Kamis, 28 Januari 2010

wing episode... :-)

wing...
andai engkau mengaguminya
seperti indahnya sayap kupu-kupu
ketika matahari menerpa
mengapa engkau tempatkan ia
dalam bingkai kata-kata

wing...
andai engkau menyayanginya
seperti seekor burung bersuara merdu
kicaunya menentramkan jiwa
mengapa engkau menjeratnya
dalam sangkar kata-kata

wing...
andai engkau menyukai keindahannya
seperti bunga liar di pegunungan
begitu natural wanginya
mengapa engkau ingin mencabutnya
ditanam dalam kebun berpagar kata-kata

biarkan kupu-kupu itu mengepakkan sayap indahnya
karena ia akan mewarnai dunia
kelak saat ia dewasa
ia menjadi kupu-kupu terindah
di taman kehidupannya

biarkan burung itu terbang tinggi
mencari bahagia sejati
kelak saat ia dewasa
ketika hidup tak selalu berpihak padanya
ia akan menjadi lebih bijaksana

biarkan bunga liar itu disana
keindahannya menyejukkan semua jiwa
yang merindukan nafas kejujuran
kelak saat ia dewasa
wanginya menyebar ke semua sudut kehidupan
tercium bahkan sebelum bunganya mekar

lepaskanlah wing...

bila engkau mengaguminya
jangan biarkan tanganmu merusak sayapnya

bila engkau menyayanginya
jangan biarkan tanganmu mematahkan sayapnya

bila engkau menyukai wanginya
jangan biarkan tanganmu mencabutnya

engkau hanya perlu menjadi matahari
agar sayapnya menjadi lebih indah hari demi hari

engkau hanya perlu menjadi pohon yang rindang
tempat ia berteduh sejenak dari sumpeknya kehidupan

engkau hanya perlu menjadi embun pagi
agar ia selalu mekar alami

lepaskanlah wing...

andai engkau menyayanginya
hilangkan kekuatiran dan prasangka
biar Tuhan menuntunnya nanti
saat hadapi kesulitan silih berganti

kelak bila sang waktu mengijinkan
ia akan datang menemuimu
dengan senyum bahagia
karena telah memenangi kehidupan
bukankah sebenarnya itu yang kau harapkan

(make me smile with ur charmed...)

Rabu, 27 Januari 2010

aku ingin ....

aku ingin memberimu dunia
yang isinya mungkin kesenangan belaka
namun untuk bahagia
aku sangsi jaminannya
karena ia ada dalam kayal
bergerak dari mimpi-mimpi
yang ke elokannya
kecewa belaka

aku ingin memberimu harapan
seolah kehidupan hanya dalam genggaman
namun aku takut engkau terpedaya
sebab ia bisa berubah jadi bencana
menjadi tangis penyesalan
hingga kehidupan yang dilalui
hanya berisi kebencian

aku tidak ingin memberimu apa-apa
mungkin sebuah buku cukup bagimu
isinya bukan puisi picisan
yang memuja kecengengan
dan kerapuhan yang dibuat berlebihan
bukan... bukan...itu
ini hanya sebuah buku
ia hanya berisi renungan
ketika pencarian kebahagiaan
berfokus hanya di luar
ia akan mudah diterbangkan
oleh angin kehidupan


hmmm...no title yet

jarak...
seperti wajah datar
tanpa muka
namun ia menjerat
ketika sebuah rona
hanya terbayang dalam melodrama
isinya sangsi, prasangka dan
ketakutan
seperti permainan petak umpet
ia datang ketika malam
lantas berganti rindu ketika menghilang
melelahkan

jarak...
seperti tali maya
tak terlihat namun menjerat
mengikat teramat kuat di dada
gemuruhnya........
ugh....seperti amarah yang telah lama
memendam kebencian
namun terhuyung karena sebuah kata:
"cinta"

jarak...
ketika menjadi sebuah pertanda
laksana lonceng berdentang di saat fajar
hanya bisa menunggu kapan tiba saatnya
seperti eksekusi sang terpidana
terhuyung lantas jatuh ke bumi
closed case





please...help me to hate u

lupakan wajah itu
singkirkan dari benak
sembari caci maki diriku
niscaya aku akan jatuh

beri aku pujian
lantas hina aku semaumu
berikan yang terbaik untuk itu
niscaya aku akan jatuh

ini jantungku
bidik sesukamu
biarkan ia mengerang
niscaya aku akan jatuh

hilangkan kesadaranku
buat pingsan selamanya
agar memori menguap tanpa jejak
niscaya aku akan jatuh

bisikkan saja padaku
kebohongan yang paling keji
biar aku membencimu
niscaya aku akan jatuh

perlihatkan wajah aslimu
berikan ketakutan itu
akan kutelan saja semuanya
niscaya aku akan jatuh

berikan tangisan yang paling pedih
sembari berpaling tertawalah sekerasnya
akan ku genggam semuanya
niscaya aku akan jatuh


Rapuh

Bunda...
lihat mata kecil itu
tidakkah engkau merasa bahagia
kilatan cahaya lembut didalamnya
seperti sebuah pesan seolah itu senyuman Tuhan
agar hidup terasa ringan ketika bertemu luka
langkah kaki kecilnya
ketika tertatih satu persatu
seolah akan menaklukkan dunia
dengan kelembutan
lihat senyum kecilnya
akan meruntuhkan apa saja yang bermakna prasangka

Bunda...
tidakkah kau lihat tawanya
menawarkan gundah yang tertahan
mencair menjadi sungging senyum yang menyapanya
jari-jari lentik yang lembut
seolah rapuh hanya dengan sentakan halus
namun kenapa ia hanya tertawa
seolah kehidupan hanya untuk ditertawakan
bukan diratapi seperti kita ini
ejekan atau ironi?

Bunda...
keheningan yang kau ajarkan
ternyata terpancar dari wajah kecil tak berdosa
seolah bertutur tentang makna bahagia
hanya tercapai ke dalam bukan keluar
ah....kenapa Tuhan selalu tunjukkan kehidupan
dengan kelembutan dan kasih sayang
bukan dengan kepedihan
makna apa dibalik ini semua?
entahlah...
mungkin ini pendar cinta dariNya

(God, give me ur true love, i can't find it outside)


Bidadari kecil itu ada di hatiku

Adinda...
bernyanyilah dengan suara merdumu
aku akan dengarkan lagunya
bukan syairnya

Adinda...
menarilah untukku
perlihatkan tariannya buatku
bukan lemah gemulai dirimu

Adinda...
perlihatkan kecantikkanmu
aku hanya perlu hatimu
bukan wajahmu

Adinda...
tunjukkan padaku wangi bunga
berikan aromanya untukku
buang sisanya

Adinda...
tunjukkan tawamu
kejar bahagiamu
hilangkan kepedihanmu
keluarlah dengan langkah kecilmu
berjalan menuju sang waktu
semua itu sudah cukup bagiku
ketika kutahu dirimu ada dihatiku


Minggu, 24 Januari 2010

silent....(please)

Akan kemana suara-suara itu kembali
kalau bukan menuju sunyi
toh... maknanya tak selalu harus sepi
kalau ada sedu sedan yang terngiang
biarkan ia menguap di pembaringan
bukan tanpa alasan bukan...
ketika gelisah selalu menyayat di keheningan
pertanda aku harus kembali
menempuh jalan-jalan sunyi
bukankah itu janji yang terucap
saat kematian diperlihatkan mendekat

Lupakan sedu-sedan itu
karena ia akan menghilang di keremangan malam
sesaat setelah gelap menjemput datang
bukan menakutkan
ia hanya ketentraman yang tertunda
sebelum cahaya lembut datang menyapa

Kalau waktu bertanya
akan kemana aku dibawa
bilang saja menuju keheningan
bukan sepi
karena ia hal yang tak sama
sebab sepi berjalan keluar
keheningan berjalan kedalam

Lantas apa yang tersisa?
sesaat waktu menghilang begitu saja
cinta-kah?
nanti siapa yang memberikan makna kalau bukan ia
ah...janganlah mengada-ada
ketakutan itu hanya ada di luar
biarlah menoreh hati tanpa rasa
sayatannya bukankah telah terbawa
kedalam samudra keheningan
kedamaian adanya cuma disana

Akan kemana suara-suara itu kembali
kalau bukan menuju sunyi
ketika cinta sering disalah pahami
dengan kenaifan dan nisbi
biar aku larut dalam hening menjalani
dengan sahaja dan sederhana
sebelum nanti waktunya tiba