Senin, 17 Desember 2018

Siapakah dirimu

Siapa dirimu?
Lihatlah gambar dibawah ini,  dirimu ada dimana? Terlalu kecil buat membandingkannya,  sebab dirimu adalah debu makrokosmos,  bahkan noktah dalam tata Surya yang tak diperhitungkan,  lihatlah betapa alam semesta bervibrasi,  mengikuti pola siklikal(bukan linier). Pola siklikal menghasilkan vibrasi berupa pure energy. Mirip gelombang elektromagnetik,  tawaf,  double helix susunan DNA kita. 

Namun tahukah,  jika kita yang hanya noktah kecil di dalam debu semesta,  seluruh jagad Raya,  kita diberi mandat menjadi khalifahnya. Kita bisa memberi arahan,  gelombang,  vibrasi yang mengikuti Nur cahaya Nya. Kita memiliki jabatan yang Agung, yang tak mungkin tanpa memiliki fasilitas kepemimpinan yang mumpuni.  Kita telah mengemban tugas dari Nya untuk menjadi rahmat seluruh alam.

Jadi,  pertengkaran2 kecil dengan sesama,  memperebutkan kuasa,  memperebutkan maqom dan jabatan,  bahkan pencarian tiada habisnya pada harta benda, hanya sebuah fragment kecil yang mestinya kita abai. Atau lain kali meragukan kemampuan Tuhan menanggung rizki yang telah dijanjikan Nya,  ketakutan akan kehidupan, was2 akan masa depan.  Kesemuanya itu bisa mengurangi kapasitas tugas yang digariskan Nya.
#re_intro

Senin, 12 November 2018

Day off

Jadi dalam momen tertentu, saya sedang belajar untuk melepas kemelekatan,  sekaligus belajar ada namun "meniada".
Dalam tataran tertentu ini memang sulit,  mirip nasihat "gurpan" bilang : minum saat haus,  makan ketika lapar.
Hebatnya semua hal tersebut dilandasi karena cinta,  miripmatahari,  embun,  angin,  hujan,  mereka melakukan tugasnya penuh ikhlas.
Jadi belajar berjarak,  kemelekatan dengan hal yang bersifat "luar", hanya bagian episode yang harus saya jalani,  yang ujungnya sendiri tak tahu dimana,  tapi inilah hidup.
Dalam bahasa lain : you did not know where the future will be,   but you know to where (anda tak tahu dimana masa depan itu tapi anda tahu akan kemana)

Sabtu, 03 November 2018

Hujan november

Hujan november
Hujan bulan november,  seperti menjemput doa doa yang berjuang menuju ke langit dan membasahi singgasana malaikat yang trenyuh saat manusia peminta-minta rizki namun lupa mohon ampunan.

Hujan bulan november, ketika rintiknya jatuh ke tanah,  beraroma kenangan tempat masa lalu hanya cumbu berasik masyuk dengan kegetiran dan tawa,  mengombang ambingkan hati antara putus asa dengan dera,  dan kita tertawa sambil menyeka air mata setelah tersadar ini cara Mu bercanda.

Hujan bulan november,  rinainya menerpa wajah wajah haus kasih sayang Mu, bahkan mencarinya kemana mana tanpa sadar prasangka menghalangi temukan cahaya Mu,  mengetuk pintu dan menemukan dirimu didalam.

Hujan november,  daun daun semula lusuh kini terbuai kelembutan,  dingin hanya suara yang terdengar,  hingga malam menepikan semua kemarahan dan memberinya kelembutan,  seperti berkata sejauh2 mencari tak akan kau temukan jika hatimu prasangka belaka. Tiba2 gerimis mengetuk pintu hatimu dengan lembut : hai jiwa yang tenang,,,,,,,

Jumat, 02 November 2018

Caffein effect

Peradaban kita sedang memasuki proses tahap dasar dari siklus yang terulang (orang Jawa bilang Pranoto mongso).  Siklus peradaban dasar adalah saat individu ingin memperlihatkan eksistensinya dalam masyarakat,  sehingga dalam tataran pragmatis,  kita kenal istilah selfie,  plagiat,  eksis. Ini merujuk pada masyarakat barat setelah terjadinya revolusi perancis,  dimana saat itu kita masuk di budaya egaliter. Sekarang barat malah memasuki kondisi pre egaliter.  Kita malah memasuki post individual

Saat revolusi Perancis,  sumber daya alam dikuasai dan di eksploitasi seperti meras santan,  hasilnya adalah kekeringan jiwa saat kemakmuran badaniah malah membuat limbung.  Saat peradaban kita mencapai Puncak tertinggi spiritual,  barat memasuki Puncak peradaban materialitas,  efek yang tak terbendung adalah kolonialisme merajalela dimana mana. Efek itu dirasakan sampai hari ini sebagai Puncak kegelapan jahiliah terhadap materi,  dan kita memasuki itu saat ini.

Pernah dengar lagu gundul pacul, lir ilir atau e- dayohe teko;  lagu kaya makna gambaran masyarakat egaliter yang memiliki visi gemah ripah loh jinawi dan berujung pada baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.  Hari ini tembang itu coba dikumandangkan lagi untuk mengingatkan, eksistensimu sacara individu kelak akan menemui kebimbangan tatkala ruh mu tak pernah kau jenguk dengan memberinya energi spiritual.

Demikian status saya pagi ini sebagai pengamat ekonomi palsu,  tetap jaga kesehatan bodi dan iman,,,,
#caffein_effect

Selasa, 30 Oktober 2018

Kode keras

Semalam saya bermimpi bertemu seseorang,  sebut saja gurpan,  lama saya tak bertemu beliau.  Dia menyapa saya sengan memperlihatkan putri semata wayangnya yang cantik dan sudah dewasa.  Kaget karena baru sekarang gurpang ngaku punya anak perempuan.  Tapi bukan itu yang ingin dilibatkan ke saya,  gurpan hanya bilang dengan sanepo : "broken wing,,, anak adalah mewakili kesayangan apa yang kita miliki,  kecantikan adalah keindahan yang melekat pada kesayangan kita".

"Saya hanya ingin katakan,  jika kau memiliki sesuatu yang Indah dan kamu teramat menyayanginya, jangan sampai itu malah menghalangi kecintaanmu pada Allah". Kode keras yang diucapkan gurpan membuat saya terhenyak,  terus dia lanjutkan.  Laku jalan sunyi,  begitu kau ucap,  semesta akan mengujimu dengan kemelekatan, jadi tema hidupmu bukan kau akan jadi kaya atau kere dengan hasil usahamu,  hasil pencarian karunia Nya.  Tapi apakah sengan upayamu itu akan kebih mendekatkan dirimu pada Nya. Tak penting dirimu melarat,  sugih selama dalam ko ndisi apapun kamu makin dekat pada Nya".

Apa hubungannya dengan Putri gurpan yang cantik,  tanya saya.  " broken wiinggg,,,, (saya kangen jika gurpan nyebut nama saya dengan aksen khasnya), itu Putri cantik kesayangan saya,  sebagai sanepo buat kamu,  mirip kamu Allah berkenan mengasuhnya,  apapun itu saya sadar jika itu menjauhkan diri ini dari Nya,  maka saya akan kehilangan momentum di kehidupan ini". Saya tecekat kehilangan kata2 lantas gurpan melanjutkan : bukankah Allah mengirim 'kode keras' dengan memberimu ketakutan,  kecemasan,  yang sebenarnya Dia akan mengujimu apakah konsistenmu terhadap Nya tetap ada di lakumu jalan sunyi".

Saya terdiam,  gurpan hanya perantara Nya untuk mengingatkan,  bukan karena ke ge er an,  tapi audah sering kali dalam tahapan hidup saat akan limbung,  gurpan hadir dalam mimpi atau realita.  Sengaja saya tulis ini di fb karena saya tahu,  ini adalah tempat sembunyi paling Bagus,  karena gak akan mungkin dibaca 😀.. Sesaat sebelum pergi dalam mimpi dia bisikkan : kapan ngopi bareng broken wing,,,,
Tiba2 tarhim subuh terdengar,,,,,,

Parodi

Parodi
Ada yang masih mencari
Ada yang mulai meniti
Ada yang berkecukupan
Ada yang kekurangan
Ada yang berhenti
Ada yang terus berlari
Ada yang kebingungan
Ada yang teguh hati
Ada yang takut hari esok
Ada yang ikhlas dengan hari ini
Ada yang terombang ambing
Ada yang menetap dalam ketulusan
Ada yang masih bertumbuh
Ada yang telah berbuah rindang
Ada yang apinya masih memerah
Ada yang apinya biru
Ada yang pikirannya di masa lalu
Ada yang pikirannya dimana mana
Ada yang bingung dalam kelebihan
Ada yang ikhkas dalam kepapaan

Hidup di waktu yang sama bukan berarti akan berakhir di tempat yang sama,,,,,pasti berbeda. Persamaannya hanyalah, kita hidup dijalan yang sama, arah yang sama, tujuannya beda

Kamis, 18 Oktober 2018

Re(schedul)sekolah

Sekolah nang finlandia

Ngene rek,  eling tah kene jamane es em a,  opo sing mbok senengi, pelajarane opo jam kosong, upacara opo ketemu konco sak kelas,  pelajaran matematika opo mbolos mangan nang mbok kantin,  dulin opo dino Senen. Nek ono sekolah tapi pelajarane akeh jam kosong,  malah awakmu di kongkon dulin,  masak,  main musik gak onok upacara sing onok : koen mlebu opo ga terserah,  gratis maneh sekolahe
Gak usah mikir mene awakmu langsung pindah sekolah ga ijin wong tuwek.  Sekolah ngono iku onok rek,  koen cuma iso ngiler,  polahe sekolah iku onoke nang Finlandia.

Sekolah nang kono cumak 3-4 jam,  nek nang kene mlebu jam 7 moleh jam 11 paling awan,  iku ae pelajarane thitik soro, gak tahu garap pe er polahe gurune gak tahu ngekek-i pe er.  Lah terus sekolah cap opo iku. Ngertio rek,  arek2 Finlandia nomor siji peringkate sak donya,  bendino pelajarane yo onok matematika tapi gak koyok nang kene,  pelajarane lebih happy.  Kurikulume tergantung koen jaluke opo,  nek koen seneng musik yo main musik,  nggitaro sampek ledeh drijimu gapopo.  Seneng masak diajari masak,  seneng belajar robot,  onok pelajarane (iku jek nang sd,  wes diwuruki gae robot). Sing seneng gae puisi yo muisi,  yok opo gak iri koen nek sekolah model ngene.

Yok opo,  enak kan,  lah terus nek mlebune mung 3 jam,  lapo ae sak marine mulih. Yoo akeh kegiatane,  malah dikongkon dulin barang ambek gurune,  dulino sak koncoan rek jarene,  dadi masiyo mlebune mung 3-4 jam, tapi efektif,  malah arek Finlandia minimal iso ngomong 3 boso,  Finland, inggris, Spanyol.  Asline podo ambek arek2 kene, iso boso Indonesia, inggris,  jowo kromo,  jowo ngoko sing akeh misuhe,  meduro lsp 😂.

Dadi nang kono gak ono istilah guru killer, sekolah paporit,  model2 pulday skul sing sekolahe sampe sore.  Jare arek Finlandia PR iku wes kuno,  ndeso so. Iku nek kenek arek2 sing nduableh e koyok koen,  gurune tambah ngacungno jempol 2 saking kreatipe lan ndableg e . Lah yok opo,  arek kene nek sekolah gayane gowo laptop,  pe er e sak taek ndayak,  duline cumak onok prei thok,  gak tau weruh rasane mbolos,  sampe2 aku tahu ngerti arek teko kutho suroboyo ga iso mbedakno wedus ambek sapi polahe podo putihe,  malah tepak nang pandaan ono arek kiro2 kelas 3 sd takon nang mama e,  jare opoko sawahe kok ditanduri suket,,,,, cobak opo gak ngelu pingin misuh diann*uk.  Wong nandur pari jare nandur suket,  lah sego sing dilebokno nang cangkem mu iku teko endi?.

Mbalik maneh,  sekolah nang kono gak onok critane sekolah paporit,  mulai kutho sampe pucuk ndedo so (iki ndesone nang Finlandia loh rek) podo do gak onok bedane,  dadi antarane anake wong sugih ambek ga,  nang kono setara,  gak koyok nang kene, sing nyetil ambek kumus2 ketok nemen 😁. Koen pasti iri ndelok ngono,  makane wes koen sekolah ojok pinter2 secara akademis,  tapi opo sing dadi hobbymu temenono, misale koen hobby mbolos,  mboloso sing temen2 sopo ngerti mbesuk awakmu iso merancang sistem sing iso mendeteksi kebocoran sistem pengaman opo ae hehehe.  Sing seneng mangan nang mbok kantin pas pelajaran,  temenono,  iku nglatih kepekaanmu nang masakan ambek strategi market warung (koen iso mbayangno tah kantin sekolah sing segmene terbatas arek sekolah, terus sering mbok bujuki mangan weci limo ngomong 2, krupuk 10 ngaku 4,  tapi brand e mbok gandrungi saklawase, kantin sekolah gak sengojo gae  emosional brand marketing). Sampek koen kabeh gak iso lali hehehe,,,,.

Wes yo,  ngene ae sekolah lakonono ae tapi ojok mbok seriusi nemen2 mengko tambah mumet ndhasmu,  nyantai ae,  sebab sekolah  mung  ngisore 15% kontribusine nang suksesmu,  sisane mergo pengembangan bakat lan hobimu lan pencarianmu .  Tapi ojok mbok kandakno pendapat iki nang wong tuwek mbek gurumu,  aku iso digibeng engkok 😂😂😂😁😁.