pagi ini...
entah kenapa begitu hening
sesaat embun menetes di kelopak bunga lavender
disamping kamar
ada kesejukan disana
kedamaian yang tak pernah kutemui sebelumnya
begitu indah ketika Tuhan menyapa dengan kelembutan
air mata, pelan menghangatkan muka
inikah perjalanan ke dalam?
saat kebahagiaan di tampakkan olehMu
dengan rumput basah tersapu embun
hmmm itu cukup bagiku
bukan dengan kemelekatan
bukan dengan cahaya artifisial
atau benda-benda yang akan meluruh
begitu waktu menariknya
dalam perjalanan panjang
pagi ini...
aku hanya ingin sampaikan
Tuhan...terima kasih
ketika hati terombang ambingkan perasaan
ketika kepedihan berujung keputus asaan
ketika bahagia yang aku cari di luar
damai yang aku pikir ada di tempat keramaian
ia seperti sirna
saat Engkau hadirkan pagi
dengan keheningan...
itu sudah cukup bagiku
bertahun tahun kuketuk pintu Mu lama tak terbuka setelah terbuka baru sadar ternyata aku mengetuknya dari dalam #rumi
Rabu, 17 Maret 2010
Senin, 15 Maret 2010
pagi ini
entah kenapa,,,
pagi ini begitu muram
sayang,,,pasir itu akhirnya luruh juga
jatuh menjadi butir-butir halus
menetes bersama bulir air mata
mengendap bersama menghilang entah kemana
mungkin kembali menuju keheningan
yang selama ini memang aku angankan
atau kembali menjadi rasa
rasa perih yang tak terdefinisikan
ah,,,cinta
begitu terpesona aku akan keindahanmu
saat aku genggam terlalu erat
ia hanya menjadi cinta yang tak membebaskan
saat aku buka genggamannya
ia meluruh
saat realita dan etika berubah jadi prasangka
entah kenapa,,,
pagi ini begitu muram rasanya
kembali lagi menapaki langkah awal
dalam sendiri, dalam sepi
hmm,,,pedih
pagi ini begitu muram
sayang,,,pasir itu akhirnya luruh juga
jatuh menjadi butir-butir halus
menetes bersama bulir air mata
mengendap bersama menghilang entah kemana
mungkin kembali menuju keheningan
yang selama ini memang aku angankan
atau kembali menjadi rasa
rasa perih yang tak terdefinisikan
ah,,,cinta
begitu terpesona aku akan keindahanmu
saat aku genggam terlalu erat
ia hanya menjadi cinta yang tak membebaskan
saat aku buka genggamannya
ia meluruh
saat realita dan etika berubah jadi prasangka
entah kenapa,,,
pagi ini begitu muram rasanya
kembali lagi menapaki langkah awal
dalam sendiri, dalam sepi
hmm,,,pedih
senyap
senyap,,,
begitu sekelebat
esok sendiri
tak usah kau ratapi
karena tak akan kembali
hari ini ada kelahiran
esok ada kematian
hari ini kita bertemu
esok perpisahan
aku rela sayang
teramat rela
saat dirimu
memintaku pergi
walau aku masih
menyayangimu
maafkan aku sayang
telah ganggu kehidupanmu
hingga dirimu selalu berharap
sesuatu yang tak mungkin kau dapat
maafkan aku telah memberimu
rasa manis yang teramat semu
maafkan aku
begitu sekelebat
esok sendiri
tak usah kau ratapi
karena tak akan kembali
hari ini ada kelahiran
esok ada kematian
hari ini kita bertemu
esok perpisahan
aku rela sayang
teramat rela
saat dirimu
memintaku pergi
walau aku masih
menyayangimu
maafkan aku sayang
telah ganggu kehidupanmu
hingga dirimu selalu berharap
sesuatu yang tak mungkin kau dapat
maafkan aku telah memberimu
rasa manis yang teramat semu
maafkan aku
perlukah ada judul?
malam ini,,,
kenapa sayang dirimu enggan terlelap
mungkin karena esok sudah bisa di terka
dirimu,, kembali,,,sendiri
menempuh jalan sepi
entah berapa lama akan kau jalani
karena perih akan menemani
karena pedih sahabatmu sejati
tak perlu
ucapan kata perpisahan
bukankah itu terlalu mengada-ada
jalani saja sayang, jalani saja demi dia
biarkan dia menempuh waktunya dengan bahagia
bukan denganmu,,,
karena kau tak pantas bersamanya
sekuat apapun kau coba menolaknya
aku ingin tahu sayang,,,
saat dia memintamu pergi
tak usah sedu sedan terdengar
terlalu cengeng rasanya
biarkan saja rasa itu menghantam
masuk aliran darahmu
rasakan,,,rasakan pedihnya
pasti kau akan terjungkal
dalam hitungan tak sampai tiga
kuatlah sayang, kuatlah
bukankah dia yang meminta pergi
kenapa dirimu harus meratapinya lagi?
bukankah cinta perlu pengorbanan
walau membuatmu harus terhujam
nikmati saja
bukankah dirimu telah berjanji
akan bermesraan dengan sepi
ucapkan saja terima kasih padanya
telah lewati kemarin bersama keindahan
walau waktu akhirnya tak memihakmu
berikan saja doa untuknya
agar dia selalu baik-baik saja
agar Tuhan selalu menjaganya
biarkan dia menemukan bahagianya
(walau tanpamu)
bukankah adil namanya
melepasnya dengan rela
sedang dirimu,,,
hmmm,,,aku tahu ada dimana
kenapa sayang dirimu enggan terlelap
mungkin karena esok sudah bisa di terka
dirimu,, kembali,,,sendiri
menempuh jalan sepi
entah berapa lama akan kau jalani
karena perih akan menemani
karena pedih sahabatmu sejati
tak perlu
ucapan kata perpisahan
bukankah itu terlalu mengada-ada
jalani saja sayang, jalani saja demi dia
biarkan dia menempuh waktunya dengan bahagia
bukan denganmu,,,
karena kau tak pantas bersamanya
sekuat apapun kau coba menolaknya
aku ingin tahu sayang,,,
saat dia memintamu pergi
tak usah sedu sedan terdengar
terlalu cengeng rasanya
biarkan saja rasa itu menghantam
masuk aliran darahmu
rasakan,,,rasakan pedihnya
pasti kau akan terjungkal
dalam hitungan tak sampai tiga
kuatlah sayang, kuatlah
bukankah dia yang meminta pergi
kenapa dirimu harus meratapinya lagi?
bukankah cinta perlu pengorbanan
walau membuatmu harus terhujam
nikmati saja
bukankah dirimu telah berjanji
akan bermesraan dengan sepi
ucapkan saja terima kasih padanya
telah lewati kemarin bersama keindahan
walau waktu akhirnya tak memihakmu
berikan saja doa untuknya
agar dia selalu baik-baik saja
agar Tuhan selalu menjaganya
biarkan dia menemukan bahagianya
(walau tanpamu)
bukankah adil namanya
melepasnya dengan rela
sedang dirimu,,,
hmmm,,,aku tahu ada dimana
uhhhhh....!!
mungkin sudah waktunya
ketika cinta berbicara dengan logika
ia harus mengalah demi realita
hilang sudah keindahan
lenyap pula bayangan romansa
perlahan mengabur,,,
gelap,,,ya,,,gelap,,,
saat mata enggan terlelap
mungkin permintaanmu bisa aku terima
saat sayapku perlahan melemah
lebih baik diriku membumi saja
menempuh perih yang lama tak menyapa
bertemu sepi yang menanti di keremangan
entah apa aku bisa menjalaninya
bukankah air mata tak cukup menampung derita
ketika cinta harus kau benturkan dengan realita
sungguh,,aku tak bisa menolak permintaanmu
meski dikedalaman hati aku masih mencintaimu
selamat,,,
selamat menempuh keperihan
jalani saja dengan perkasa
meski kau harus tersungkur karenanya
sekuat apapun kau coba menahan bulir air mata
kau tak akan kuasa ketika dia yang memintanya
selamat,,,
harimu akan diisi dengan kehampaan
jalani saja demi dia
walau realita yang ada, tetap saja
dia tak tahu kebenarannya
kenapa,,,kenapa engkau seolah tak rela
jalani saja demi dia
faktanya engkau akan melebur
bersama kau bawa hatimu yang hancur
nikmati saja, demi dia
uhhhh....
ketika cinta berbicara dengan logika
ia harus mengalah demi realita
hilang sudah keindahan
lenyap pula bayangan romansa
perlahan mengabur,,,
gelap,,,ya,,,gelap,,,
saat mata enggan terlelap
mungkin permintaanmu bisa aku terima
saat sayapku perlahan melemah
lebih baik diriku membumi saja
menempuh perih yang lama tak menyapa
bertemu sepi yang menanti di keremangan
entah apa aku bisa menjalaninya
bukankah air mata tak cukup menampung derita
ketika cinta harus kau benturkan dengan realita
sungguh,,aku tak bisa menolak permintaanmu
meski dikedalaman hati aku masih mencintaimu
selamat,,,
selamat menempuh keperihan
jalani saja dengan perkasa
meski kau harus tersungkur karenanya
sekuat apapun kau coba menahan bulir air mata
kau tak akan kuasa ketika dia yang memintanya
selamat,,,
harimu akan diisi dengan kehampaan
jalani saja demi dia
walau realita yang ada, tetap saja
dia tak tahu kebenarannya
kenapa,,,kenapa engkau seolah tak rela
jalani saja demi dia
faktanya engkau akan melebur
bersama kau bawa hatimu yang hancur
nikmati saja, demi dia
uhhhh....
Selasa, 09 Maret 2010
Doa buat kamu :-)
Tuhan...
malam ini aku ingin sampaikan harapanku
sebuah doa atau apapun namanya
bukan buatku, namun buat seseorang
yang telah menyita perhatianku beberapa waktu lalu
seseorang yang sampai hari ini aku teramat mengaguminya
seseorang yang hari ini aku teramat menyayanginya
hingga dia selalu dihimpit oleh tanya mengapa
jawaban yang tak harus aku berikan padanya
Tuhan...
aku hanya ingin dirinya selalu mengingatMu
ketika sedang coba merangkai keping-keping masa depannya
tuntunlah dia ya,,,Tuhan saat kesulitan datang menerpa
tunjukan jalan mudah buat dirinya ketika aral rintangan menyapa
selalu bimbing dia agar melihat kehidupan dengan penglihatanMu
hingga dirinya tahu mana yang benar mana yang palsu
Tuhan...
malam ini mungkin dia sedang terlelap
bermimpi kehidupan indah yang didambanya
setelah seharian tadi bergelut peluh dan penat
memaknai hidup ini semata-mata untukMu
kuatkan hatinya ya,,,Tuhan agar dia tak lepas dariMu
lindungi dia dari godaan yang yang akan menjauhkanMu
isi hatinya dengan kelembutanMu
agar dapat menatap kehidupan dengan senyuman
bukan kesedihan
Tuhan...
berikan dirinya pendamping yang di ridhoi olehMu
seorang pria yang tidak saja mempesonanya
namun dapat membimbingnya untuk selalu bermunajat padaMu
seorang pria yang tidak saja mampu melindunginya
namun yang selalu mengajaknya melangkah di jalanMu
sehingga kehidupannya kelak
selalu terang benderang oleh cahayaMu
Tuhan...
malam ini aku ingin sampaikan harapanku
untuk seseorang yang aku teramat menyayanginya
kuatkanlah sayap kehidupannya dengan ikhlas dan ketulusan
karena aku ingin dia terbang menebar benih kebaikan
melakukan semuanya karenaMu
bukan karena tuntutan dan godaan
hingga saat aku kelak menjumpainya
aku menjadi bangga dibuatnya
malam ini aku ingin sampaikan harapanku
sebuah doa atau apapun namanya
bukan buatku, namun buat seseorang
yang telah menyita perhatianku beberapa waktu lalu
seseorang yang sampai hari ini aku teramat mengaguminya
seseorang yang hari ini aku teramat menyayanginya
hingga dia selalu dihimpit oleh tanya mengapa
jawaban yang tak harus aku berikan padanya
Tuhan...
aku hanya ingin dirinya selalu mengingatMu
ketika sedang coba merangkai keping-keping masa depannya
tuntunlah dia ya,,,Tuhan saat kesulitan datang menerpa
tunjukan jalan mudah buat dirinya ketika aral rintangan menyapa
selalu bimbing dia agar melihat kehidupan dengan penglihatanMu
hingga dirinya tahu mana yang benar mana yang palsu
Tuhan...
malam ini mungkin dia sedang terlelap
bermimpi kehidupan indah yang didambanya
setelah seharian tadi bergelut peluh dan penat
memaknai hidup ini semata-mata untukMu
kuatkan hatinya ya,,,Tuhan agar dia tak lepas dariMu
lindungi dia dari godaan yang yang akan menjauhkanMu
isi hatinya dengan kelembutanMu
agar dapat menatap kehidupan dengan senyuman
bukan kesedihan
Tuhan...
berikan dirinya pendamping yang di ridhoi olehMu
seorang pria yang tidak saja mempesonanya
namun dapat membimbingnya untuk selalu bermunajat padaMu
seorang pria yang tidak saja mampu melindunginya
namun yang selalu mengajaknya melangkah di jalanMu
sehingga kehidupannya kelak
selalu terang benderang oleh cahayaMu
Tuhan...
malam ini aku ingin sampaikan harapanku
untuk seseorang yang aku teramat menyayanginya
kuatkanlah sayap kehidupannya dengan ikhlas dan ketulusan
karena aku ingin dia terbang menebar benih kebaikan
melakukan semuanya karenaMu
bukan karena tuntutan dan godaan
hingga saat aku kelak menjumpainya
aku menjadi bangga dibuatnya
Minggu, 07 Maret 2010
my dialog 2 ( a reflection my life? i dont know)
w
ibu...aku ingin lanjutkan
sayangkah Tuhan padaku
dimana esensinya dalam realita?
W
anakku...pertanyaan itu sia-sia
sederhana saja jawabnya
ia ada dalam dirimu
begitu dekat sehingga engkau tak merasakannya
ketika dirimu mencintai dan menyayangi seseorang
pernahkah rindumu sedemikian dalam
kepada siapa rindu itu kau sampaikan, pada dia?
bukan sayang...bukan...ia refleksi kerinduanmu padaNya
cinta,,,yang dicari-cari sedemikian berarti
sebenarnya perjalanan spiritual
ia berjalan ke dalam, bukan ke luar
w
aku gak ngerti ?
mengapa cinta jadi semacam perjalanan spiritual?
W
anakku...kenapa dirimu selalu memotret ini dengan mata biasa
lihat dengan mata hatimu, dengan kepekaan hatimu
andai hari ini kau menyayangi seseorang
hilangkan segala macam kemelekatan
karena begitu angin waktu meniupnya
ia akan menghilang berganti dengan tangisan
andai kau memandangnya sebagai wujud cintamu padaNya
siapapun dia, dirimu, akan kemana dan bagaimana akhirnya
ia berakhir di kedamaian, kebahagiaan
tak cukup kata untuk melukiskannya
karena Dia begitu dekat, teramat dekat...sayang
sehingga hanya tangisan bahagia yang akan kau luapkan
w : ibu...apakah dia mengerti ?
W : siapa ?
w : dia
W : entahlah, tanyakan saja padanya
w : itu yang aku tak bisa
W : kenapa ?
w : keberanianku hanya sebatas asa
W : mudah-mudahan dia mengerti sayang, karena dia teramat pintar
waktu jua akan membuatnya memahami, kemana hidup ini berjalan
saat hidup mengujinya dengan sayatan tajam
w : ibu...apa makna sepi dan kehilangan
W :kenapa kau tanyakan itu ?
w : entahlah, pada saat tertentu aku pernah merasakannya
seperti perasaan hampa dan terasa menakutkan
W
anakku...bersyukurlah engkau pernah merasakannya
dirimu telah tiba diujung sebuah makna cinta
ketika tiba-tiba ia menjadi pudar dan kau menatapnya nanar
ketika waktu seolah berhenti berganti kehampaan
ketika ego sedemikian besar namun dirimu tak berdaya
kenapa engkau takut akan sebuah kehilangan sayang...
kenapa engkau takut sepi menyergapmu di ujung jalan
ia hanya pembatas sebelum melangkah di jalan kasih sayang
w
tapi kenapa aku sedih bila mengingatnya ibu...?
rasanya seperti sebuah panah menancap di hatiku
rasanya perih, entah apa aku tak tahu
W
anakku sayang...
ketika hidup mengharuskan dirimu lewati jalan itu
Tuhan coba menguji cintamu pada kehidupan
ketulusan, atau tendensi bertopeng kejujuran
Beliau akan menemuimu di ujung makna itu
saat kau terkapar, kelak kau akan mengulanginya lagi
saat kau tersenyum, Tuhan akan membuatmu besar
jangan takut anakku, jangan takut dengan makna kehilangan
ia hanya jalan menuju gerbang keheningan
belajarlah melihat dengan kelembutan
karena dirimu akan tahu betapa Tuhan mengasihimu
dengan ketulusan yang tak dapat kau bayangkan
w
ibu... andai jalan ini bukan sebuah kebetulan
apa yang harus kulakukan sekarang ?
W
percaya, hanya percaya, ketika dirimu memahami cinta
dengan kelembutan, ia tak akan menghilang sayang
kalau ini sebuah jalan kebaikan, untuk dirimu, dirinya
wajah kebaikan itu akan memancar hingga waktu tak terbataskan
yang bisa kau lakukan sekarang, hanya percaya
Tuhan tidak membuat kehidupan ini sia-sia
ibu...aku ingin lanjutkan
sayangkah Tuhan padaku
dimana esensinya dalam realita?
W
anakku...pertanyaan itu sia-sia
sederhana saja jawabnya
ia ada dalam dirimu
begitu dekat sehingga engkau tak merasakannya
ketika dirimu mencintai dan menyayangi seseorang
pernahkah rindumu sedemikian dalam
kepada siapa rindu itu kau sampaikan, pada dia?
bukan sayang...bukan...ia refleksi kerinduanmu padaNya
cinta,,,yang dicari-cari sedemikian berarti
sebenarnya perjalanan spiritual
ia berjalan ke dalam, bukan ke luar
w
aku gak ngerti ?
mengapa cinta jadi semacam perjalanan spiritual?
W
anakku...kenapa dirimu selalu memotret ini dengan mata biasa
lihat dengan mata hatimu, dengan kepekaan hatimu
andai hari ini kau menyayangi seseorang
hilangkan segala macam kemelekatan
karena begitu angin waktu meniupnya
ia akan menghilang berganti dengan tangisan
andai kau memandangnya sebagai wujud cintamu padaNya
siapapun dia, dirimu, akan kemana dan bagaimana akhirnya
ia berakhir di kedamaian, kebahagiaan
tak cukup kata untuk melukiskannya
karena Dia begitu dekat, teramat dekat...sayang
sehingga hanya tangisan bahagia yang akan kau luapkan
w : ibu...apakah dia mengerti ?
W : siapa ?
w : dia
W : entahlah, tanyakan saja padanya
w : itu yang aku tak bisa
W : kenapa ?
w : keberanianku hanya sebatas asa
W : mudah-mudahan dia mengerti sayang, karena dia teramat pintar
waktu jua akan membuatnya memahami, kemana hidup ini berjalan
saat hidup mengujinya dengan sayatan tajam
w : ibu...apa makna sepi dan kehilangan
W :kenapa kau tanyakan itu ?
w : entahlah, pada saat tertentu aku pernah merasakannya
seperti perasaan hampa dan terasa menakutkan
W
anakku...bersyukurlah engkau pernah merasakannya
dirimu telah tiba diujung sebuah makna cinta
ketika tiba-tiba ia menjadi pudar dan kau menatapnya nanar
ketika waktu seolah berhenti berganti kehampaan
ketika ego sedemikian besar namun dirimu tak berdaya
kenapa engkau takut akan sebuah kehilangan sayang...
kenapa engkau takut sepi menyergapmu di ujung jalan
ia hanya pembatas sebelum melangkah di jalan kasih sayang
w
tapi kenapa aku sedih bila mengingatnya ibu...?
rasanya seperti sebuah panah menancap di hatiku
rasanya perih, entah apa aku tak tahu
W
anakku sayang...
ketika hidup mengharuskan dirimu lewati jalan itu
Tuhan coba menguji cintamu pada kehidupan
ketulusan, atau tendensi bertopeng kejujuran
Beliau akan menemuimu di ujung makna itu
saat kau terkapar, kelak kau akan mengulanginya lagi
saat kau tersenyum, Tuhan akan membuatmu besar
jangan takut anakku, jangan takut dengan makna kehilangan
ia hanya jalan menuju gerbang keheningan
belajarlah melihat dengan kelembutan
karena dirimu akan tahu betapa Tuhan mengasihimu
dengan ketulusan yang tak dapat kau bayangkan
w
ibu... andai jalan ini bukan sebuah kebetulan
apa yang harus kulakukan sekarang ?
W
percaya, hanya percaya, ketika dirimu memahami cinta
dengan kelembutan, ia tak akan menghilang sayang
kalau ini sebuah jalan kebaikan, untuk dirimu, dirinya
wajah kebaikan itu akan memancar hingga waktu tak terbataskan
yang bisa kau lakukan sekarang, hanya percaya
Tuhan tidak membuat kehidupan ini sia-sia
Langganan:
Postingan (Atom)