Sabtu, 12 September 2026

Ke-u-tuhan

Dunia yang kita tempati memang 3D, tapi pikiran kita 2D atau dualitas.
Kita mengalami kehilangan untuk tahu makna sesungguhnya memiliki. Perpisahan untuk mengerti apa arti rindu dan pertemuan. Kesedihan untuk tahu makna kebahagiaan. Kesakitan untuk menghargai nikmatnya sehat. Mengalami gelapnya malam buat menghargai arti benderang.

Pak Gede pernah bilang setiap kebahagiaan yang datang dari pintu depan, kesedihan sudah menunggu di pintu belakang. Artinya bahagia-sedih, cinta-benci dsb menempati di rumah yang sama. Tak bisa dihindari misal pengen senangnya saja. 

Selanjutnya beliau bilang jika bisa melampaui dualitas,  memeluk kesedihan seperti memeluk senang dengan kemesraan yang sama . Maka hidup anda menjadi utuh.

 Bekal hidup ke-u-tuhan inilah membuat kita tidak gampang terombang ambing keadaan karena dibalik semua dualitas yang dialami tersirat jejak2 Cinta Nya bagi mereka yang peka 😊.

Bayangkan saat sedih itu adalah pendaran Cinta Nya untuk membuatmu kuat,  saat kehilangan itu adalah cermin Cinta Nya untuk mengajakmu tak kehilangan arah.

Ketika kau sampai disana tak ada yang bisa dikatakan kecuali : "terimakasih Tuhan semua telah sempurna adanya"




Tidak ada komentar:

Posting Komentar