Rabu, 15 April 2020

Broedin series

Brand Positioning

Pakar marketing ternama, Philip Kotler mendefinisikan brand positioning sebagai tindakan atau aktivitas merancang penawaran dan citra perusahaan untuk menempati tempat khusus di benak target pasar. 

Jangan sangka kalau brand positioning hanya dilakukan perusahaan raksasa,  atau pelaku bisnis high end.  Warung kaki lima sampai jukir pun lakukan hal yang sama.  Contoh : kalau ke kampung nya,  suruh tanya nama broedin van klompen,  mereka gak kenal.  Tapi tanya nama udin atau badaruddin,  pasti tahu.  Sama dengan istrinya mbak Sari,  mereka akan menggeleng,  tapi tanya saripah mereka akan menunjuk rumahnya. 

Karena merantau di Surabaya,  nama adalah salah satu yang di branding,  biar lebih dikenal secara kultur Surabaya sebagai kota besar.  Maka badaruddin yang jukir berganti jadi broedin van klompen,  biar sedikit berbau barat.  Saripah jadi mbak Sari. Dan itu sudah jamak,  menaikkan branding terkait pekerjaan,  gak masalah.  Bahkan adiknya mbak Sari dipanggil Maya,  padahal katepenya bernama maisaroh,  panggilannya mai,, mai jadi Maya. 

 Nama2 tersebut malah menjadi akrab di telinga pelanggannya.  Jangan bayangkan kalau sudah ganti nama terus bahasanya lu gue,,, yaa tetep medok arudamnya dan itu jadi asiik. Ada pelanggannya seorang office girl, jawanya medok banget, langganan mbak Sari di panggil mbak Citra,  aslinya sulastri jadi Citra, konon rumahnya di Pacitan sebelah utara. Atau sopir langganan ngopi panggilannya Regi,  karena lahirnya rebo legi. 

 Apalah arti sebuah nama,  kata shakespeare  jadi gak masalah selama brand positioning  nama,  memiliki tempat di hati sooddarra semuanya. Perkara broedin van klompen manggil ane broken wing,  dia hanya niru apa yang dikatakan gurpan saja. (Tiba2 jadi kangen gurpan,  setiap mau puasa pasti nengokin saya…😓😰😓).

Selasa, 14 April 2020

Broedin series

Stafsus

Meskipun mbak Sari(saripah istri broedin) statusnya adalah membantu  dalam usahanya broedin(kerennya BKO,  bawah kendali operasi), tapi dalam prakteknya broedin malah jadi stafsus alias staf khususnya mbak Sari, seperti kulakan ke pasar, nganter makanan ke pelanggan.  Semenjak covid19 dagangan sepi,  parkir juga gak seberapa karena kantor banyak tutup,  mereka berdua akhirnya buka warung dari rumah. 

Lumayan banyak pelanggan yang nyari dan akhirnya bisa dipenuhi dengan pesan antar, broedin lah yang jadi stafsus alias pesan - antar  Gantian broedin di BKO mbak Sari. Namanya bukan broedin klo jadi stafsus gak memanfaatkan.  Kalau kulakan,  sempat2 nya minta rokok atas nama mbak Sari dalam jumlah tertentu,  terus dijual sendiri, hasilnya yaa buat ngisi kantong :
"gak cukup jatah saripah broken wing'

"Lah koen kok iso dipercoyo babah liem jupuk sek bayar kari dien?".  

"Yoo atas nama saripah bojoku broken wing"
"Koen gak wedi konangan tah? "
"ojok sampe broken wing"
  
Tiba2 mbak Sari setengah teriak :
" kak,,, dien,,,, sopo iki ono pesenan rokok cik akehe,  aku di tagih babah liem? "
""anu,, anu,,, pah,,, iki pesenane mas bro (panggilan ane broken wing) jare digawe bansos, sory baru ngasih tahu"

"Oalahhh,,,, gawe mas bro tah,  yowes gapopo"
"Hasuhhhh koen din ane mbok empakno bojomu,  stafsus cap opooo iki"gerutu sambil misuh2, broedin hanya ngakak2,,,,asem tenan
😬😬😬

Broedin series

Dokter Sueb
"Kata di tipi2 yang positip corona katanya sudah di tes sama Sueb, hebat betul dokter iku broken wing, sak Indonesia deweke sing ngetes " kata broedin

 "Maksudnya dokternya bernama Sueb ngono tah dien"

"Mungkin,  dokter Sueb iki wong hebat broken wing"kata broedin

"Hebate piye dien?"

"Tadi barusan di Surabaya,  ehhh sejam kemudian dokter Sueb wes nang Jakarta, terus nang luar Jawa,  sakti wong iku"

"Sek-sek dien tak googling sopo iku dokter Sueb sing bagian ngetes2 covid19"
Setelah sejam gak ketemu sopo dokter Sueb bagian tes corona yang ada cuman tes swab,,, ngambil lendir tenggorokan,,, opo iku sing dimaksud. 

"Dien ente gak kliru tah iku duduk dokter Sueb,  tapi tes swab,  ojo ngawur awakmu,  swab dien duduk dokter sueb"

"oalahhhhh,,,, tak kiro iku jenenge dokter"
😭😭😭

"

Ketawa adalah obat

Pada suatu kunjungan di peternakan sapi, sepasang suami istri mendapat penjelasan bahwa sapi di sana sehat-sehat dan kuat.

Pemandu: Bapak dan ibu, ini sapi dari Selandia Baru sangat kuat, dalam sehari bisa berhubungan sampai 5 kali

Istri: Tuh Pak, 5 kali sehari. Bisa nggak?

Pemandu: Bapak dan ibu, kalau ini sapi Australia, lebih kuat lagi. Dalam sehari bisa sampai 10 kali.

Istri: Tuh Pak, sampai 10 kali, bayangin!

Suami: Pak pemandu, itu 10 kali dengan betina yang sama apa nggak?

Pemandu: Ya beda-beda dong, Pak.

Suami: Tuh Ma, betinanya beda-beda. Boleh nggak?
😁😁😁

Broedi series

PNS
Badai covid19 yang diikuti pergerakan ekonomi turun drastis.  Banyak perusahaan mem-PHK pegawainya. Namun ada yang tidak terkena imbas dari badai PHK seperti pns.  Kelak setelah korona berlalu ada perubahan dalam mindset masyarakat : lebih baik menjadi pns 

Sohib saya seperti broedin van klompen salah satunya,  terlihat sumringah,  santuy ngadepin kondisi ini.  Kaget juga saat dia wa klo sekarang sudah jadi pns.  
"Sejak kapan antum jadi pns dien" (aku ketularan deweke pake ane-antum) 
"Sejak korona jalan broken wing"
" dinas di departemen mana antum?"
(Saya mulai kuatir jangan2 broedin ditipu makelar)
"gak dimana2 dirumah saja ane"
" loh katanya antum pns kok dirumah,  bukannya harus apel pagi, dinas? "
"yaa,,, kadang2 tergantung saripah(istrinya)  nyuruh apa"
"sek2 antum bilang jadi pns,  pegawai negri sipil, aparatur sipil negara kan"
"sopo ngomong ngono"
"lah terus, arti pns nurut antum?"
" pns iku yo mas bro singkatan PenggaweaN Serabutan,  Pegawe Ning Santuy" katanya ngakak seneng bisa ngerjain ane
"Hasuuhhhhh" misuhku tak getno ae
Wkwkwkwk,,,,, brodin cekakakan sampe watuk2… 
(kapokmu kapan watuk-o terus koyo gejala korona)

Minggu, 12 April 2020

Paku

Kisah paku,,,, 
Aku hanya sebuah besi runcing sebagai penguat sambungan kayu,  dirumah,  di jalan2, dipohon2 bahkan dari tempat2 elit hingga pojokan kumuh  prostitusi.  Perjalananku panjang penuh kisah mengikuti pasang surut sebuah negeri. Menjadi saksi betapa tusukanku menjadikan negeri itu sejahtera,  atau carut marut mirip luka menganga. 

Aku hanya sebuah paku,  tidak saja tempat menggantung foto Bintang film idola di kamar lusuh atau mewah,  juga diperlukan untuk menggantung foto pembesar negeri di kantor2 dan istana, aku juga tempat menggantungkan harapan masa depan saat dipakai menusuk kertas suara. Dibutuhkan di pohon2  gambar calon anggota legislatif,  disudut2 jalan gambar calon2 pemimpin negeri ini,  dan aku berusaha menopang kuat seolah hanya alam yang akan merobohkannya. 

Aku hanya sebuah paku tapi pantang menjadi palsu,  saat tertentu,  aku di beri keleluasaan untuk menentukan negeri,  salah tusuk orang memaki, tatkala  menang aku segera disimpan dilaci. Kadang tutup mata saat ada di ruang gelap menusuk kepentingan dalam langkah yang orang bilang kecurangan. Aku tetap saja paku, tak bisa disalahkan karena itu,  sebab aku tak palsu. 

Aku sebuah paku dengan kisah perjalanan panjang. Kelak saat kesadaran manusia tentang peradaban demokrasi mencapai puncaknya, mungkin aku tiada, tergantikan oleh lainnya namun tetap saja akan tersimpan pada laci2 sejarah, bersama dengan kebencian, aroma tangisan dan kekalahan,  perjalanan dari sebuah peradaban manusia, yang ditentukan olehku : paku


Selasa, 07 April 2020

Virtual social relationship

Virtual social relationship

Saya pernah nulis status, saat rakyat di takut2i dengan bahaya covid19 sampai titik tertentu itu efektif, setelah itu hilang ketakutannya apalagi saat lapar yang terasa nyata dibanding dengan bayang2 kematian.  Lihat saja pelaksanaan PSBB di hari pertama di Jakarta,  bukan sepi malah ramai seperti tidak terjadi apa2. 

Bukankah itu ironi,  sama halnya saat sebaran virus ini mulai merata,  dan kita teriak2 kekurangan APD,  ternyata kita ini produsen APD terbesar dunia? Jadi apakah kekurangan itu nyata?  Yaaa,,, selama ada orang2 yang ambil keuntungan dengan expor ke negara lain.  Seperti ironi bantuan APD dari china ternyata dibuat di indonesia. Bukan sekali ini kita jadi negeri ironi (untung bukan tirani). Saat negara malaysia terapkan lockdown,  ratusan atau mungkin ribuan TKI di deportasi kembali ke pangkuan pertiwi dengan segala resikonya. 

Tapi ada yang lebih ironi yaitu hadirnya covid19 yang membuat kita harus dirumah sebenarnya adalah mencerminkan kita akan keranjingan berselancar dunia Maya.  Teman dumay lebih banyak daripada teman realita,  silaturahmi dumay lebih intens daripada realita. Apakah bagus? Di titik tertentu ok tapi berefek pada kehangatan sosial yang tidak di dapat dari dunia Maya.  Istilah social distancing mungkin mengacu dari sana,  kita di suruh silaturahmi sosial di dunia Maya dulu ( virtual social relation ship). Jadi bukankah kehadiran virus ini akan membuat intensitas kita di internet lebih tinggi seperti yang kita harapkan. 
Big ironi.... 😥😥