Hidup ini bergerak hiperbolik sepertinya. Tatkala muda, tenaga dan pikiran masih mumpuni, kita berlomba lomba memperlihatkan karir, sudah mencapai apa, sudah memiliki apa.
Setelah di banting banting mestinya makin bijak, bukan apa yang diperoleh, tapi apa yang bisa diperbuat. Ternyata perolehan eksternal malah menaikkan level keinginan yang makin besar, makin ngoyo, makin berat persoalan hidup ini.
Dan plot twist, setelah masuk usia paruh abad kita pamer penyakit, pamer obat dan asyik tukar pikiran pencegahannya . Gak mikir pencapaian eksternal, tapi mikir gimana caranya bugar. Sesekali waktu dilempar ke masa lalu, buat memproyeksikan kehidupan setelah ini. Itulah kami, bergerak di jalan jalan sunyi, sebab hakikat hidup hanyalah untuk sujud, sebagaimana perjalanan ini untuk menua dan akhirnya redup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar