Perbedaan kamu dengan temen mu yang kebetulan menjadi kekasih Nya adalah intensitas vibrasi energi yang diterimanya dari Nya. Jika intensitas nya tinggi, menyebabkan perbedaan kecepatan "orbit" seseorang kepada Tuhannya. Tatkala intensitas energi yang diterima makin tinggi, makin cepat sehingga ruang dan waktu menjadi nisbi baginya. Kita yang orbitnya lebih lambat akan melihat temen mu bergerak cepat dan kau mulai merasakan dia bisa berada di dua tampat pada waktu yang sama. Bisa tahu sesuatu hal padahal belum terjadi.
Gak usah gumun bin heran, karena elektron saja yang orbitnya lebih cepat, massa relativitasnya lebih besar. Massa relativitas yang besar maka ruang dan waktu menjadi nisbi baginya, mampu melihat dan melakukan anomali kehidupan. Orang biasa seperti kita akan menjuluki temen kita seperti itu punya kesaktian, punya karomah dsb. Padahal itu hanya perkara intensitas energi. Klo istilah kelistrikan kuat arus/ampere nya tinggi..... 😁😜
Ingat dalam sebuah lingkaran, sebuah titik dimanapun, jaraknya sama dengan titik pusat, yang membedakan intensitas orbitnya. Sehingga ada yang cepat orbitnya ada yg lambat seperti kite2 ( kite? elo kali.... 😁😜).
Lantas bagaimana kita meningkatkan intensitas vibrasi energi? Gampangannya menjadi darkoni dlm kehidupan sehari2 sekedar ngelakoni kebaikan, bukan jarkoni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar