Jumat, 12 Februari 2010

may i love u?

may i love u?
entah kenapa kau tanyakan itu
aku hanya bisa mengangguk tanpa kata
seperti sebuah sejuk yang tiba-tiba berhembus
ketika gerah hanya diyakini dengan ironi
kau tahu rasanya....
seperti di jitak sama jarimu :-D
bukan sakit yang terasa
tapi ada ketulusan disana

may i love u?
entah kenapa kau tanyakan itu
karena setiap tarikan nafas hidupku
dirimu mengalir dalam pori pori
menembus kedalam
ke hati yang terdalam
menyatu dalam tiap darahku
rasanya dirimu tak asing buatku

may i love u?
entah kenapa kau tanyakan itu
seperti hembusan angin sore hari
menerpa wajah
seolah dirimu hadir
hanya buat menoreh keindahan
terasa menentramkan

may i love u?
ah...kenapa kau tanyakan itu
lunglai rasanya sendi-sendiku
aku hanya bisa diam terpaku
dirimu....ya...dirimu
terlalu berarti buatku
rasanya mengharu biru

may i love u
kenapa kau tanyakan itu
karena aku akan balik bertanya
may i have u? :-)








Selasa, 09 Februari 2010

cuma khayalan

Pagi itu, jam 6.30
minggu, entah tanggal berapa
ketukan pintu kamar membangunkanmu
sepertinya bertanya ada apa
sepagi ini saat kantuk masih terasa
kenapa pintu diketuk seperti tak sabar
saat kau buka pintunya
kau hanya terheran memandang seorang kurir
membawa setangkai bunga
cuma setangkai bunga mawar putih
"dari siapa"
dengan mata setengah terpejam engkau terima
saat pintu ditutup, kau lihat selembar kertas kecil
dengan beberapa kata:
"hari ini aku di bandung, ur admirer"
aha...pasti kau terbelalak tak percaya
kejutan yang terlalu mengada-ada
seperti seekor lebah menyengat pantatmu
kau sambar hapemu
hubungi nomor tertentu
seraya bertanya apa benar adanya
tahukah kau saat ia berkata: ya
kau hanya tertegun seolah tak percaya
dipandangi lagi setangkai mawar putih
diciumi bunga itu penuh rasa
hari ini, hari ini....mengapa...mengapa...
perasaan campur aduk antara senang dan kecewa
perasaan antara keraguan yang mentergap
dengan perasaan penuh harap
aha...kamu pasti tertawa
atau menangis sedih
karena terpaksa beberapa janji
kau batalkan hari ini
seperti takut kehilangan moment
seperti menang sebuah lotere
melesat dirimu memandang jendela
pagi ini terasa beda, tapi apa...
engkau pencet nomor itu sekali lagi
agar ini bukan mimpi
nyerocos bertanya,kamu dimana
kamu lagi apa, kok bisa...ahh....
entah berapa kali engkau terbelalak
begitu tahu dia muncul di depan kamarmu
sepagi ini, muncul didepan kamar
sesaat ketukan pintu yang ke dua
dan dia melihatmu
dengan rambut acak-acakan
dengan daster sedikit terbuka :-D
ah...kenapa..kenapa
kejutan yang tak terduga
membuatmu mati gaya
setangkai mawar putih
langsung menghujam jantungmu
hahaha........




stranger something's answer :-D

aku bukanlah siapa-siapa
karena aku tak bernama
yang melekat padaku hanya nisbi adanya
kalau engkau lihat dengan mata realita
yang nampak hanyalah sosok belaka
kalau kau melihat dengan mata hening
maka kau pasti telah akrab dengannya
sebab aku telah lama kau abaikan
sibuk dengan pencarian
kadang kau sebut itu bernama cinta
hmm...cinta
jati diriku yang sering disalah pahami
aku bukanlah ia
sebab aku bersemayam dalam hatimu
menunggumu sepanjang waktu
kalau kau mencariku diluar
salah besar adanya

aku bukanlah apa-apa
sebab aku luput
dari genggaman makna
kalau engkau tak mengenali aku
karena engkau merasakannya
dengan kepahitan dan kepedihan
dengan prasangka dan kehampaan
lihatlah aku dengan mata hatimu
aku ada disana menunggumu
dengan senyum, bahagia dan tawa
aku tak akan lari sayang,,,
meninggalkanmu seorang
sebab aku bagian dirimu yang hilang
entah kenapa kemarin kau abaikan
begitu aku menyapamu lembut
engkau seperti terbelalak tanda heran

hari ini aku datang sayang
untuk bangunkanmu dari tidur panjang
untuk menatap kehidupan dengan kesejatian
ya...kesejatian
seperti Yin dan Yang
yang pernah kau bilang
jangan takut sayang...
aku adalah cinta
yang bersemayam dalam dirimu
hari ini aku memanggilmu
untuk melupakan masa lalu
untuk menatap matahari pagi
dengan penuh kearifan
karena itu jati dirimu

aku bukanlah siapa-siapa
dan aku bukan apa-apa
aku hanyalah sekeping dirimu
yang selalu menjagamu
agar kau tetap bahagia
hingga nanti tiba waktunya
engkau menghadapNya

(sory, i just open ur blog, hmm...)






Minggu, 07 Februari 2010

Sepanjang jalan itu

antara t.uban dan tuban

apa bedanya

bukankah sebuah titik

tak bermakna apa-apa

mungkin saja hanya sebuah sebutan yang maknanya berbeda

dan ia segera hilang dalam ingatan

setelah berlalu sekian lama

namun siapa sangka

ada sedikit kenang disana :-D

tepatnya....ya

terlalu dalam....entahlah

rasanya sulit hilang

karena di sepanjang jalan itu

ketika malam-malam tiba

menyusurinya dengan kata-kata

seolah tarikan nafasnya

hembusannya

tak cukup waktu buat menua

disepanjang jalan itu...

entah mengapa selalu kembali kesana

sekedar sentimentilkah?

atau sedikit romantisme belaka

untuk buktikannya

bawakan saja setangkai bunga mawar putih

lihat reaksinya

ku yakin akan tersenyum bahagia

seraya berkata: betapa romantisnya

kalau tidak...

hmm...sekedar mimpi apa salahnya :-)


(I think laugh is hahaha not wkwkwk)


Seberapa jauh Bintan-Bandung-Surabaya :-D

Berapa jarak bandung-surabaya

lebih dari 600 km kah?

bukankah ia dekat

hanya satu kelokan saja

sudah tampak dilihat mata 

tak jauh bukan

dengan satu klik saja

sudah ada bayangan di kepala

karena yang jauh bukan jarak

karena yang jauh hanya keinginan

keinginan mendekat

namun takut bertemu harap

toh...sebenarnya ia dekat

ada di pelupuk mata

tak percaya,,,,

coba saja tanyakan padanya

pasti ia jawab dengan balik bertanya:

sebenarnya buat apa?

atau ia hanya tertawa

seraya berkata:

engkau terlalu naif bertanya


Seberapa jauh bintan-surabaya

ugh,,, jangan bayangkan ia jauh

ia dekat,,,teramat dekat

coba saja tanya padanya

pasti ia tersenyum

seraya berkata

dekat,,,bahkan teramat dekat

masalahnya....

siapkah engkau dengan sejumlah tanya

siapkan jawaban buatnya

kalau tidak...

ia akan menjitakmu dengan rasa percaya

hmm,,,berani tanggung akibatnya?


(mad...mad...please come to me, i want it this morning)

Jumat, 05 Februari 2010

Curhat sama Tuhan

Tuhan...
pinjami aku penglihatanMu
agar aku bisa melihat hatinya
dengan kejernihan
agar aku tahu
sahabatku adalah yang terbaik bagiMu
hingga aku dapat memandangnya dengan tulus
berjalan bersamanya tanpa keraguan

Tuhan...
pinjami aku pendengaranMu
agar aku bisa mendengar bisikan hatinya
adalah kata-kata yang baik menurutMu
dan aku tak akan ragu
mengerti keluh kesahnya

Tuhan...
pinjami aku penciumanMu
agar aku bisa merasakan gejolak hatinya
hingga menurutMu dia sahabat terbaikku
agar aku tak ragu
menemaninya dari waktu ke waktu

Tuhan...
pinjami aku hatiMu
agar aku bisa rasakan kelembutannya
hingga aku tak akan ragu
menerimanya dengan ketulusan

Tuhan...
pinjami aku waktuMu
agar aku bisa melihat masa depan
jalan mana yang terbaik menurutMu
kalau dia sahabat terbaikku
yang pernah mewarnai kanvas kehidupan

Tuhan...
andai simpul waktu mengharuskannya untuk pergi
beri aku ketegaranMu
agar aku bisa melepas dengan ikhlas
andai simpul waktu mengharuskannya kembali
beri aku sedikit penyesalan
karena aku akan menerimanya dengan kegembiraan

(mmm...its very simplicity...huh)












Who are you?

Hari ini saat kutanya engkau
siapa dirimu
jawabmu
siapa aku
aku berlalu menangisinya

Lima tahun kemudian
kutanya hal yang sama
siapa dirimu
jawabmu
siapa dirimu
aku berlalu menjauhinya

sepuluh tahun kemudian
pertanyaanku sama
siapa dirimu
jawabmu
siapa saja
aku berlalu menghindarinya

Lima belas tahun kemudian
saat kutanya hal yang sama
siapa dirimu
jawabmu
apa saja
aku berlari
sambil menahan tawa