, mereka selalu bilang :
"betul betul betul"

urip mung sarana

Urip mung sarono
Kata itu terlontar dari bapak penjual es thung2(es puter) yang biasa lewat depan perumahan.  Kenapa beliau bisa bilang gitu? Pernah saya tanya sekedar basa basi : pripun pak rame dinten niki? (gimana pak ramai hari ini?).  Dia jawab : "mboten mesti pak, kadang rame kadang nggeh sepi,  dilakoni mawon,  urip niku mung sarono". Artinya : tidak mesti pak, kadang ramai kadang sepi,  dijalani saja,  bukankah hidup hanya sarana.

Jawabannya,,,, bikin mak nyess di hati,  keikhlasan bapak penjual es menjalani hidupnya dengan bilang urip mung sarono,  hidup hanya sarana,  hanya wadah.  Wadah tempat menyemai keikhlasan, ketulusan dan kebaikan2,  nilai2 kasih sayang, rahman rahim. Langsung dijalani oleh si bapak dalam keseharian (gak kayak saya dikasih ujian dikit mberotnya setengah mati).  

Hanya orang yang laku lampahnya konsisten bisa bilang seperti itu,  dibanding diri ini,,, saya minder sama sampeyan pak,  jauh seperti melihat langit.

pesan gurpan

Dipeseni sama Gurpan : 
Jangan mengandalkan kepintaran dalam hidup ini, kepintaran bukan tujuan, ia hanya cara mencapai tujuan. Kepintaran/akal harus lebih rendah daripada hati.  Jika bahasa kepintaran  berupa kata, ilmu ucapan dll,  maka bahasa hati adalah keheningan dan welas asih(kasih sayang) 
๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

nasgithel

Semalam saya mimpi buruk, Gurpan datang sambil cengengesan (padahal dia gak pernah begitu sama saya, selalu serius) pertanda dia marah 
Bilangnya: broken wing,  jika kamu menyayangi istri, orang tua, sanak kadang,  itu wajar banget,  tapi jika kamu mampu menyayangi musuh mu, orang yang tidak senang kepadamu  equal seperti kamu sama sanak kadangmu,  berarti kamu mirip martabak telor isi 9,istimewah banged... 

"Perasaan saya ga punya musuh deh Gur... "

"Dialektika, sanepo geblek,,,, pirang2 tahun nempuh jalan sunyi ga bisa bedakan sanepo sama realita"

"Yaa... Yaaa maaf2 " jawab saya terbata2, (waduh ngamuk wong iki batin saya) 
"Ngrasani aku ngamuk yo,,,, terkekeh dia"
(mampus saya setiap apa yang saya batin entah kenapa gurpan selalu bisa membaca) 

"Nihhh martabak telor kesukaanmu" kata gurpan memahami situasi saya. 
"Nahhh ini... ini baru sanak kadang yg istimewa,  kata saya sambil acung jempol. 
"Gak gratis iki broken wing"
"Hah.... bayar piro aku gur"
"Cukup kopi nasgithel ndang keluar"
"Masuukkk.... "Berlari ke dapur buat kopi kesukaan nya. 

Seneng akhirnya gurpan muncul setelah lama menghilang. "Klo orang lain bilang urip sakdermo mampir ngombe, saya lebih spesifik lagi  broken wing,  urip mung mampir ngopi nasgithel"
"Filosofi nasgithel,  kopi kental pahit dicampur gula dalam takaran tertentu sehingga ada sintesa kimiawi.... "
"Byuuh...sintesa kimiawi barang... "
"Ben ketok pinter dan ilmiah"katanya (asem nyindir saya) 

"Balancing broken wing, keseimbangan pahit manisnya hidup dan istiqomah menjalaninya,  itulah hidup " katanya sambil nyeruput kopinya. 
"Tujuan nya opo gur? "
"Tuhan itu tunggal/singular,  makhluknya dualisme,  ada di kutub kanan dan kiri.  Kutub paling jauh dari kanan /kiri sering kita bilang kutub paling ekstrim.  Mendekat pada Nya adalah menujui keseimbangan di tengah alias singular...."

"Gur kopi nasgithel ae filosofinya sampai sejauh ini"
"Makanya sering tafakur broken wing"terkekeh dia
"Siappp":saya langsung hormat seperti prajurit ke komandannya 
Yang dilakukan malah beranjak terus bangkit memeluk saya. "Aku ngerti broken wing,  terusno laku jalan sunyimu,  tengkyu nasgithel buatan kamu๐Ÿ‘"
" lah jektas ketemu kok malah pamit, "kata saya kroso gelo
"Sing pamit iku sopo, aku kate nang wc,  kata dia sambil ngeplak kepala, cara khas dia menyayangi .
Tabiiikk buat Gurpan๐Ÿ˜

.