Kita mengingatnya disela sela hari yang berjalan, di hal hal kecil yang tiba tiba terasa berbeda.
Menghargai kehadiran adalah seni, namun mengikhlaskan kepergian adalah bentuk kedewasaan yang paling sunyi.
Rumah mungkin terasa lebih sepi, kursi kursi tak lagi sama. Namun... langit kini memiliki alasan baru untuk selalu kita pandang, seolah ada yang tetap tinggal... meski tak lagi bisa kita sentuh.
#FB_Sri Zaitun Dahlan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar