Senin, 18 Mei 2026

entahlah

Ente mungkin ngerti bagaimana aturan main hidup di dunia  namun tak sepenuhnya paham.
Di dunia materi saat ini mau yg agnostic maupun spiritualis tetap menjalankan kehidupan sehari2 butuh materi, uang adalah representasinya. Dengannya kita bisa menjalankan hidup dengan kemudahan. Bekerja adalah pengejawantahan nya.

Namun harus diingat hidup di dimensi materi,  kita harus siap menerima dualisme , dikotomi,  atas-bawah,  senang-sedih dsb. Artinya jika ada dualisme berarti ada materi-non materi. Semesta punya anomali nya sendiri, algoritma semesta memang begitu.
Jadi jika ente hanya fokus sama materi tapi menafikan adanya dunia non materi, cepat lambat ente mengalami  kesakitan, anxiety alias kecemasan, begitupun sebaliknya.
Sebab semesta  sekali2 akan menunjukkan kejadian non materi yg nurut kita diluar nalar, agar kita paham.

Mengapa seperti itu? buat keseimbangan alias balancing, jadi jelas semesta mengajari kita untuk seimbang antara materi dan nonmateri. Bahkan dalam situasi
 tertentu kita sebenarnya bisa ngobrol dengan semesta dan curhat dihadapannya tentang apa saja .

"Ta...ta semesta, mbok aku diajari bagaimana golek duit sing gampang, kerjo sithik hasile akeh?".
Semesta pasti jawab : ngingu tuyul mas bro, katanya tergelak.
Tapi juga akan jadi serius kalau kita ingin belajar kelembutan seperti boss Nya.

Saat itu juga ia akan cepat menggerakkan energi malam, energi angin,
energi bulan, matahari semuanya tertuju ke jasad ini dan tiba2 badan menjadi ringan, kita serasa jadi bagiannya. Enak mas bro,,,,? Hooh Ta.. nggarai ketagihan je.., piye iki?. Keseimbangan mas bro, ente bisa menangkap energi Nya jika seimbang, kata semesta. Ane manggut2 gak mengerti.....mirip saat ditanya gurpan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar