Selasa, 17 Mei 2022

Broedin's Family

Keluarga Broedin
Sak serius2e mbak Sari alias saripah istrinya broedin,  dia juga suka jahil sama suaminya.  Bayangkan saat lebaran kemarin Broedin dengan sesenggukan menahan tangis minta maaf ke istrinya karena banyak salah :"pah selamat lebaran mohon maaf lahir batin,  maafin papa yaa, papa banyak salah"
Jare saripah : " iya pa,,, Sari juga sebagai istri banyak salah,  mumpung lebaran sari mohon nafkah lahir dan batin "

Langsung broedin kaget sampe lompat dari duduknya,  mbak sari hanya cengengesan,,,,,😁😁😁

Kamis, 14 April 2022

Stafsus

Stafsus

Meskipun mbak Sari(saripah istri broedin) statusnya adalah membantu  dalam usahanya broedin(kerennya BKO,  bawah kendali operasi), tapi dalam prakteknya broedin malah jadi stafsus alias staf khususnya mbak Sari, seperti kulakan ke pasar, nganter makanan ke pelanggan.  Semenjak covid19 dagangan sepi,  parkir juga gak seberapa karena kantor banyak tutup,  mereka berdua akhirnya buka warung dari rumah. 

Lumayan banyak pelanggan yang nyari dan akhirnya bisa dipenuhi dengan pesan antar, broedin lah yang jadi stafsus alias pesan - antar  Gantian broedin di BKO mbak Sari. Namanya bukan broedin klo jadi stafsus gak memanfaatkan.  Kalau kulakan,  sempat2 nya minta rokok atas nama mbak Sari dalam jumlah tertentu,  terus dijual sendiri, hasilnya yaa buat ngisi kantong :
"gak cukup jatah saripah mas bro(broken wing') 

"Lah koen kok iso dipercoyo babah liem jupuk sek bayar kari dien?".  

"Yoo atas nama saripah bojoku mas bro"
"Koen gak wedi konangan tah? "
"ojok sampe mas bro"
  
Tiba2 mbak Sari setengah teriak :
" kak,,, dien,,,, sopo iki ono pesenan rokok cik akehe,  aku di tagih babah liem? "
""anu,, anu,,, pah,,, iki pesenane mas bro (panggilan ane broken wing) jare digawe bansos, sory baru ngasih tahu"

"Oalahhh,,,, gawe mas bro tah,  yowes gapopo"
"Hasuhhhh koen din ane mbok empakno bojomu,  stafsus cap opooo iki"gerutu sambil misuh2, broedin hanya ngakak2,,,,asem tenan
😬😬😬

Minggu, 03 April 2022

Mencari Tuhan

Mencari Tuhan.
By Erizeli Jely Bandaro
(https://www.facebook.com/1659553984290099/posts/3188347968077352/)


Tahun 1990 saya pernah ikut program mutih di Ciomas Banten di Ponpes. Mutih tidak boleh makan nasi dan  minum sampai jam 6. Setelah itu hanya boleh makan nasi putih saja. Ya hanya dua sendok. Dan air putih. Setelah jam 4 subuh harus menahan makan dan minum. Apa yang saya dapat dari program mutih di ponpes itu. Saya menemukan persepsi tentang Tuhan dan saya. Bahwa hakikat nya manusia itu bukan raga tapi jiwa. Tapi masih belum kuat persepsi itu. Saya masih berada diantara mengerti dan tidak. Alias bingung sendiri.

Tahun 2006 saya berangkat ke Shaolin Tempel di Yunnan. Mengapa saya ke Klenteng. Pemahaman ritual agama Budha 90% adalah Tuhan. Cinta.  Hanya 10% dunia. Jadi wajar kalau saya belajar menemukan persepsi tentang Tuhan pada agama Budha. Saya ingin tahu bagaimana cara mereka menanamkan persepsi itu.  Saya harus ikut lelang donasi agar bisa mondok selama 40 hari di sana. Lelang itu dilakukan lewat internet. Akhirnya saya dapat email. Saya dapat kehormatan untuk mondok.

Saya diantar oleh Wenny dan James sampai depan gerbang Klenteng. Wenny tertawa waktu saya semangat masuk gerbang. Tapi James memeluk saya. “ Saya tahu kamu sanggup. Saya dan Wenny akan nginap di hotel. Jaraknya hanya 2 jam dengan kendaraan dari sini. Jadi kalau kamu tidak sanggup. Kamu minta izin keluar aja. Butuh jalan kaki 5 km sampai ke stasiun BBM. Dari sana kamu telp kami. Kami segera datang jemput.” kata James. Karena masuk klenteng itu tidak boleh hape.  Rokok juga tidak boleh.

Tidak ada program terperinci di klenteng itu. Saya hanya ikuti cara hidup mereka. Berpakaian seperti mereka. Rambut dibotaki. Puasa. Kecuali minum Air putih. Tidur tidak boleh pakai kasur. Beralaskan anyaman rotan dan bantal dari bambu. Kebayangkan gimana tidak nyamannya tidur.  Jam 2 pagi para biksu sudah bangun. Mereka meditasi. Saya juga bangun. Saya juga meditasi sesuai agama saya. Tafakur namanya.  Paginya. kita ke ladang bertani. Tidak ada toilet. Jadi kalau mau BAB yang bawa sekop untuk tutup kotoran kita. 

Seminggu puasa saya sudah merasa tidak tahan. Badan saya lemah. Puasa dalam islam sampai jam 6 sore. Setelah itu boleh makan bebas sampai jam 4 pagi. Tapi ini tidak ada makan. Kecuali minum. Tapi saya tetap bertahan. Masuk hari ke 10 saya sudah benar benar tak ada tenaga. Tetapi para biksu itu  biasa saja. Mereka juga puasa. Kegiatan sama dengan saya. Kenapa saya lemah, mereka tidak? Ah saya harus kuat. 

Saya terus bertahan. Masuk hari ke 20 saya sudah benar benar lemah. Waktu meditasi saya sudah tak ada tenaga duduk. Tetapi ada yang tegur saya. Saya terkejut. Siapa? dia menggunakan bahasa ibu saya.  Saya ingat waktu mutih di Ciomas. Itu dia menggunakan bahasa telepati.

“ Saya ada disamping kamu. “ Kata suara itu. Saya lirik kesamping.  “ Kamu sedang dikuasai raga kamu. Itu sisi terlemah kamu. Padahal kekuatan kamu itu ada pada jiwa kamu. Keluarlah dari raga kamu.” Lanjutnya.
“ Bagaimana caranya?
“ Semua hidup ini hanya ilusi. Lapar, sakit, haus, senang, marah, kecewa, sedih, itu hanya ilusi. Buah dari permainan pikiran saja. Materi itu tidak ada.. Ragamu lemah karena ia berusaha memperdaya jiwamu, agar jiwamu jadi budak ragamu. Selama kamu jadi budak ragamu, kamu terisolasi oleh pikiran kamu. Kamu  hidup dalam ilusi. Akan lemah selamanya. Orang lemah tidak akan menemukan kebijakan. Tidak akan menemukan jalan kepada Tuhan “ Katanya.
“ Ya bagaimana caranya keluar dari raga saya?
“ Hilangkan pikiran lapar, haus. Itu aja dulu. Cobalah.”
“ Terimakasih Pak.” 

Kata kata itu seperti cuci otak. Membenamkan persepsi baru kepada saya.  Selama seminggu saya gunakan persepsi itu bertarung melawan lapar. Akhirnya masuk hari ke 30 saya sudah tidak lemah lagi. Badan saya terasa enteng. Bahkan saya bisa melihat gerakan kupu kupu dengan slow motion. Angkat gentong dari bawah bukit ke atas bukit enteng saja. Padahal sebelumnya saya tidak sanggup. Mendaki tampa beban saja udah capek apalagi bawa beban. 

Prosesi hari ke 40 saya sudah semakin mudah. Saya bisa hanya 10 menit dalam meditasi menghilangkan semua benda sekitar saya. Tidak nampak lagi. Benar benar senyap dan tenang. Euforia tak terbilang.  Hari ke 40 saya selesai.  Pagi pagi biksu ketua tersenyum menatap saya. “ Kamu sudah mengenal diri kamu dan tentu kamu semakin paham akan Tuhan. Jaga diri baik baik. “ Kataya lewat telepati. Saya rukuk memberi rasa hormat kepada dia.  

Saya keluar gerbang. Sudah ada Wenny dan James jemput saya. Mereka berdua memeluk saya. “ Kamu berubah bro “ Kata James terkejut. 
“ keliatan lebih muda dari usia kamu. “Kata Wenny. Saya diam saja. Tetapi setelah kembali ke Jakarta. istri saya juga terkejut. Karena saya nampak sangat muda dari usia saya. Berat badan saya turun 6 kg. 

Makanya sampai sekarang kalau saya sholat, persepsi saya sama dengan meditasi. Tidak ada apapun selain saya dan Tuhan saja. Selalu usai sholat kepala saya berembun. Sama seperti kalau saya meditasi. Usai sholat saya kapten atas jiwa saya

***
Hakikat agama sama. Apa ? menyibak rahasia diri kita. Siapa kita dan mau kemana ?. Jawabnya sederhana. Kita bukan raga tapi jiwa. Ketika mati, raga jadi tanah namun Jiwa itu milik Tuhan,  di sisi Tuhan. Artinya, disaat kita dikuasai oleh raga, maka saat itu juga kita menjauh dari sisi Tuhan. Kita akan sangat lemah dan pasti kehilangan jalan menuju Tuhan. Kalau kita tetap bersama Tuhan, jiwa kita menjadi kekuatan besar, dan tidak ada yang rumit dalam hidup ini. Semua jadi mudah termasuk rezeki juga mudah. Mengapa ? Kreatifitas alam bawah sadar kita cepat sekali merespon keadaan diluar kita untuk survival. Membuat kita selalu rendah hati dalam kemenangan dan barbagi.


Sabtu, 02 April 2022

Puasa kita

Bukankah kita hanya sebuah entitas energi yang bearasal dari proses kun fayakun
Dan hari ini kita ngelunjak seolah menjadi kun,  tanpa sadar kita adalah fayakun.  Bukankah keruwetan kita skr adalah merasa seolah bisa jadi kun,  padahal kita ini tiada, nothing bukan something. 
Kesadaran bahwa kita tiada,  dicapai  dengan menundukkan ego lewat puasa.... 

Selamat menjalankan puasa, ingat puasa yg berat bukan menahan lapar dan dahaga, tp merasa  melakukan puasa shg mulai dr hari pertama sampai akhir yg dipikirkan adalah nt sahur dan buka makan apa, takjilnya apa.... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
Abot massse


Jumat, 11 Maret 2022

Maret ini (late post)

Maret ini
Lama ga "ngaji" ke batos batu,  banyak perubahan yang ditata sana sini dan surprise,  bayar parkir ga perlu uang kontan tapi cukup nge-tag ovo dan suara mesinnya crit crit langsung beres. Bukan itu saja,  saya ketemu dengan Gurpan,  sohib saya yang selama ini menemani kemana2, hanya kadang kesibukannya pada momen tertentu dan kondisi tertentu dia menemui saya. Proses ketemunya ini selalu pakai dramatik sedikit,  kadang jadi penjual kaki lima,  kadang jadi pengemis, atau peran undercover lainnya. 

Tadi saat kebelet piscur,  saya keburu masuk toilet dan ketika mau bayar,  ada yang berkata : sampun dibayar broken wing. Tentu saya kaget yang punya panggilan itu hanya Gurpan,  broedin pun hanya ikut2an.  Saat saya amati,  ada petugas mirip2 OB dan saya pun tersenyum senang : Gurpan,,,,, apa kabar lama kita gak ketemu,  tahu2 jadi petugas klining serpis. Tak kalah senyumnya,  Gurpan memeluk saya : broken wing,  kelihatan kurus sekarang,,,,, 

Kami pun sambil duduk di pojokan mulai bertukar cerita,  tapi saya banyak yang mendengar karena kadang takut  dia begitu hapal suasana hati saya.  Saya tahu,  di tiap bulan maret dia akan selalu berkabar tentang Adinda. Saya kadang menganggap Gurpan ini malaikat lintas jaman dan alam,  entah biar saya seneng atau apa dia selalu mengabarkan Adinda. "Anakmu makin gede broken wing,  makin cantik mirip ibunya",katanya membuka percakapan. "Dia titip salam,  agar ayah dan mamanya jaga kesehatan". Mulai kelopak mata menggenang,  nguras tabungan air mata. "Its okey semuanya,  gak perlu kauatir apapun tentangnya" kata Gurpan. 

Saya tahu,  ada pesan tersendiri jika Gurpan sudah muncul. Makanya saya banyak mendengar." bukankah hidup tak pernah berkata tidak broken wing,  semua pasti mengangguk,  kadang kita aja yang ingin berlebih". Wah ngerasa kesindir saya.
"Kesulitan kita hanya remeh2 kecil mirip upil dan pada waktunya akan terbuang". 
" ini yang kadang bikin terlena gur, keinginan seperti menjauhi kata cukup,  kekuatiran selalu mengintimidasi pikiran seolah esok adalah gelap semata". 
" hehehe" katanya terkekeh lantas berkata : kita ini kadang sok tahunya melebihi  Tuhan broken wing,  jangankan esok,  sedetik ke depan dari sekarang,  semua kemungkinan bisa saja terjadi,  apalagi semenit,  sejam,  sehari,  kalau kita teliti,  berbagai kemungkinan apapun bisa saja terjadi, dan kita sok merasa bisa menarik kesimpulan berdasar fakta empiris. Bukannya pasrah, tapi fakta empiris gak bisa dijadikan patokan menebak apa yang akan terjadi kecuali kita hanya harus bersikap rendah hati".
Bingung aku opo sing diomongno,  hanya biar sok gaya ketok ngerti, saya pun berargumen sok ilmiah:"bukankah itu fatalistik gur? "
"Panganan opo iku?  lah sing bilang fatalistik iku sopo,  iku lak awakmu dewe". Matii aku πŸ˜₯
" lah terus kudu piye gur? "

"Nek di jlentrehno kiro2 opo yo awakmu ngerti broken wing".
Kiro2 yo blass,,,,, gur
(Jiampput aku misuh jero ati,  macak klining serpis ae ngajak ngomong sing aku gak ngerti). 
"Nek gak ngerti ojo misuh tahh,  mbok istighfar" (hahaha,,,,, konangan).
" gampangane ngene ae wes,  timbang awakmu ngelu mikiri urip, terus bingung tentang esok hari arep ngopo,  wong sakmenit ke depan  awakmu buta ae,  sok2 ngomong fatalistik,  iku gaweane wong males,  kepasrahan iku kata keterangan setelah kata kerja bernama upaya,  jowone upoyo,  goleki upo sing disiyo2 πŸ˜‚πŸ˜‚, artine usaha".
" lah implementasine keseharian piye gur,  wong jenenge keyakinan,  mood kadang munggah mudun koyo kathok kolor".

" eling sing tahu tak omongno broken wing,  nek luwe mangan,  nek ngelak ngombe,  nek ngantuk turu,,,,,, ". "Bukankah itu sebuah penyadaran,  awarness broken wing, bukankah banyak orang yang tubuhnya ada saat ini,  pikirannya entah dimana.  Coba lihat orang2 di mall,  bar piscur terkadang kesusu ga mbayar,  nek ditagih,  mbayar duik 2000 gak onok,  sing di tokno 100 rb. Saya kadang ngelus dodo,  arep nyusuki males,  wes gratis tis tis,  tak dongakno manuke abuh tekan omah,,,,,, "
Saya ketawa denger manuk abuh gara2 duit 2000. " lah aku sing mbayar sopo mau gur? ". Awakmu konco tak gratisno broken wing.  Suwun gur,  mestine mau sak "ngumbahe" pisan.  Mayak koen iku broken wing,,,,hahahaha

Setelah cukup, saya pun pamit,  ada beban yang lepas setelah ketemu sohib saya, Gurpan alias guru kehidupan, ada kelegaan mendengar Adinda its okey,  ada kelegaan karena diingatkan untuk hidup di detik ini,  mangan nek luwe,  ngombe nek ngelak, turu nek ngantuk. Hal yang dulu pernah di omongin dan selalu diulang2 sama dia.


Jumat, 04 Maret 2022

Tabik gurpan

Semalam saya mimpi buruk, Gurpan datang sambil cengengesan (padahal dy gak pernah begitu sama saya, sll serius) pertanda dia marah 
Bilangnya: broken wing,  jika kamu menyayangi istri, orang tua, sanak kadang,  itu wajar banget,  tapi jika kamu mampu menyayangi musuh mu, orang yang tidak senang kepadamu  equal spt kamu sama sanak kadangmu,  berarti kamu mirip martabak telor isi 9,istimewah banged. 

"Perasaan sy ga punya musuh deh Gur... "

"Dialektika, sanepo geblek,,,, pirang2 tahun nempuh jalan sunyi ga bisa bedakan sanepo sama realita"

"Yaa... Yaaa maaf2 " jawab saya terbata2, (waduh ngamuk wong iki batin saya) 
"Ngrasani aku ngamuk yo,,,, terkekeh dia"
(mampus sy, setiap apa yg saya batin entah kenapa gurpan sll bs membaca) 
"Nihhh martabak telor kesukaanmu" kata gurpan memahami situasi saya. 
"Nahhh ini... ini baru sanak kadang yg istimewa,  kata saya sambil acung jempol. 
"Gak gratis iki broken wing"
"Hah.... bayar piro aku gur"
"Cukup kopi nasgithel ndang keluar"
"Masuukkk.... "Berlari ke dapur buat kopi kesukaan nya. 

Seneng akhirnya gurpan muncul setelah sekitar 3 tahunan ngilang. "Klo orang lain bilang urip sakdermo mampir ngombe, sy lbh spesifik lagi  broken wing,  urip mung mampir ngopi nasgithel"
"Filosofi nasgithel,  kopi kental pahit dicampur gula dalam takaran tertentu sehingga ada sintesa kimiawi.... "
"Byuuh...sintesa kimiawi barang... "
"Ben ketok pinter dan ilmiah"katanya (asem nyindir saya) 
"Balancing broken wing, keseimbangan pahit manisnya hidup dan istiqomah menjalaninya,  itulah hidup " katanya sambil nyeruput kopinya. 
"Tujuan nya opo gur? "
"Tuhan itu tunggal/singular,  makhluknya dualisme,  ada di kutub kanan dan kiri.  Kutub paling jauh dari kanan /kiri sering kita bilang kutub paling ekstrim.  Mendekat pada Nya adalah menujui keseimbangan di tengah alias singular...."
"Gur kopi nasgithel ae filosofinya sampai sejauh ini"
"Makanya sering tafakuro broken wing"terkekeh dia
"Siappp":saya lgs hormat spt prajurit ke komandannya 
Yg dilakukan malah beranjak terus bangkit memeluk saya. "Aku ngerti broken wing,  terusno laku jalan sunyimu,  tengkyu nasgithel buatan kamuπŸ‘"
" lah jektas ketemu kok malah pamit, "kata saya kroso gelo
"Sing pamit iku sopo, aku kate nang wc,  kata dia sambil ngeplak kepala, cara khas diya menyayangi .
Tabiiikk buat Gurpan😍


Tabik gurpan

Semalam saya mimpi buruk, Gurpan datang sambil cengengesan (padahal dy gak pernah begitu sama saya, sll serius) pertanda dia marah 
Bilangnya: broken wing,  jika kamu menyayangi istri, orang tua, sanak kadang,  itu wajar banget,  tapi jika kamu mampu menyayangi musuh mu, orang yang tidak senang kepadamu  equal spt kamu sama sanak kadangmu,  berarti kamu mirip martabak telor isi 9,istimewah banged. 

"Perasaan sy ga punya musuh deh Gur... "

"Dialektika, sanepo geblek,,,, pirang2 tahun nempuh jalan sunyi ga bisa bedakan sanepo sama realita"

"Yaa... Yaaa maaf2 " jawab saya terbata2, (waduh nvamuk wong ikoo batin saya) 
"Ngrasani aku ngamuk yo,,,, terkekeh dia"
(mampus sy, setiap apa yg saya batin entah kenapa gurpan sll bs membaca) 
"Nihhh martabak telor kesukaanmu" kata gurpan memahami situasi saya. 
"Nahhh ini... ini baru sanak kadang yg istimewa,  kata saya sambil acung jempol. 
"Gak gratis iki broken wing"
"Hah.... bayar piro aku gur"
"Cukup kopi nasgithel ndang keluar"
"Masuukkk.... "Berlari ke dapur buat kopi kesukaan nya. 

Seneng akhirnya gurpan muncul setelah sekitar 3 tahunan ngilang. "Klo orang lain bilang urip sakdermo mampir ngombe, sy lbh spesifik lagi  broken wing,  urip mung mampir ngopi nasgithel"
"Filosofi nasgithel,  kopi kental pahit dicampur gula dalam takaran tertentu sehingga ada sonyesa kimiawi.... "
"Byuuh...sintesa kimiawi barang... "
"Ben ketok pinter dan ilmiah"katanya (asem nyindir saya) 
"Balancing broken wing, keseimbangan pahit manisnya hidup dan istiqomah menjalaninya,  itulah hidup " katanya sambil nyeruput kopinya. 
"Tujuan nya opo gur? "
"Tuhan itu tunggal/singular,  makhluknya dualisme,  ada di kutub kanan dan kiri.  Kutub paling jauh dari kanan /kiri sering kita bilang kutub paling ekstrim.  Mendekat pada Nya adalah menujui keseimbangan di tengah alias singular...."
"Gur kopi nasgithel ae filosofinya sampai sejauh ini"
"Makanya sering tafakuro broken wing"terkekeh dia
"Siappp":saya pgs hormat spt prajurit ke komandannya 
Yg dilakukan malah beranjak terus bangkit memeluk saya. "Aku ngerti broken wing,  terusno laku jalan sunyimu,  tengkyu nasgithel buatan kamuπŸ‘"
" lah jektas ketemu kok malah pamit, "kata saya kroso gelo
"Sing pamit iku sopo, aku kate nang wc,  kata dia sambil ngeplak kepala, cara khas diya menyayangi .
Tabiiikk buat Gurpan😍