Energi menjadi postif atau negatif tidak tergantung massa/materi tapi tergantung C, kalau C-nya compassion/welas asih akan ditangkap semesta sebagai energi positif, tetapi kalau C-nya covetousness/ ketamakan semesta akan menangkap sebagai energi negatif.
Bisa dibayangkan seumur hidup kita mengumpulkan 'M' dengan cara yang jauh dari keindahan, akan terkonversi menjadi E yang negatif dan di tabung sebagai "sangu/bekal" menghadapnya Nya...ππ
Mulai sekarang hati2 dengan rumus energi kuantum dalam keseharian kita, puasa melatih diri untuk mengoptimalkan compassion/welas asih, setelah puasa tinggal neruskan. Kalau setelah puasa mengulangi ketamakan ambyar masse....uripmu πππ
Jadi ini mungkin yang digambarkan dalam qur'an sebagai orang2 yang merugi, harta(M) banyak tapi salah memilih C... πππ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar