di suatu tempat aku sempat berdialog
dengan ibu kehidupan, sebuah tempat dimana
bisa buka diriku apa adanya
w
ibu...dimana bahagia bersemayam?
apa melekat di setiap kecenderungan
dicari-cari di luar dengan gegap gempita
namun hampa di dalamnya
kesia-siaan yang di dapatnya
seperti menari di kegelapan, tanpa tahu
dimana keindahannya
W
anakku...kenapa itu kau tanyakan berulang kali
kenapa engkau hari ini sayang
jawabanku tetaplah sama
kebahagiaan bukanlah tujuan
ia juga bukan sebuah nama, sifat, dan keadaan
atau hal yang lekat dalam benda-benda
ia hanya cahaya, seperti pantulan cahaya bulan
engkau tak akan mendapatkannya
ketika tak merendah dihadapanNya
w: ibu...apa beda cinta dan kasih sayang?
W: seperti kura-kura dalam perahu
w : maksudnya ?
W : pura-pura tidak tahu
w : hahaha, aku hanya ingin ketegasan darimu
W
anakku, cinta, kasih sayang, ia tetaplah sama esensinya
yang membedakannya hanya rasa
cinta, butuh pengakuan, butuh pengorbanan
hingga dirimu alami kebahagiaan dan kepedihan
dalam waktu yang sama
kasih sayang tak membutuhkan apa-apa
ia menjalani fitrah kehidupannya
ia ada di tempat tertinggi, cinta yang sejati
ia hanya dicapai dengan ketulusan dan keikhlasan
sanggupkah engkau menjalaninya
ketika hatimu masih saja tergoda
dengan rasa pedih, sakit dan lelehan air mata
terlalu cengeng dirimu anakku
engkau terlalu besar untuk hal itu
kalau hari ini engkau menyayanginya
sayangilah dia dengan keikhlasan
engkau tak harus memintanya
dengan hal yang sama
w
ah...ibu engkau menyindirku
rasanya aku belum sanggup seperti itu
karena aku tak pernah alami sebelumnya
W
anakku...
engkau tak pernah merindui buah hatimu?
saat waktu dan jarak memisahkanmu
terlalu sering engkau katakan itu
apa yang mengikatnya kalau bukan cinta, kasih sayang
seolah engkau saling membutuhkan
seperti ada benang imaginer seperti yang dia katakan
benang yang bisa mengalahkan jarak dan waktu
tetapkan hatimu seperti itu
sayangilah dia anakku kalau engkau mengaguminya
sayangilah dengan ketulusan
walau engkau tak tahu akan kemana arahnya
biarlah berjalan apa adanya
hidup bukanlah sebuah kebetulan
sebab, sebuah kebaikan tak akan berwajah keburukan
sebuah tendensi ia akan berakhir di penyesalan
semoga dirimu mengerti anakku...
aku akan pergi sebentar...
bertahun tahun kuketuk pintu Mu lama tak terbuka setelah terbuka baru sadar ternyata aku mengetuknya dari dalam #rumi
Minggu, 07 Maret 2010
Kamis, 04 Maret 2010
pandora's box
ah...membaca dirimu
seperti memainkan puzzle kehidupan
kerumitannya, seperti gabungan antara keanehan dan keunikan
saat aku coba rangkai kepingan dirimu
yang terbaca hanya gurat kesedihan
seolah hidup seperti membuka kotak pandora
isinya kepedihan belaka tanpa cahaya di dalamnya
entah kenapa
aku jadi sedemikian asik di dalamnya
seperti temukan mainan baru
merangkai kepingan dirimu satu demi satu
seolah bisa menentukan takdirmu
menempel satu demi satu keyakinan
membentuk sosok dirimu yang baru
yang akan menjadi hebat di masa depan
memngukir hidupmu dengan rasa cinta
karena aku ingin engkau tersenyum bahagia
membaca dirimu
seperti menarik diriku kedalam
menyelami satu demi satu bilik hatimu
melihat begitu banyak mozaik keindahan
gabungan antara harapan, sedih, tawa, cinta dan putus asa
pilihan-plihan sulit yang membuat dirimu bertahan
hmmm...salahkah aku bila karena itu
begitu terpesona akan dirimu
jawaban yang sering kau tanyakan
"kenapa aku begitu mempesona dirimu?"
hari ini, mungkin engkau akan melangkah ringan
senyumlah sayang,,, senyumlah dengan ketulusan
tatap masa depanmu dengan keyakinan
langkahmu ke depan memang tak selalu ringan
jangan bimbang, tetaplah berjalan
karena kotak pandoramu tertutup sudah lama
ia bukan lagi hal yang menakutkan
ia hanya bagian dirimu yang telah hilang
hmm,,,aku hanya ingin melihatmu tertawa
seolah hidup dalam genggaman
gabungan antara cita-cita, realita dan angan
belum terlalu sempurna memang
aku hanya ingin bilang
terima kasih, telah kau ijinkan membaca dirimu
menjadi bagian dalam warna hidupmu
walau ia hanya kepingan terkecil
namun banyak hal yang akan aku kenang
seperti memainkan puzzle kehidupan
kerumitannya, seperti gabungan antara keanehan dan keunikan
saat aku coba rangkai kepingan dirimu
yang terbaca hanya gurat kesedihan
seolah hidup seperti membuka kotak pandora
isinya kepedihan belaka tanpa cahaya di dalamnya
entah kenapa
aku jadi sedemikian asik di dalamnya
seperti temukan mainan baru
merangkai kepingan dirimu satu demi satu
seolah bisa menentukan takdirmu
menempel satu demi satu keyakinan
membentuk sosok dirimu yang baru
yang akan menjadi hebat di masa depan
memngukir hidupmu dengan rasa cinta
karena aku ingin engkau tersenyum bahagia
membaca dirimu
seperti menarik diriku kedalam
menyelami satu demi satu bilik hatimu
melihat begitu banyak mozaik keindahan
gabungan antara harapan, sedih, tawa, cinta dan putus asa
pilihan-plihan sulit yang membuat dirimu bertahan
hmmm...salahkah aku bila karena itu
begitu terpesona akan dirimu
jawaban yang sering kau tanyakan
"kenapa aku begitu mempesona dirimu?"
hari ini, mungkin engkau akan melangkah ringan
senyumlah sayang,,, senyumlah dengan ketulusan
tatap masa depanmu dengan keyakinan
langkahmu ke depan memang tak selalu ringan
jangan bimbang, tetaplah berjalan
karena kotak pandoramu tertutup sudah lama
ia bukan lagi hal yang menakutkan
ia hanya bagian dirimu yang telah hilang
hmm,,,aku hanya ingin melihatmu tertawa
seolah hidup dalam genggaman
gabungan antara cita-cita, realita dan angan
belum terlalu sempurna memang
aku hanya ingin bilang
terima kasih, telah kau ijinkan membaca dirimu
menjadi bagian dalam warna hidupmu
walau ia hanya kepingan terkecil
namun banyak hal yang akan aku kenang
Rabu, 03 Maret 2010
setelah semalam,aku harap engkau mengerti
setelah semalam, aku harap engkau mengerti
ketika sebuah kata sayang terucap
ia bukan berlari di awang-awang
ia juga tak berjalan menyusuri bayangan angan
ia hadir bukan karena aku sedang bermimpi
meskipun untuk sebuah realita ia tak bisa diterima
biarkan ia menempuh takdirnya sendiri sayang...
karena ia bukan lagi bernama cinta
yang menempati sekat relung hatimu
ia sudah bersemayam di nuranimu paling dalam
mudah-mudahan engkau mengenalinya nanti
sebagai wujud cinta yang paling murni
ijinkan aku untuk mengucapkan itu
sebab ketika kata ini terucap
ia tak bisa terhalangi oleh apapun jua
engkau tak perlu takut karenanya
sebab...
ia seperti matahari yang menghangatkan hatimu
ia seperti embun yang menyejukkan bunga mawarmu
ia juga yang meng-indahkan sayap kecilmu
sebelum kau terbang melihat dunia luas nanti
ia hanya bisa memberi
seperti udara yang kau hirup pagi ini
setelah semalam,aku hanya ingin mengangguk padamu
sebagai wujud kagum atas pesonamu
dirimu, talentamu,teramat besar sayang
aku bisa melihat itu
seperti batu pualam yang belum terasah
kelak ia akan menjadi permata yang paling indah
siapkan dirimu sayang, isi dengan kebaikan
karena itu yang akan menjadi penghias keindahan dirimu
ijinkan aku ikut menjadi bagian itu
dengan sebuah kata : aku sayang padamu
hmm,,,benang imaginer itu
kau ucapkan semalam, membuat aku terkesan
meskipun kau tak mengerti, tapi kau menyadari
ia disana meskipun tak tersentuh
aku hanya berharap ia tetap ada, tak putus oleh masa
karena aku ingin selalu mengunjungimu
lewati sebuah jalan, lewati sebuah jembatan
bernama benang imaginer itu
ah...aku harap engkau gak salah mengerti
setelah semalam, setelah terucap kata sayang
aku tidak berharap apa-apa darimu
bukan sebuah kepasrahan atau sia-sia
ia hanya sebuah wujud cinta
hanya dengan bentuk yang berbeda
aku harap engkau mengerti
ketika sebuah kata sayang terucap
ia bukan berlari di awang-awang
ia juga tak berjalan menyusuri bayangan angan
ia hadir bukan karena aku sedang bermimpi
meskipun untuk sebuah realita ia tak bisa diterima
biarkan ia menempuh takdirnya sendiri sayang...
karena ia bukan lagi bernama cinta
yang menempati sekat relung hatimu
ia sudah bersemayam di nuranimu paling dalam
mudah-mudahan engkau mengenalinya nanti
sebagai wujud cinta yang paling murni
ijinkan aku untuk mengucapkan itu
sebab ketika kata ini terucap
ia tak bisa terhalangi oleh apapun jua
engkau tak perlu takut karenanya
sebab...
ia seperti matahari yang menghangatkan hatimu
ia seperti embun yang menyejukkan bunga mawarmu
ia juga yang meng-indahkan sayap kecilmu
sebelum kau terbang melihat dunia luas nanti
ia hanya bisa memberi
seperti udara yang kau hirup pagi ini
setelah semalam,aku hanya ingin mengangguk padamu
sebagai wujud kagum atas pesonamu
dirimu, talentamu,teramat besar sayang
aku bisa melihat itu
seperti batu pualam yang belum terasah
kelak ia akan menjadi permata yang paling indah
siapkan dirimu sayang, isi dengan kebaikan
karena itu yang akan menjadi penghias keindahan dirimu
ijinkan aku ikut menjadi bagian itu
dengan sebuah kata : aku sayang padamu
hmm,,,benang imaginer itu
kau ucapkan semalam, membuat aku terkesan
meskipun kau tak mengerti, tapi kau menyadari
ia disana meskipun tak tersentuh
aku hanya berharap ia tetap ada, tak putus oleh masa
karena aku ingin selalu mengunjungimu
lewati sebuah jalan, lewati sebuah jembatan
bernama benang imaginer itu
ah...aku harap engkau gak salah mengerti
setelah semalam, setelah terucap kata sayang
aku tidak berharap apa-apa darimu
bukan sebuah kepasrahan atau sia-sia
ia hanya sebuah wujud cinta
hanya dengan bentuk yang berbeda
aku harap engkau mengerti
Selasa, 02 Maret 2010
lirih
aku menyapaMu di keheningan
mengapa Engkau diam saja
hanya lirih Engkau berkata
engkau kemana wing...
sekian lama Aku menantimu
mengharap engkau merajuk
berharap engkau menangis dan tertunduk
menanti kata-katamu
menunggumu dalam sepi dan sunyi
namun tak Ku temui
engkau hanya diam
kenapa wing...
apa Aku telah engkau duakan
bersahabat dengan nisbi kehidupan
Ah...Tuhan...
junjungan hamba yang teramat Besar
hamba tak mungkin meninggalkanMu
hanya untuk sebuah kenisbian
hanya hati hamba tak sanggup buat merajuk padaMu
untuk hal kecil begini
sebab dirimu terlalu Agung
menuntaskan diriku yang lemah ini
apa aku pantas mohon pertolonganMu
wing...
Aku amat dekat, teramat dekat
aku bisa mengerti
gundahmu, gembiramu
sebab kehidupan selalu berbisik padaKu
engkau kemana selama ini wing...
aku kangen dengan bisikan mesramu
meskipun engkau telah lelah jauh berjalan
aku akan selalu menantimu wing...
seperti kekasih yang lama merinduimu
berharap engkau datang dengan senyuman
memeluk kehidupan dengan cinta yang dalam
wing...
apapun hari ini engkau berjalan
Aku hanya bisa mengangguk dan tersenyum
bukankah engkau telah bilang
kemanapun engkau masuk pusaran kehidupan
terjebak dalam sekat angan dan keinginan
engkau hanya akan mengadu padaKu
Aku rindu itu wing...
kalau hari ini dirimu menyayangi seseorang
jarak dan waktu yang membuatmu gundah
perbedaan yang membuatmu ragu melangkah
dan kau pun meratapinya di sudut malam
seraya bertanya: apakah ini pendar cintaKu
kenapa kau ragukan itu wing...kenapa?
ketika seseorang mencoba menyatukan hati
dengan ketulusan dan keikhlasan
kau coba menafsirkannya itu cinta
bukankah engkau telah tahu, kenapa selalu bertanya
cinta, mahluk yang Aku ciptakan
bukan untuk diratapi
bukan wing...engkau salah besar
ia hanya perlu dijalani dengan rendah hati
ia hanya perlu ditampakkan dengan kebersahajaan
engkau tak perlu tahu
apakah dirimu menerimanya
dengan takaran yang sama
jangan wing...jangan lakukan
bila ada sebutir debu dalam keikhlasan
kau akan terjebak dengan cinta artifisial
kalau hari ini engkau menyayanginya
sayangi dia dengan ketulusan
kalau engkau mengasihinya
sayangi dia dengan kelembutan
kelak saat nanti waktunya tiba
engkau dan dia akan mengerti
apa arti cinta sejati
ketika bahagia, menjadi keseharian semata
ketika mimpimu, mimpinya
menjadi hal yang nyata
engkaupun akan tersungkur dihadapanKu
seraya berkata
Yaa..Tuhan...kekasih hatiku
aku hanya bisa berbisik lirih dihadapanMu
inikah makna pendar cintaMu
mengapa Engkau diam saja
hanya lirih Engkau berkata
engkau kemana wing...
sekian lama Aku menantimu
mengharap engkau merajuk
berharap engkau menangis dan tertunduk
menanti kata-katamu
menunggumu dalam sepi dan sunyi
namun tak Ku temui
engkau hanya diam
kenapa wing...
apa Aku telah engkau duakan
bersahabat dengan nisbi kehidupan
Ah...Tuhan...
junjungan hamba yang teramat Besar
hamba tak mungkin meninggalkanMu
hanya untuk sebuah kenisbian
hanya hati hamba tak sanggup buat merajuk padaMu
untuk hal kecil begini
sebab dirimu terlalu Agung
menuntaskan diriku yang lemah ini
apa aku pantas mohon pertolonganMu
wing...
Aku amat dekat, teramat dekat
aku bisa mengerti
gundahmu, gembiramu
sebab kehidupan selalu berbisik padaKu
engkau kemana selama ini wing...
aku kangen dengan bisikan mesramu
meskipun engkau telah lelah jauh berjalan
aku akan selalu menantimu wing...
seperti kekasih yang lama merinduimu
berharap engkau datang dengan senyuman
memeluk kehidupan dengan cinta yang dalam
wing...
apapun hari ini engkau berjalan
Aku hanya bisa mengangguk dan tersenyum
bukankah engkau telah bilang
kemanapun engkau masuk pusaran kehidupan
terjebak dalam sekat angan dan keinginan
engkau hanya akan mengadu padaKu
Aku rindu itu wing...
kalau hari ini dirimu menyayangi seseorang
jarak dan waktu yang membuatmu gundah
perbedaan yang membuatmu ragu melangkah
dan kau pun meratapinya di sudut malam
seraya bertanya: apakah ini pendar cintaKu
kenapa kau ragukan itu wing...kenapa?
ketika seseorang mencoba menyatukan hati
dengan ketulusan dan keikhlasan
kau coba menafsirkannya itu cinta
bukankah engkau telah tahu, kenapa selalu bertanya
cinta, mahluk yang Aku ciptakan
bukan untuk diratapi
bukan wing...engkau salah besar
ia hanya perlu dijalani dengan rendah hati
ia hanya perlu ditampakkan dengan kebersahajaan
engkau tak perlu tahu
apakah dirimu menerimanya
dengan takaran yang sama
jangan wing...jangan lakukan
bila ada sebutir debu dalam keikhlasan
kau akan terjebak dengan cinta artifisial
kalau hari ini engkau menyayanginya
sayangi dia dengan ketulusan
kalau engkau mengasihinya
sayangi dia dengan kelembutan
kelak saat nanti waktunya tiba
engkau dan dia akan mengerti
apa arti cinta sejati
ketika bahagia, menjadi keseharian semata
ketika mimpimu, mimpinya
menjadi hal yang nyata
engkaupun akan tersungkur dihadapanKu
seraya berkata
Yaa..Tuhan...kekasih hatiku
aku hanya bisa berbisik lirih dihadapanMu
inikah makna pendar cintaMu
hopless (terlalu berharapkah aku?)
ah...
kenapa aku harus menuntutmu
untuk menyayangiku seutuhnya
bukankah aku hanya kepingan kecil
dari fragment hidupmu yang besar
sebab, hanya dengan sekali sentuhan
noktah seperti aku langsung terpental
hilang di rotasi anganmu
tinggal kapan waktunya jadi penentu :-)
ah...
kenapa aku harus terus menanyaimu
"apa engkau sayang padaku?"
karena sudah terlalu jelas
diriku hanya kepingan kecil
dari bangunan cintamu yang besar
saat aku menuntutmu lebih
engkau pasti menertawai kenaifanku
sebab dengan sekali hembusan nafas
diriku hilang dari kehidupanmu
ah...
kenapa aku harus terus berharap
dirimu selalu ada disampingku
bukankah sudah terlalu gamblang
diriku tersekat dalam tembok-tembok angan
hadir hanya saat sepimu datang
aku dibutuhkan memang
namun hanya sekilas dan sekelebatan
selebihnya
hmm...
diriku hanya jadi bagian sisi gelapmu :-D (sorry,ini perasaanku)
ah...
kenapa aku harus selalu menanti jawabmu
bukankah cinta, apapun makna yang membawanya
ia hadir saat aku terlalu berharap padamu
bertemu di waktu yang salah
bukankah ironi yang teramat indah
saat aku hanya sekedar mampir di kehidupanmu
rasanya terlalu berlebihan
ada keinginan utuh memilikimu
karena nanti Tuhan akan marah :-)
saat aku terlalu berharap memilikimu
karena engkau bukan milikku
dalam skenario milik siapa... entah
dalam skenario Tuhan
aku dan dirimu
hmm...
saat kutanya padaNya
beliau hanya bisa tersenyum
entah isyarat itu apa artinya
mungkin nanti aku tahu jawabnya
lewat tawa atau air mata
waktu nanti yang akan bawa pesanNya :-)
kenapa aku harus menuntutmu
untuk menyayangiku seutuhnya
bukankah aku hanya kepingan kecil
dari fragment hidupmu yang besar
sebab, hanya dengan sekali sentuhan
noktah seperti aku langsung terpental
hilang di rotasi anganmu
tinggal kapan waktunya jadi penentu :-)
ah...
kenapa aku harus terus menanyaimu
"apa engkau sayang padaku?"
karena sudah terlalu jelas
diriku hanya kepingan kecil
dari bangunan cintamu yang besar
saat aku menuntutmu lebih
engkau pasti menertawai kenaifanku
sebab dengan sekali hembusan nafas
diriku hilang dari kehidupanmu
ah...
kenapa aku harus terus berharap
dirimu selalu ada disampingku
bukankah sudah terlalu gamblang
diriku tersekat dalam tembok-tembok angan
hadir hanya saat sepimu datang
aku dibutuhkan memang
namun hanya sekilas dan sekelebatan
selebihnya
hmm...
diriku hanya jadi bagian sisi gelapmu :-D (sorry,ini perasaanku)
ah...
kenapa aku harus selalu menanti jawabmu
bukankah cinta, apapun makna yang membawanya
ia hadir saat aku terlalu berharap padamu
bertemu di waktu yang salah
bukankah ironi yang teramat indah
saat aku hanya sekedar mampir di kehidupanmu
rasanya terlalu berlebihan
ada keinginan utuh memilikimu
karena nanti Tuhan akan marah :-)
saat aku terlalu berharap memilikimu
karena engkau bukan milikku
dalam skenario milik siapa... entah
dalam skenario Tuhan
aku dan dirimu
hmm...
saat kutanya padaNya
beliau hanya bisa tersenyum
entah isyarat itu apa artinya
mungkin nanti aku tahu jawabnya
lewat tawa atau air mata
waktu nanti yang akan bawa pesanNya :-)
lets play the games
mari sayang...
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
kita buat scriptnya
kita buat takdirnya
kita buat skenarionya
endingnya kau takkan tahu bagaimana
kau hanya tahu dua hal saja
tawa dan air mata
siapkan dirimu sayang...
siapkan untuk bermain dengan cinta
cinta yang sejati
karena kau akan jalani
berkawan dengan kehidupan
atau melawannya
hmm..permainan teramat menarik untuk dilewatkan
rendah hatilah sayang...
sebab ia ibu dari sukur dan keikhlasan
sebab ia sahabat terdekat Tuhan
niscaya kehidupan akan bertekuk lutut
ketika tahu engkau menunduk
berserah diri dengan semua kekuatan
saat permainan kehidupan dimulai dari awal
mari sayang...
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
ijinkan aku untuk ikut denganmu
menamanimu rasakan guncangan
rasakan kejutan di tikungan jaman
karena kau akan banyak melihat fata morgana
saat banyak kepalsuan berhias hal yang mempesonakan
saat dirimu akan menjadi bimbang dengan sebuah pilihan
saat rasakan sekat semu yang tak jelas arahnya
bermain dalam labirin emosional
akan habiskan energimu
tajamkan mata hatimu sayang
karena kepalsuan jadi hal yang biasa
ketika permainannya mengabaikan etika
kau hanya perlu kaca mataNya
buat melihat kejernihan dengan mataNya
tak semua permainan akan kau menangkan nantinya
kau hanya perlu keteguhan
kalau akhirnya dirimulah sang juara
mari sayang...
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
kau hanya perlu alas ke-ikhlasan
untuk melindungimu dari jebakan kehidupan
kau hanya perlu baju sukur
untukmelindungimu agar tak takabur
kau perlu teman sejati bernama rendah hati
karena akan menundukkan kesombongan
melihatlah selalu padaNya
karena ia akan menunjukkanmu jalan
saat gelap hatimu membuat goyah
kemana arah akan melangkah
kelak saat kau ada di puncak kehidupan
ketika angan dan realita ada di neraca yang sama
kau akan rasakan kalau sebuah permainan
hanya bisa dimenangkan dengan kejujuran
utopia yang hari ini jadi mimpi
ia akan berubah
jadi senyum yang indah
hebat bukan....:-)
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
kita buat scriptnya
kita buat takdirnya
kita buat skenarionya
endingnya kau takkan tahu bagaimana
kau hanya tahu dua hal saja
tawa dan air mata
siapkan dirimu sayang...
siapkan untuk bermain dengan cinta
cinta yang sejati
karena kau akan jalani
berkawan dengan kehidupan
atau melawannya
hmm..permainan teramat menarik untuk dilewatkan
rendah hatilah sayang...
sebab ia ibu dari sukur dan keikhlasan
sebab ia sahabat terdekat Tuhan
niscaya kehidupan akan bertekuk lutut
ketika tahu engkau menunduk
berserah diri dengan semua kekuatan
saat permainan kehidupan dimulai dari awal
mari sayang...
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
ijinkan aku untuk ikut denganmu
menamanimu rasakan guncangan
rasakan kejutan di tikungan jaman
karena kau akan banyak melihat fata morgana
saat banyak kepalsuan berhias hal yang mempesonakan
saat dirimu akan menjadi bimbang dengan sebuah pilihan
saat rasakan sekat semu yang tak jelas arahnya
bermain dalam labirin emosional
akan habiskan energimu
tajamkan mata hatimu sayang
karena kepalsuan jadi hal yang biasa
ketika permainannya mengabaikan etika
kau hanya perlu kaca mataNya
buat melihat kejernihan dengan mataNya
tak semua permainan akan kau menangkan nantinya
kau hanya perlu keteguhan
kalau akhirnya dirimulah sang juara
mari sayang...
kita mainkan sekarang
petak umpet kehidupan
kau hanya perlu alas ke-ikhlasan
untuk melindungimu dari jebakan kehidupan
kau hanya perlu baju sukur
untukmelindungimu agar tak takabur
kau perlu teman sejati bernama rendah hati
karena akan menundukkan kesombongan
melihatlah selalu padaNya
karena ia akan menunjukkanmu jalan
saat gelap hatimu membuat goyah
kemana arah akan melangkah
kelak saat kau ada di puncak kehidupan
ketika angan dan realita ada di neraca yang sama
kau akan rasakan kalau sebuah permainan
hanya bisa dimenangkan dengan kejujuran
utopia yang hari ini jadi mimpi
ia akan berubah
jadi senyum yang indah
hebat bukan....:-)
Senin, 01 Maret 2010
switch off
1 maret,mungkin ini tulisan terakhirku
saat inspirasi dirimu pelan menghilang
bersama ini pula lampu rumah ini ku matikan
entah sampai kapan
akhirnya...
dentang bel itu berbunyi jua
pertanda aku harus pergi
ikuti angin berbisik menjauh
berkelana kembali di jalan sunyi
mencari kesejatian
mencari makna apa dibalik kejadian
selamat datang perih
kidung yang selama ini terlantun lirih
mungkin ia akan menjadi keseharian
kelak aku akan terbiasa
melantunkan kidung ini dari masa ke masa
selamat datang luka
kelak mungkin ia akan menjadi penguat jiwa
saat kesedihan esok mungkin akan mendera
hadapi saja
akhirnya...
pertanda itu mucul jua
saatnya aku harus hilangkan
segenap rasa rindu ketika pagi menjelang
hilangkan angan akan pesona senyummu
karena ia sekarang bukan milikmu
kembali saja ke rumah realita
ketika peluh, penat, ejekan
yang kemarin hilang saat tawamu terdengar
esok akan kembali bertahta
selamat tinggal rumah bahagia
tempat semua inspirasi dirimu mengalir
untuk sementara ini mungkin tulisan yang terakhir
rumah ini mungkin akan gelap
menunggu waktu hingga hatiku kembali
Tuhan...
eksekusi dariMu sungguh hebat
aku teramat menerima, teramat menerima
walau perih, luka hari ini begitu terbuka
bagiku,uhhh,, sempurna
begitu indah
entah kenapa aku ingin mengatakannya
seperti melihat harakiri
kematian yang hanya bisa dimiliki
oleh seorang pejuang sejati
hmmm...begitu indah
teramat indah
saat inspirasi dirimu pelan menghilang
bersama ini pula lampu rumah ini ku matikan
entah sampai kapan
akhirnya...
dentang bel itu berbunyi jua
pertanda aku harus pergi
ikuti angin berbisik menjauh
berkelana kembali di jalan sunyi
mencari kesejatian
mencari makna apa dibalik kejadian
selamat datang perih
kidung yang selama ini terlantun lirih
mungkin ia akan menjadi keseharian
kelak aku akan terbiasa
melantunkan kidung ini dari masa ke masa
selamat datang luka
kelak mungkin ia akan menjadi penguat jiwa
saat kesedihan esok mungkin akan mendera
hadapi saja
akhirnya...
pertanda itu mucul jua
saatnya aku harus hilangkan
segenap rasa rindu ketika pagi menjelang
hilangkan angan akan pesona senyummu
karena ia sekarang bukan milikmu
kembali saja ke rumah realita
ketika peluh, penat, ejekan
yang kemarin hilang saat tawamu terdengar
esok akan kembali bertahta
selamat tinggal rumah bahagia
tempat semua inspirasi dirimu mengalir
untuk sementara ini mungkin tulisan yang terakhir
rumah ini mungkin akan gelap
menunggu waktu hingga hatiku kembali
Tuhan...
eksekusi dariMu sungguh hebat
aku teramat menerima, teramat menerima
walau perih, luka hari ini begitu terbuka
bagiku,uhhh,, sempurna
begitu indah
entah kenapa aku ingin mengatakannya
seperti melihat harakiri
kematian yang hanya bisa dimiliki
oleh seorang pejuang sejati
hmmm...begitu indah
teramat indah
Langganan:
Postingan (Atom)